Jam empat sore, bis menuju Air Port Lagos mulai begerak meninggalkan kantor di
Victoria Island didepan kami mobil pikup dengan pengawal bersenjata lengkap
dibelakang juga begitu. Pelan bergerak merayap ditengah kemacetan Ibu Kota
Nigeria. Satu setegah jam didalam bis yang tertutup horden tak bisa melihat
keluar walau aku sesekali mengintip juga dengan mencuri curi , aku terbayang
ketika naik mobil polisi meuju penjara pudu di Malaysia 26 tahun yang lalu
akibat berkelahi di pusat pasar Chowkit Kuala Lumpur duduk diam merenugi jalan
nasib walau tak sempat dijatuhi hukuman tapi aku sudah mendekam sembilan bulan
sebagai tahan kejaksaan mereka karena tak mampu membayar jaminan.
Ketika pintu bis terbuka aku turun dan disambut oleh kawan yang akan
melancarkan process keberangkatan. Setelah melalui antrian yang dipersigkat
oleh pengurus, aku tinggal berhadapan dengan loket Penerbangan BA, kuberikan
passport ku yang seperti akordeon kata kawan di kantor, karena empat passpor
kustepler jadi satu. Semua catatan perjalanan ada disitu. Your name is not on
the list, “kata pegawai BA tersebut. Namaku tidak tercamtum dalam daftar nama
calon penumpang hari itu. Aku diminta masuk kekantor British Airways. Terjadi
lagi komunikasi. Your name on yesterday flight kata nya. Aku melihat itenary
ku jelas tercamtum tanggal 13, nomor bangku 13 b, wah ini brangkali implikasi
Friday 13. dalam hatiku.
Aku tak akan memulai perterngakaran lagi disini, dengan lemah lembut budaya
Indonesia, Aku bertanya. Apa pesawat penuh ?. Ya binis class penuh katanya.
Kembali aku berkata lagi., ekonomi untuk saya sampai ke london juga tidak apa
apa madam.
Ini tiket kan full fare bisa dipakai kapan saja. Beliau tak bergeming. Akhrnya
aku yang mengalah. Kutelpon agen perjalan yang di US entah siapa yang salah di
itenariku jelas jelas tercamtum tanggal 13. Aku tidak mau bertengkar.
Pertengkaran hanya akan membuatku susah sendiri. Can you do your best to get
me out of here sir?. Setelah bercerita namaku tidak tercantum dalam daftar
penumpang. Tanpa ba bi bu sang agen menyuruh ku menuggu sebentar dan tak
berapa lama aku dipaggil oleh petugas untuk check in sambil memberiku dua
boarding pass.. Entah apa yang dilakukan Agent yang di US aku tidak tahu. Adios
Lagos. Setelah boarding teryata bayak sekali bangku kosong di bisnis classnya.
Sejak huru hara tahun 2001, berpergian keluar negeri bukanlah hal yang
menyenangkan lagi. Pemeriksaan superketat berlaku pada siapa saja, apakah lewat
jalaur biasa atau fast track buat penumpang kelas bisnis. Masuk london pagi
pagi sekali. Dengan setengah berlari mancari antrian paling depan…ada tiga
tempat antrian super panjang di heatrow ini , satu menjelang pemeriksaan
boarding pass transit, kemudian menjelang pemeriksaan segala bentuk cairan. Dan
terakhir yang agak lama adalah buka sepatu, tali pinggang dan jam tangan harus
copot serta laptop dikeluarkan . Hampir satu jam setengah hanya untuk
berbaris baris disini.
Pesawat koneksi ku ke US jam 10:30 , aku belum tahu di gate berapa. Karena
entah kenapa penentuan gate baru diketahui satu jam sebelum keberangkatan
pesawat apakah ini urusan sekuriti lagi aku tidak tahu. Coba bayangkan ditengah
hiruk pikuk airport sebesar ini yang urusan arah kemana jauh tertinggal dari
airport Changi Singapura kita harus berlari lari mengejar waktu.
Tak ada tempat merokok disini, akhirnya aku melangkah ke lounge nya BA. Sambil
ngopi dan sarapan kedua gratis dan mandi dulu menyegarkan badan. Komputer dan
internet gratis di lounge ini tidak bisa ajak chating. Untung lah laptop yang
selalu keluar masuk untuk pemerikasaan ini bisa beroperasi dengan free wireless
yang tersedia. Berkumandanglah lagu lagu minang dari radio cimbuak disini.
Kawan kawan penyiar radio cimbuak melihat ada yang masuk dari United Kingdom,
dan memutar lagu Kelok 44 lagu kebangsaan ku kata meraka. Gelas kopi pahitku
sudah yang ke empat di tipi yang kelihatan didepanku berita penembakan anak
sekolah di jerman masih menjadi topik bahasan hangat mengapa bisa terjadi kata
mereka, serta berita manipulasi uang oleh madoff masih dibuat seru oleh
wartawan.
Akhirnya setelah kelihatan Gate Open signal dilayar kaca informasi untuk
pesawat tumpanganku aku mulai berkemas dan sambil berkata thanks you pada
petugas lounge BA. Terkadang orang sering lupa sebuah kata terima kasih dan
apakabar mampu merubah hari hari buruk kita menjadi sesuatu yang baik untuk
kita maupun untuk orang lain.
Gate A10e, itulah yang akan kucari. Tidak semudah mencari gate di Singapura
tapi kutemukan juga. Aku agak terkejut melihat tulisan” Gate Closed”. Apa
pula ini apa sudah ditutup jantungku mulai berdebar kencang. Agak panik juga
aku bertanya sama petugas yang berdiri disana. Eh rapuanya belum dibuka. Wah
ini satu lagi ketidak seragaman pemberitahuan antara layar tipi pemberitahuan
dengan kenyataannya. Satu pelajaran lagi dari Inggris. Kita belajar disiplin
dan konsistent dari mereka tapi itu dulu sekarang mugkin kita lebih baik.
Dari tiga cluster bisnis class di bagian ku hanya ada dua orang. Ekonomi
kelihatan penuh. Kepala kabin menyempatkan diri menyapaku “ If you need any
thing please let me know Mr Kahar” katanya. Thanks you I am good. Kataku.
Sepanjang perjalan lebih kurang 11 jam terbang berkali kali beliau menawarkan
makanan, aku sudah tidak ada selera makan selain kopi ke kopi. Akhirnya pesawat
boing bermesin empat roll royce itu mendarat di Houston Texas. Jam setegah
empat sore. Antri lagi kali ini super panjang. Ketika tiba giliranku setlelah
memberikan passport akordeonku petugas bule yang bernama aroma muslim langsung
tersenyum dan berkata “ you know the procedures don’t you?. Yup , kataku. Sejak
pertam kali ke amerika ini di tahun 2002 aku sudah termasuk orang harus
melewati pemeriksaan kedua wawancara. Dan ini akan terus berulang. Bila aku
keluar aku harus melapor dulu. Kemudian aku mengikuti petugas yang membawaku
masuk kekantor mereka untuk wawancara. Aku melihat beberapa orang berpassppor
Indonesia didalam. Entah kenapa kali ini aku menuuggu agak lama hampir duajam.
Orang yang baru masuk sudah pada keluar aku masih duduk mennuggu. Akhirnya
namaku dipanggil dan passportku
dikembalikan sambil berkata. You are no longger required to report, baik masuk
atau keluar.. Tak ada lagi nomor sidik jari tertulis di kertas putih tanda izin
tinggal di Amerika itu . Rupanya hujan yang mengguyur houston hari ini membawa
berkah bagi ku. Welcome to Amerika.
Semoga bermanfaat
Zulkarnain Kahar 50+th barumah di JKT, bakampuang ka Maninjau, basuku Malayu,
babako ka pikumbuah bakureh dima diparalukan urang.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---