Waalaikumsalam wr.wb.

Kalau ambo perhatikan, kritik terhadap suatu profesi merupakan hal yang
sering terjadi - bukan hanya di profesi kedokteran, tetapi di banyak profesi
lainnya. Seringkali malah bukan hanya kritik, tetapi tuntutan ke pengadilan.
Dan sering juga, tuntutannya "diluar teori". Contohnya, tahun 70an itu di
Amerika seringkali kalau ada suatu perusahaan bangkrut, yang dituntut ke
pengadilan adalah Akuntannya, bukan pengusahanya. AKuntan bilang, tuntutan
itu aneh, tapi ada yang bilang, itu berhubungan dengan deep pocket syndrome,
akuntan kan masih ado pitihnyo, kalau perusahaan itu kan sudah jelas
bangkrut - ngapain dituntut lagi

Benar atau tidak kritik itu, yang jelas kritik itu ada. Kejadiaanya yang
dilaporkan itu mungkin ada dan mungkin tidak ada. Atau setiap orang bisa
memandangnya dari sisi yang berbeda, sehingga kesimpulannya berbeda. Tapi
itulah faktanya, kritik itu selalu ada.

Apakah yang dikritik itu memang bersalah atau tidak; apakah seseorang
anggota profesi yang bersalah itu "mewakili profesinya sehingga bisa
menjadikan bahan generalisasi", itu tampaknya sudah menjadi cerita lain.

Yang mengkritik pun bisa orang luar atau orang dalam sendiri. Tujuan "orang
dalam" ini juga bisa macam2, untuk perbaikan, hanya sekedar whistle blower,
atau mungkin juga karena dia "agen asing".

Karena kritik - bahkan tuntutan - itu ada, oleh profesi - katanya -
digunakan sebagai bahan untuk perbaikan dan atau untuk perlindungan
(terlepas dari benar atau tidaknya tuntutan itu). Sebagai bukti, kan
Professional Indemnity Insurance berkembangnya dari situ, kan? (Saya tidak
tahu, apakah anggota profesi kedokteran atau profesi lain juga menggunakan
jenis asuransi ini).

Jadi kalau menurut saya, kalau ada kritik terhadap profesi, entah itu dari
orang luar maupun orang dalam, dicermati sebagai bahan pengembangan ke
depan, entah itu untuk perbaikan, ataupun untuk pertahanan.

Riri
Bekasi, L 46















2009/3/24 rahyussalim <[email protected]>

>  Assalamualaikum wr wb,
>
> Satu hal komentar ambo adolah dr Billy iko bakomentar dalam batas teori
> kedokteran, sementaro nan inyo bahas adolah praktek kedokteran. Ambo raso
> semua orang meyakini bahaso Ilmu kedokteran yang memiliki Art dalam
> aplikasinyo indak segampang itu dibahas teori perteori.
>
> Masih banyak dimensi lain nan paralu diperhitungkan ketika seorang pasien
> ditreat oleh seorang “ahlinya”. Dan paling lucu adalah ketika yang membahas
> seorang yang berlatar belakang dokter umum yang mungkin tidak menguasai
> secara detil teori dan penerapan teori itu ketika di aplikasikan oleh
> seorang ahlinya.
>
>
>
> Uraian yang diketengahkan oleh seorang Billy ambo baco hanyo sebagai
> panggaleh ubek nan pada akhirnyo membingungkan masyarakat. Yang justru tidak
> membuat kritis masyarakat kepada dokter tapi membuat masyarakat sudah “bad
> mood” dulu. Dan yang aneh tulisannya selalu menjeneralisir dokter (secara
> keseluruhan) yang membuat imej buruk dokter Indonesia. Perlawanan ambo
> subananyo hanyalah sebatas itu. Ciek papan nan rusak tolong di ganti nan
> rusak se.
>
>
>
> Ambo meyakini banyak dokter yang baik dan berkomunikasi baik di Indonesia.
> Namun yang baik itu tenggelam karena yang ditestimoni adalah yang buruk
> saja.
>
> Sinyalemen tentang pemburukan imej dokter Indonesia adolah suatu gerakan
> sistematis di skip aja dulu (panjang carito e)
>
>
>
> Itu saketek komentar dari ambo.
>
>
>
> rahyussalim
>
>
>
>
>
>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke