Sanak R.A, terima kasih atas catatan perjalanan ini, yang telah dapat 
mengidentifikasi mana sarana pariwisata kita yang sudah memenuhi syarat dan 
mana yang tidak atau belum. Izinkan saya menyarankan agar tulisan Sanak ini 
juga dimuat di koran-koran Padang.
Khusus untuk para rekan pegiat pariwisata di Sumatera Barat, apa tak sebaiknya 
kita siapkan sticker 'Recommended"  untuk obyek-obyek wisata yang sudah 
memenuhi syarat itu, seperti yang sudah lazim kita lihat di Jakarta ?
 
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo; Lagan, Kampuang Dalam, 
Pariaman.)
"Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak" 
Alternate e-mail address: [email protected];




________________________________
From: Dedy Yusmen <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]
Sent: Friday, March 27, 2009 6:47:59 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: [West Sumatra Tourism Board] Catatan Perjalanan (2)


UdaRicky
 
Pekerjaanyang LUAR BIASA
 
Selamatpak
 
Wass
Dedi Yusmen
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of ricky avenzora
Sent: Thursday, March 26, 2009 1:09 PM
To: [email protected]
Cc: RN
Subject: [...@ntau-net] Re: [West Sumatra Tourism Board] Catatan Perjalanan (2)
 
Dear Bapak/Ibu WSTB dan Dunsanak RN Yang Mulia,

1. Selama dalam perjalanan kami dua minggu di Sumbar, maka kami telah singgah 
untuk makan dan minum setidaknya di 74 "rumah makan", mulai dari "restauran 
mentereng" hingga "warung kopi",......atau dengan kata lain mulai dari yang 
berkelas sampai dengan yang tidak masuk klasifikasi kelas. 

2. Dalam konteks untuk membangun lebih baik, lebih baik, dan baik dari hari ke 
hari, maka mohon ijinkan kami untuk jujur mengatakan bahwa KEPUASAN TERTINGGI 
dalam BERKULINER ria selama perjalanan berputar-putar dari Padang, Kodya 
PdgPanjang, Kab Solok, Kab Tanah Datar dan Kodya Sawah Lunto adalah di suatu 
"RUMAH MAKAN KECIL" di Sungayang (Tanah Datar). Maaf, kami sengaja utk tidak 
menampilkan nama rumah makannya, dengan tujuan Bapak/Ibu dan Dunsanak semua 
tergelitik utk mencari tempat itu,....yg dengan demikian terjadi mobilisasi yg 
menjadi kata kunci penting dlm pariwisata,.........dan juga agar ketika kami 
melakukan kritik maka tidak ada nama yg juga perlu dicuatkan. 

3. Letak "Rumah Makan Kecil" tersebut dari Batusangkar adalah di sebelah kiri, 
setelah melewati Pasar Sungayang dan setelah melewati  persimpangan jalan 
menuju Makam Datuak Makhudum di Sumaniak, maka kira-kira 200 meter akan kita 
temui "Rumah Makan Kecil tsb". 

4, Kenikmatan tertinggi dlm berkuliner yang bisa ditemui di Rumah Makan Kecil 
itu adalah :

a). makanan gulai cancang kambiang nya iyo sabana badasooooooo........

b). lapek nagosarinya juga sabana lamakkkkkkkk.......

c). kamar mandinya (meskipun hanya rumah makan kecil)  juga sangat 
bersihhhhh.....tidak berbau sedikitpun,.....meskipun hanya dari semen tapi juga 
terlihat sangat diurus,.....

d). tempat cuci piring nya juga SANGAT BERSIH........

e). piring dan gelas serta sendok yang ada juga sangat bersih,...tidak terlihat 
sedikitpun ada bekas jari tangan,..........

f). bangku, kursi dan meja nya juga terbebeas dari debu (pdhal di pinggir jalan 
dan terbuka),........serta terbebas dari rasa lengket-lengket......

g). yang menyajikannnya tidak hanya CANTIK, rapi dan sopan,.....tetapi selalu 
mempunyai SEMYUM yang tersungging di wajahnya......

h). para pengunjung yang ada juga SANGAT TIMBANG RASA,.......meskipun tadinya 
mereka ada yg sedang angkat kaki di kursi, tapi begitu ada tamu lain semua 
SERENTAK mengatur duduk utk bisa berbagai ruang yang sederhana 
itu,........demikian juga dengan suasana dan suara bercerita dan gelak tawa 
yang ada......mereka tidak berbisik,.....mereka tetap bercerita apa 
adanya,....gelak tawa tetap berderai,....tetapi SANGAT JELAS TERASA bahwa 
mereka membagi kesempatan pada pengunjung lain untuk BISA MENDENGAR tapi TIDAK 
TERGANGGU. Sungguh suatu ATMOSFIR KEBERSAMAAN YANG LUAR BIASA DAMAI nya. 

5. Jika boleh membandingkan, maka kami akan mengambil satu contoh lain, yaitu 
pengalaman berkuliner ria dalam perjalanan pulang (berputar) melalui 
Bukittinggi. Di suatu RESTAURAN terkenal, kami sedikit pun tidak bisa menikmati 
berkuliner ria, adapaun beberapa catatan yang dirasakan adalah:

a. meskipun kamar mandinya besar dan dibalut marmer (atau sejenisny), tapi 
sangat terlihat bhw kamar mandi tersebut SANGAT TIDAK TERURUS,......becek 
dimana-mana, BAU,.....airnya dlm bak juga banyak kotoran....

b. Piring, gelas, dan sendok terlihat KUSAM (sbg indikator tidak bersih mencuci 
dan melap nya),....

c. dan yang paling MENYEBALKAN adalah SUARA PELAYAN yang SANGAT 
KERAS......bukan hanya dalam rangka berteriak memberi order,......tetapi juga 
BERTERIAK BERSENDA GURAU diantara mereka. Sungguh semua bertolak belakang dari 
yang kami temui di Rumah Makan Kecil di Sungayang, Tanah Datar. 

6. Atas pengalaman itu semua, maka barangkali baik jika kita secara 
bersama-sama mencari cara terbaik utk membangun kesadaran baru pada mereka 
(pemilik restauran-cs) di Sumbar agar kiranya memperhatikan hal2 tsb. Rest Room 
adalah SANGAT PENTING dalam pariwisata, ....org2 yg berhenti utk makan di 
restauran akan selalu membutuhkan rest-room (baik pada saat awal kedatangan 
ataupun setelah makan). Jangan biarkan wisata kuliner Sumbar menjadi ibarat 
RANCAK DI LABUAH belaka.  

Salam,
ricky avenzora
  




[email protected]

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke