Tgl 23 maret final Minang Talenta di TVRI jkt..wass Rainal Rais...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Nofend Marola" <[email protected]>

Date: Wed, 18 Mar 2009 21:04:10 
To: <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: MINANG TALENTA 2009  --  "Talanta", "Talunto"?




Tenrtang minang talenta beserta tanggapan dari salah satu sanak kita.
Diambiak di
http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=9&jd=Digelar+Minang+Talenta+200
9&dn=20090301014202             

BERITA
05 Maret 2009 12:25

Applaus, Respons Positif Festival Minang Talenta

Sumatra Barat - Tanggal 2 Maret 2009, menjadi sejarah bagi TVRI Sumbar
karena Festival lagu Minang yang dikenal dengan Minang Talenta mulai
digelar. Tepat pukul 20.00 WIB diawali dengan Tarian Minang, dan muncul
pembawa acara Ajo Andre serta Ecylia, siaran langsung pun mulai on air
seantero negeri.  

Dari 5 peserta yang tampil di antaranya Sri Widiastuti membawakan lagu Andam
Oi, memukau penonton. Tidak saja yang berada di gedung pertunjukan Taman
Budaya Padang, juga pemirsa yang ada di rumah.  Berdasarkan informasi yang
di terima dari TVRI Jakarta, para perantau dari Pekalongan, Surabaya,
Bandung dan beberapa kota besar lainnya, sangat menyambut baik dan sangat
senang dengan adanya festival ini.  

Tontonan yang juga sekaligus hiburan bagi perantau, sudah dinanti-nantikan,
karena orang minang sudah lama tidak berkirah di pentas nasional.  Pada hal
Sumatra Barat sejak dulu dikenal dengan orang seni, baik seni tarik suara,
seni pertunjukan dan seni berdiplomasi. 

Suasana di Gedung pertunjukan semakin semarak dengan tampilnya Dedi Sarianto
membawakan lagu hujan dan diikuti peserta ketiga yaitu Boby Effendi
menyanyikan lagu Bareh Solok. Alunan lagu yang sedikit melankolis yang
dibawakan oleh Silvi Farah Diana Rahayu, membuat penonton semakin takjub dan
timbul decak kagum, karena ditengah menurunnya minat generasi muda akan lagu
daerah, masih ada mutiara yang berkilauan dari Sumatera Barat dengan suara
emasnya.  Diakhiri pertunjukan Mendra menyanyikan lagu Sinona dengan penuh
semangat dan ekspresi seperti penyanyi profesional, membuat hidup suasana
festival lagu minang ini. 

Jeda waktu antar penyanyi diisi dengan komentar dari juri, yaitu Asnam
Rasyid, kepala Taman Budaya Padang, Roza Firdaus, mantan juara bintang radio
dan TV di Sumatra Barat dan penyanyi asal Kota Padang, Kardi Tanjung yang
selalu mengkritisi penyanyi tentang penjiwaan atau membawakan lagu harus
dengan penghayatan.

Di tengah-tengah pertunjukan, presenter TVRI Sumbar, Ade Magri Lubis
mewawancarai Kepala Dinas Pariwisata Sumatra Barat, Prof. James Hellyward,
yang sangat kagum dengan acara Minang Talenta, karena begitu banyak generasi
muda yang ikut ambil bagian untuk mengikuti Minang Talenta. 

Dipenghujung acara, Ajo Andre dan Ecilya, mengumumkan dua orang peserta yang
akan melanjutkan ke babak berikutnya dan dengan suasana  agak menegangkan,
akhirnya keluar sebagai peserta yang akan mengikuti Lomba berikutnya yaitu
Bobby Efendi dan Mendra.

Semi final tahap kedua tanggal 4 Maret 2009, tampil Yola Aurelia Laksmi
dengan menyanyikan lagu Kampuang nan Jauh di Mato, penyanyi muda diantara 15
penyanyi lainnya tampil dengan percaya diri, di samping itu, Octa Prima
Arzein melagukan Pasan Buruang, tampil dengan prima denga cengkok lagu
memukau penonton. 

Rindi Wirdiyansyah, asal Sawahlunto membawakan lagu Lansek Manih, Suci
Mutiara menyanyikan lagu Sansaro dan Robby Ferdian asal Pariaman membawakan
lagu Rang Talu.

Dewan juri memilih 2 penyanyi yang akan masuk ke babak berikutnya yaitu Octa
Prima Arzein dan Suci Mutiara. Babak penyisihan berikutnya akan digelar
tanggal 8 Maret 2009, dengan jam tayang yang sama yaitu pukul 20.00 WIB dan
final tangga 9 Maret 2009, disiarkan langsung oleh TVRI dari Taman Budaya
Padang.

Pengunjung taman budaya, sangat bangga dengan TVRI, karena masih konsen
dengan lagu daerah di tengah derasnya musik pop dan hinggar bingar lagu
barat yang digandrungi generasi muda saat ini. Bravo TVRI. Fuad Syarif (*)

Source: http://www.kabarindonesia.com
Kredit Foto: http://nofisastera.wordpress.com
Dibaca : 274 kali.

Komentar
Fadhlurrahman
Senin, 09 Maret 2009 20:57

MINANG TALENTA 2009 : Penjurian Semifinal Sangat Mengecewakan dan Diduga
Telah Ada Skenario

Sebagai orang Minang, jelas kita bangga dan menaruh harapan besar pada acara
yang digelar TVRI Sumbar berupa kegiatan pencarian bakat melalui ajang
Minang Talenta 2009 yang ditayangkan live, secara nasional pada awal Maret
2009 dari Taman Budaya pada pukul 20.00-21.00 WIB.

Apalagi setelah kita simak dan cermati berita yang termuat pada media
elektronik /web: (http://groups.google.com.mx).yang menulis bahwa : "Menurut
Kepala TVRI Sumbar, Drs Effendi Mousa, ide kegiatan ini dicetus istri Wakil
Presiden RI Ny. Mufida Yusuf Kalla kepada Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi
untuk mengadakan acara yang bisa mengembangkan bakat generasi muda dalam
bidang menyanyi lagu-lagu minang. Ide tersebut diteruskan Gubernur Sumbar
dengan menunjuk TVRI sebagai fasilitator untuk kegiatan tersebut . Disini
TVRI berperan sebagai fasilitator untuk mengembangkan budaya lokal,"Effendi
menambahkan kegiatan ini perdana dilaksanakan di Sumbar dan diharapkan akan
menjadi acara unggulan TVRI.

Ide acara ini muncul karena keprihatinan semakin pudar dan tidak populernya
lagu-lagu Minang, menjadi perhatian semua pihak termasuk Gubernur Sumatera
Barat Gamawan Fauzi dan Ibu Mufida Yusuf Kalla. Keprihatinan ini diwujudkan
dengan digelarnya Nusantara Talenta, edisi khusus Minang Talenta 2009. Untuk
membangkitkan batang tarandam, Minang talenta ini disambut baik oleh TVRI
sebagai Lembaga Penyiaran Publik, guna mengangkat kejayaan lagu-lagu minang
agar tidak tercerabut dari budayanya.
(http://www.kabarindonesia.com.)

Kepala LPP TVRI Sumbar A Affendi Moussa mengatakan, kegiatan yang diadakan
pihaknya itu merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilakukan
TVRI Pusat, yang diberi acara Talenta Nusantara. Program itu, kata Affendi,
akan berjalan sepanjang tahun 2009 ini, dan rencananya hampir semua provinsi
di Indonesia akan lakukan hal yang sama dengan Sumbar. "Malah acara ini
disiarkan secara live oleh TVRI," katanya. Affendi juga mengatakan, Minang
Talenta 2009 ini juga ajang pencarian bakal bagi sejumlah peserta yang
menaruh minat pada lagu minang. "Lebih dari itu, acara tersebut dijadikan
sarana promosi khasanah budaya Indonesia yang beragam ini kepada dunia
luar," sambungnya.(http://padang-today.com)

Tampak nya harapan besar dan tujuan pencetus ide Minang Talenta 2009, "jauh
panggang dari api" dan jadi memalukan karena telah dirusak, paling tidak,
oleh dewan juri yang terhormat, sehingga satu kesimpulan pasti bahwa YANG
MEWAKILI SUMATERA BARAT (baca: Minangkabau) nanti bukanlah PENYANYI FESTIVAL
TERBAIK SUMATERA BARAT. Kejanggalan penjurian mulaii terlihat pada tahapan
semifinalis hari kedua, dimana seorang penyanyi laki-laki yang lebih
potensial tersingkir dan yang dipilih justru penyanyi lain yang kualitasnya
rendah. Pada semifinal tahap terakhir (hari ketiga), kekonyolan dan
kecurangan penjurian tidak terbantah lagi. Siapapun yang melihat penampilan
mereka, mulai orang awam apalagi yang memahami seni, jadi kaget dengan
"kenekatan" dewan juri ketika menyingkirkan peserta kedua (Dian Oktasari)
dan justru memilih peserta pertama (Noca Frayuli Syahril). Sungguh luar
biasa, tampaknya harapan masayarakat minang, yang tercermin dari harapan
Gubernur Sumbar dan Ibu Mufidah JK, sebagai istri Wakil Presiden RI,
sedikitpun tidak mampu merobah "kebiasaan" penjurian festival lagu minang,
penuh kecurangan untuk kepentingan pribadi atau sekelompok orang. Harusnya
dewan juri memikirkan bahwa acara Minang Talenta 2009 ini menjadi pengamatan
orang secara nasional dan tidak hanya etnis Minangkabau. Acara ini LIVE, dan
"bagalanggang mato rang banyak". Kepentingan pribadi dan kelompok akhirnya
semakin jelas setelah kita mengetahui bahwa Noca Frayuli Syahril adalah
penyanyi binaan Kardi Tanjung (salah seorang dewan juri) dan pasangan
duetnya pada salah album rekaman terakhir, yang telah beredar di Sumatera
Barat.

Asstagfirullahul'aziim. Pantas saja perkembangan lagu-lagu minang justru
mundur dan sangat merinsaukan seperti diungkapkan tokoh masyarakat minang di
awal tulisan ini. Karena ada oknum yang memanfaatkan nya untuk kepentingan
pribadi. Jadi, yang kita lakukan mencari generasi muda minang berbakatkah
kemudian membeinanya atau malahan sebaliknya. Semoga ini menjadi pemikiran
kita yang peduli dan mencintai Ranah Minang.

hanafi 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of hambociek
Sent: 18 Maret 2009 18:37
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: MINANG TALENTA 2009 -- "Talanta", "Talunto"?


Maa Angku Azmi Dt.Bagindo,

Iyo sabana taicia ambo jo kato Minang "Talenta" ko, indak tahu ambo
aratinyo. Paniang ambo maagaki, apolah kironyo arati kato Bahaso Minang
"talenta" tu. Ambo cari dalam Kamus Inyiak M. Thaib St. Pamoentjak, 1935,
indak basuo. Ambo cubo takok-takok, kok mungkin salah ijo atau salah baco
"talanta" atau "talunto" atau "talunto-lunto" karano mungkin aslinyo tatulih
"ta-lam-nun-ta" dalam Huruf Malayu atau Huruf Jawi kato urang. Tapi indak
mungkin "talanta" karano "talanta" dimalayukan biasonyo manjadi "talantar",
sadangkan "talunto" manjadi "talantur" ditulih "ta-lam-nun-ta-ra", atau
bahkan "ta-ra-lam-nun-ta-ra".

Sudah tu takana pulo gaya kami katu SMP ketek-ketek, 1946-47, naiak-turun
koretapi dari Biaro ka Bukittinggi, "naiak talen" jo "turun talen". Aratinyo
gayanyo batunggu koretapi bajalan dahulu sudah tu baru naiak jo gaya "naiak
talen". Kalau ka turun, masih bajalan koretapi tu alah turun, "turun talen"
namonyo. Pendeknyo kalah kondektiur jo gaya talen kami. Baitulah malagakkan
ego wakatu ketek-ketek.

------------CUT-----------------




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke