Pak Emi di PMC Cerita Bapak ini sangat menyentuh sekali, bagian dari perjalanan hidup sebuah sisi-sisi kehidupan Bapak dan saya sangat menyukai tulisan ber genre seperti ini (humanis), saya pikir dalam kondisi apapun Bapak akan selalu merasa kaya karena begitu paham akan arti sebuah hidup, perjalanan hidup sejak kecil yang susah senang,,menderita bahagia dengan segala dunianya.
Saya sangat ..sangat bisa membayangkan termos Es mambo yang Bapak tenteng, sebuah termos es jaman dulu terbuat dari seng plat (warna abu2 kusam) bagian dalamnya dilapisi gabus coklat dan kaca bening, lalu tangkainya berupa besi kawat yang dilapisi kayu yang cukup ergonomis digenggam.(Begitukan Pak ..kira2 termos es tersebut) Dulu masa kecil ketika saya SD awal tahun 70 an Es Mambo atau Es Balang Terpedo yang Bapak maksud memang sebuah jajanan yang mendapat rating tertinggi kala itu, sebuah jajanan idaman bagi anak2 sekolah bahkan sesuatu yang sangat di rindukan bagi anak-anak sebaya saya..malah sebuah iming2 orang tua jika rapor atau nilainya bagus akan dibelikan es mambo pulang sekolah. Teman saya berjualan ini juga bersama saya ketika hari libur sekolah atau hari Minggu, Es mambo ini buatan Toke (Orang Cina, pabriknya di Pondok kala itu) jadi beberapa termos dibawa oleh pedagang dengan sejenis becak (roda tiga) (Becak terbuka yang didayung dari belakang. lalu mereka mangkal diseputar lapangan bola IKIP Air Tawar (d/h UNP/Mesjid Al Azhar), kami mengambil 4 termos secara bersama-sama (2 atau 3 orang teman), lalu kami bawa ke Pantai Air Tawar, jika cuaca panas memang laku keras, saat terik panas mentari di Pantai selesai orang memukat dan hasil tangkapan nelayan telah terjual, maka konsumen kami anak-anak pukat menyerbu Es Mambo. Ada juga dukanya, ketika kami sebelum menjojokan mandi2 di bibir pantai, lalu termos es ini kami sembunyikan dulu ditempat tertentu dibalik2 sampan atau perahu nelayan yang rusak sambil ditutup dengan pelepah/daun kelapa, ketika kami asyik mandi2 di pantai "anak-anak nakal" mengambil Es mambo kami, akhirnya kami rugi atau paling tidak persenan untung yang didapat dari es yang terjual habis untuk menutupi kerugian.. Menjelang sore Es mambo kami sudah habis laku terjual, lalu kami serahkan kepada Tukang becak yang membawa Es tersebut yang juga menjojokan Es Mambo secara eceran diseputar kampus IKIP, jika ada untung kami bagi2, jika draw apaboleh buat kami enjoy-enjoy saja dengan dunia anak2 kami, draw disini bisa jadi untungnya kami menikmati Es Mambo tersebut. Sukanya lagi seperti yang Bapak ceritakan, Es yang pecah2 itu kami dikasih oleh Tukang becak ini, dengan catatan hanya serpihan pecahnya yang ada di termos tukang becak sore itu sedangkan pecah yang bertangkai "dilarang keras" he..he..karena ini Barang Bukti tukang becak ke Tokenya jika Es Mambo tidak laku terjual. Ahh..memang Es Mambo itu begitu menggairahkan Pak, ketika kami baru ambil dari Tukang Becak, dibuka tutup termos..uap dingin mengepul menerpa muka ketika kepala didekatkan pada termos yang terbuka, Es Mambonya begitu padat terbalut ditangkainya, pulen, terasa sekali manisnya dengan aneka rasa, sri kaya, alpukat duren dll. Tapi kami memang tidak pernah mengalami "kesialan" seperti teman Bapak yaitu Termos Pecah, itulah sekelumit kisah saya dengan ES MAMBO atau dikenal juga dengan sebutan seperti yang Bapak ceritakan "ES BALANG TORPEDO" Wass-Jepe (Andi) Pku, 44 ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected] Terkirim: Rabu, 18 Maret, 2009 17:49:16 Topik: [...@ntau-net] ES MAMBO ES MAMBO Oleh : K Suheimi "Dan saya ingat akan sebuah firman suci-Nya tentang es yang dikirim-Nya dan dijatuhkan-Nya dari langit untuk orang-orang yang dikehendaki-Nya: "Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit. (Yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (Surat An Nuur ayat 43)." ________________________________ Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
