Assalamualaikum wr Wb
Dunsanaka Palanta RN yang berbahagia
Ini sebuah kisah ketika saya di kampus dulu, semoga menarik dari
berbagai pilihan diantara diskusi di Palanta RN sebagai bacaan diakhir
pekan yang panjang, libur sehabis nyontreng...silahkan sambil
"leyeh-leyeh" membacanya sambil menunggu hasil defenitif Pemilu 9 April
2009.Khusus buat Ricky yang suka ngeledekin si Toni di kampus....salam
buat pambayannya Ky...kolega ente yang jadi Dosen di Fahutan IPB, Dr
Naresworo.
Wass-Jepe
------------------
PELAJARAN MORAL DI RUMAH MAKAN RATNA
By : Jepe
Sebuah kisah ketika saya dan salah satu sobat saya satu alumni ketika
menempuh pendidikan dasar di Padang mulai dari SMP sampai SMA dan
akhirnya kami sama kuliah di Bogor, Sekurang-kurangnya 2 tahun sebelum
saya pindah ke Asrama Sylvalestari saya satu kos dan sekamar dengan
teman saya ini. Sebuah rumah makan mahasiswa di kampus IPB Dermaga yang
..berjarak sekitar 100 meter dari tempat kosan kami namanya "Wisma
Harapan". Rumah makan masakan Sunda tersebut disamping menunya yang
bervariasi lumayan enakdan murah untuk ukuran kantong mahasiswa saat itu
tentunya masakan tersebut punya magnet lebih dengan "bumbu",
"mmmm"....anak yang punya rumah makan seusia kami yang manis bernama
Ratna
Saat kami menjambangi Warung Ratna (begitu kami sebut), entah itu makan
siang, tapi rata-rata makan malam, pengennya dilayani oleh Ratna..sambil
kami memberikan senyum manis . Selepas magrib saya dengan kawan-kawan
satu kos lainnya seperti itik pulang petang beriringan menuju warung
Ratna untuk makan malam....
Ketika kami selesai makan di sebuah pojok meja warung Ratna, entah siapa
yang mulai, entah siapa yang mengompori, hati teman kami Zainul Mutaqin
dan Ismartono yang akrab dipanggil Toni terbakar dan panas. Beginilah
kata-kata nyala kompor yang semakin panas di meja makan tempat kami
berkumpul selesai santap malam itu.
"Ton...tunjukin tu..kekuatan otot elu ama Zainul..ayo adu panco"
"Nul..tantang tuh Toni...ayo Nul" begitu teriakan kami.
Kelihatan kedua teman kami ini dengan senang hati "pamer otot" apalagi
Ratna memberikan perhatian dan senyum pada laga dadakan ini. Ratna
sambil melayani pelanggan lain, lirikan mata dan senyumnya sekali-kali
dilemparkan ke meja yang berada di pojok tempat kami berkumpul dan
menggelar laga adu panco ini.. Jika tolak ukurnya postur tubuh, Toni
lebih unggul dibanding Zainul, lingkar otot lengannya .jelas lebih besar
dari Zainul dipandang dari sisi manapun.
Zainul kerempeng dan sepertinya "walah habis nih..sekali hentakan pasti
Zainul KO sama Toni, tapi Zainul mempunyai nyali..bertarung.
Toni dan Zainul telah mengambil posisi untuk segera adu otot, sementara
kami mengamati posisi tubuh masing-masing jangan ada bantuan tenaga
lain, misalnya bertumpu pada injakan kaki di meja, intinya..dalam posisi
berdiri yang sama dan adil
Kedua telapak tangan Toni dan Zainul telah disatukan diatas meja ,
salah seorang teman memegang kepalan tangan tersebut agar posisinya
tegak lurus dengan bidang datar meja makan, lalu aba-aba kami teriakan
"Satu...dua..tiga....yaaakk!!!
Awalnya kami semua berpikir..paling dalam hitungan detik selesai dengan
tumbangnya Zainul lalu kami segera bubar dan bayar makan masing-masing
dan balik ke tempat kos bersama-sama. Tapi diluar dugaan adu panco
semakin menarik. Zainul yang kerempeng memberikan perlawanan yang
tangguh sangat nyata kelihatan Toni kewalahan menumbangkan Zainul .
Miring ke kanan. dan .ke kiri lalu berdiri lagi kedua tangan yang beradu
panco ini
Suguhan adu otot yang alot ini membuat suasana jadi heboh
"Ayo..Ton...gitu aja kalah...mana ...tunjukin otot elu..."
"Payah lu Ton..Otot aja digedein"
"Nul...terus..nul...ayo..ayo..dikit lagi nul, teriak yang lain ketika
lengan Toni hampir menyentuh meja..."
Toni bersusah payah membalikan keadaan, dengan sekuat tenaga berusaha
merubah kemiringan arah pergelangan tangan Zainul, agar dia tidak KO.
tiba-tiba..Toni menjerit
"Ahhhhhh..!!!!!!" , sambil melepaskan genggaman tangan Zainul dan
mengakhiri adu ponco ini. Apa yang terjadi..semula kami yang
bersemangat...menyaksikan adu panco ini terkejut dengan jeritan Toni.
Toni masih meringis sambil memegang pergelangan ototnya.
Ya..ampun pergelangan tangan Toni Patah...begitu teriakan salah seoran
teman saya.
Toni kami dudukan dikursi dan Zainul memberikan segelas air putih, kami
berdiskusi kemana Toni mau dilarikan untuk memberikan pertolongan
terhadap lengannya yang patah.Kesimpulannya, kami sepakat dan Toni
menyetujui untuk membawanya ke spesialis tukang urut atau tulang patah
Cimande didaerah Ciawi Puncak.
Sementara Ratna kali ini tidak tersenyum manis lagi entah apa yang
dipikirnya akibat ulah sekelompok mahasiswa ini yang selesai makan
bukannya lansung pulang tapi sempat-sempat adu panco di warungnya ,
Apakah ada "Faktor senyum manisku"...bisa jadi Ratna berpikir begitu
Toni malam itu kami larikan ke Ciawi dengan mencarter angkot,
aturannya..saya pulang ke tempat kos seperti itik pulang petang dengan
teman yang lain, malam itu saya dengan beberapa teman menemani Toni di
sebuah rumah tempat ahli urut Cimande. Toni "Arek Suroboyo" ini termasuk
teman akrab saya juga. Ditingkat I saya dan dia sekelompok , NRP dia
dan saya angkanya nggak beda jauh. Kami memilih Fakultas yang sama yaitu
Fahutan, lagi-lagi dipemilihan jurusan kami tetap bersama yaitu
Teknologi Hasil Hutan.
Karena NRP kami angkanya berdekatan tentunya saat buat laporan,
pratikum, praktek lapangan, KKN dan lain sebagainya aktivitas
perkuliahan dimana ada Toni ada Saya. Sampai saat ini saya masih
memonitor dimana Toni dan sebaliknya, bagi Toni sendiri inilah sebuah
"Sejarah yang Pahit" dalam hidupnya. Nostalgia dia ketika menjadi
Mahasiswa. Kenangan masa kuliah di IPB yang memberikan sentuhan warna
yang berbeda dan itu akan selalu di kenangnya.
Berita yang cukup heboh ini, gaungnya sampai ketelinga Mahasiswa Fahutan
lainnya dan ini kadang-kadang menjadi sebuah ledekan ("ngekick) dari
teman yang lain (termasuk si Ricky Miun yang paling santer ngeledikin si
Toni dikampus he..he..he bukannya apa-apa si Ricky belain Zainul yang
akrab dipanggil Pailul ini teman se Asrama kami....Oiiii Ricky masih
ingat elu tragedy Panco di Warung Ratna). Toni hanya bisa tersipu
malu..dan tersenyum pahit jika temannya ngekick
"Ehhh payah lu Ton...ama Zainul aja KO"
Parahnya lagi Zainul seangkatan dengan Toni, Saya dan Ricky sama-sama
Fahutan
Dari kisah diatas dapatlah kiranya kita mengambil pelajaran Moral,
kadang-kadang kita terlalu mudah "Mencibir dan Memandang Remeh"
seseorang yang menurut kita lemah dari segi Fisik, Mental, Pendidikan,
Ekonomi dan lain sebagainya, tapi faktanya dibalik kelemahannya
tersimpan sebuah kekuatan yang tidak pernah sebelumnya kita duga.
KEKUATAN YANG MEMBUAT KITA LEMAH DIHADAPANNYA
***
Pekanbaru, 11 April 2009 (Gara-gara Ricky Miun cerita kisah lama
dikampus, jadi ingin menulis sebuah kisah diatas)
Pesan lagi, Buat Pak Dosen Fahutan IPB, Dr Ricky Avenzora :
Masih ingat lu Ky Rumah Makan Ratna di Bara berapa ?..ha..ha..lu
jambangin gih kesono, gimana kabar Ratna, mungkin udah punya cucu kali
ya...siapa sih yang ngedapatin Ratna, anak Fahutan juga atau .....?
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---