Salam pak Mulyadi alah ambo sampaikan ka Pak Nizhamul... Justru yang sadang ambo pikirkan menjelang tidur itu adalah nasib " Urang Sumando " kita JK .... Mengingat telah terjadi kristalisasi parpol. yaitu :
PDIP - GOLKAR - P3 akan berkoalisi Demokrat - PKS - PBB akan berkoalisi pula Yang lain belum..... Menurut pengamatan ambo ... Mana mungkin Megawati mau dijadikan cawapres... Sementara itu, bila ada perolehan suara yang cukup signifikan dari PKS tentu ia akan mencalonkan Hidayat Nurwahid sebagai cawapres - pendamping SBY...bukan...???? Nah ... kalau sudah begini .. bagaimana nasib " Urang Sumando " kita...??? Entahlah... apakah ambo akan memilih Pak SBY jadi Capres masa yang akan datang kita lihat hasil pemilu ini ya Pak Mul... Dalam mimpi saya itu... kesan Pak SBY dimata saya - senyum beliau masih terasa hambar ketika Ibu Ani Yudhono.. Yah... itu hanyalah bunga tidur.... dan alhamdulilah badan kembali sehat.... Wassalam, 3vy Nizhamul --- On Mon, 3/23/09, mulyadi <[email protected]> wrote: From: mulyadi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: DIDATANGI PAK SBY...... To: [email protected] Date: Monday, March 23, 2009, 5:23 AM Pertanda .... Ibuk Hifni meng-idola-kan SBY ... sahinggo tabao di mimpi .... mimpi di pagi hari lai .... he...he...he... Semoga capek sihaik kembali seperti biaso .... Kirim salam untuak Apak Nizhamulatif..... bilo ka Pusri ? Wassalam, HM Dt.Marah Bangso (52 th - 6 hari) ----- Original Message ----- From: Hifni H.Nizhamul To: milist wanita ; milis rang minang Sent: Monday, March 23, 2009 2:59 PM Subject: [...@ntau-net] DIDATANGI PAK SBY...... _filtered #yiv491710995 { font-family:Cambria Math;} _filtered #yiv491710995 { font-family:Calibri;} _filtered #yiv491710995 {margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;} #yiv491710995 P.MsoNormal { FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0cm 0cm 0pt;LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:"Times New Roman", "serif";} #yiv491710995 LI.MsoNormal { FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0cm 0cm 0pt;LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:"Times New Roman", "serif";} #yiv491710995 DIV.MsoNormal { FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0cm 0cm 0pt;LINE-HEIGHT:115%;FONT-FAMILY:"Times New Roman", "serif";} #yiv491710995 .MsoChpDefault { FONT-SIZE:12pt;} #yiv491710995 .MsoPapDefault { LINE-HEIGHT:115%;} #yiv491710995 DIV.Section1 { } Assalamualaikum, Wr. Wb Semoga berkenan untuk membacanya... DIDATANGI PAK SBY...... Pagi hari ini, jam 09.00 Bapak SBY dan Ibu Ani berkunjung kerumahku. Pak SBY dan Ibu Ani mengenakan stelan baju berwarna biru, menyapa ramah ketika memasuki rumahku. “ Assalamualaiku…., demikian sapanya ketika memasuki rumah. Aku belingsatan karena salah tingkah sambil berfikir bagaimana mungkin orang nomor 1 di negeri ini berkunjung kerumahku yang kecil. Aku berpakaian ala rumahan dengan daster yang sudah lusuh. Umumnya Daster yang lusuh teramat disukai oleh para ibu-ibu karena lebih nyaman dan dingin. Tergagap-gagap aku menjawab kata salam dari seorang Bapak yang betubuh jangkung ini. “ Waduuh.. Bapak dari mana.. dan mau kemana..?? tergagap-gagap aku bertanya sambil mondar mandir tidak karuan di ruang tamu rumahku. Aku melihat beliau hanya didampingi oleh sebuah mobil pengawal dan para pengawalnya, pun para pengawalnya - tidak ada yang ber lagak “ sok galak” dan sok tegas seperti yang kita ketahui selama ini, umumnya para pengawal Presiden. Singkat cerita, begitu aku menghidangkan air minum untuknya. Aku masih belum mengerti maksud kedatangannya. Mengapa aku yang dipilih untuk didatanginya..?? Akhirnya untuk menghindari kekakuan diantara kami, dengan polos aku berkata pada PakSBY dan Ibu Ani ; “ Pak… boleh ndak saya berfoto bersama Bapak…??? “ Oh… boleh… boleh, jawabnya walau dahi sang Presiden berkerut ketika itu. Namun aku paham dengan kerutan jidatnya itu. Sebab bagaimana mungkin beliau akan berfoto dengan seorang ibu-ibu dengan pakaian daster rumah itu. Aku mengerti dan paham, tanda yang ada dijidat beliau, maka aku berkata pada beliau : “ Begini – begini saya sudah mandi kok pak…???. Saya tadi mau berangkat ke kakantor,, namun ternyata Bapak sudah keburu datang. Saya akan ganti baju dulu ya Pak….?? “ Ya… ya.. silahkan, katanya manggut-manggut. Yang kuketahui saat itu, seorang Ibu Ani Yudhono hanya tersenyum-senyum menyaksikan Aku segera berupaya mencari baju yang terbaik, untuk kujadikan kenangan abadi bersama dengan sang Presiden. Semua baju-baju yang ada di lemari di acak-acak untuk mencari baju yang pantas. Akhirnya Aku menemukan baju yang menurutku paling pantas untuk ku kenakan saat ini. Namun apa kata pengawalnya ketika aku sudah siap-siap berfoto : “ Ibu… jangan pakai baju ini. Cari lagi baju yang lebih bagus..!! “ Oh ya.. kataku dan seketika itu aku berbalik mencari baju lain. " Wah…. Baju Merah jambu paling cocok nih… warna favoritku. Dimana baju itu….????? Isi lemari sudah kuacak-acak. Diriku panic. Bagaimana mungkin seorang nomor 1 dinegeri ini bersama isterinya menungguku untuk sekedar berpose dengan diriku. “ Aduh… aduh.. mana itu baju… Bibi…!!. Panggilku pada pembantu dirumah. Dia tidak menyahut. Aku memanggilnya sekali lagi - juga masih tidak menyahut. Akhirnya aku berjalan untuk mencarinya. Kakiku terasa berat. Baju itu tidak juga kutemukan. Kekawatira mulai memuncak. Apa kata Pak SBY, bila seorang ibu yang tadinya Cuma pakai daster – lalu berkeingin untuk berpose – kemudian tidak keluar dan tidak menemui beliau . ??? Apa kata beliau…??? Dalam kepanikan itu, tiba – tiba terdengar deringan handphone didekatku. Dan …. saat itulah aku terjaga dari tidurku bahwa ketika itu waktu sudah menunjukkan waktu jam 10.30 wib, hari Senin, tanggal 23 Maret 2009. Ternyata ini cuma rmimpi…….???!! Pagi hari ini aku sengaja tidak berangkat kekantor. Badan rasanya pegal-pegal, disebabkan masuk angin, demam dan mata mengantuk akibat kurang tidur, setelah minggu kemarin, aku dan keluarga besar menikmati liburan di daerah Megamendung, Bogor. Teramat langka bagiku bila tidur dipagi hari, namun demi menjaga kesehatan badan, maka aku merebahkan tubuh ditempat tidurku. Sebelumnya aku menikmati warta berita tentang kampanye para para parpol dengan Ketua Partai dan Para Pembina Partai. Diantaranya ada yang menjadi calon Presiden. Sementara itu aku melihat “ Urang Sumando “ orang minang sedang bercakap-cakap dengan seseorang tentang harapan-harapanya. Kemudian ada Wiranto yang meminta kita berkarya dengan menggunakan hati urani rakyat. Bagaimana action plan nya..???? Begitu pula ada Megawati yang berkerudung tanggung berbicara disebuah Pondok Pesantren Sederhana saja kok - cuma sembako murah.. Kemudian kita melihat di TV perkelahian diantara parpol. Kemduian Aku terkesimanketika “ Bang One” terbungkuk-bungkuk menyaksikan aksi kampanye para partai politik. Bahkan ada yang disebut barisan “ Partai Berisik. Lama-lama mataku terlelap. Diantara itulah aku didatangi Pak SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, yang bersedia melayani ku untuk berfoto bareng – walau tidak kesampaian… Setelah bermimpi pagi ini – badanku kembali terasa segar. Semula ada gejala deman akhirnya sehat. Alhamdulillah. Pertanda apa ini. 3vy Nizhamul --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
