SELALU ADA YANG TAHU KETIKA KITA MENCURI
Oleh : K Suheimi 

Suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya 
mendengar Radio Classy dengan judul   SELALU ADA YANG TAHU KETIKA KITA MENCURI
Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini 
disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat 
menikmati
 

Pada zaman dahulu kala. ada seorang raja yang ingin menikahkan putrinya dengan 
seorang pria yang layak. ia pun lalu mengadakan sayembara bagi para pria yang 
mampu mencuri sesuatu dari dalam istananya yang dijaga ketat. tanpa ketahuan 
oleh siapa pun. bagi mereka yang berhasil dialah yang berhak untuk menikahi 
putrinya.

Dalam kurun waktu yang ditentukan. banyak pemuda mengikuti sayembara ini dan 
menunjukkan kebolehannya. Mereka mengerahkan berbagai kelihaian dan kesaktian 
untuk menerobos penjagaan ketat di istana.

Pada hari penentuan. para peserta dikumpulkan. Pemuda pertama dipanggil 
menghadap raja dan ditanya hasilnya

ia menjawab, “Saya mencuri batu permata ini dan tak seorang pun di istana yang 
mengetahuinya.” 

Raja pun menjawab, “Bukan kamu pemenangnya.”

Kemudian pemuda kedua maju,

“Semalam saya mengambil kereta kencana dan membawanya keluar gerbang. para 
penjaga saya buat terlelap semua. tak ada yang melihat saya.”

Raja mempersilakan peserta itu duduk kembali.

Dengan percaya diri. peserta berikutnya menghadap.

“Ampun Paduka. sayalah yang mengambil mahkota Paduka dari kamar Paduka. dan 
seluruh barisan pertahanan istana tak ada yang menyadarinya”.

Tapi Raja tetap saja menggelengkan kepalanya.

Semua orang jadi bingung. karena masih saja belum ada yang dinyatakan sebagai 
pemenang. Akhirnya, seorang pemuda menghadap dengan tangan kosong dan berkata.

“Saya tidak mendapatkan apa pun.”

Raja menjawab “Mengapa?”

Pemuda tersebut menjawab
 “Sungguh tidak mungkin kita bisa mencuri tanpa ketahuan oleh siapa pun. karena 
setidaknya selalu ada yang mengetahuinya. yaitu diri kita sendiri dan Tuhan”.

Raja pun tertawa lebar dan menyambut sang menantu barunya..

Classy people. betapa damai dan membahagiakannya dunia kita ini. jika setiap 
orang mengindahkan suara hatinya. Pada dasarnya nurani setiap orang adalah 
bersih adanya. Di dalam hati kita. setidaknya selalu ada rasa “malu” untuk 
berbuat buruk dan rasa “takut” akan akibat berbuat buruk. Suara hati yang 
bersih adalah penjaga dunia sejati. Masalahnya. apakah kita memelihara dan 
mengindahkan suara hati kita atau tidak?..

Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'afs 

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri potonglah tangan keduanya 
(sebagai) pembalasan dari apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari 
Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 5:38)

P Baru 22 April 2009





      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail 
ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke