AslmWrWb

Mak Saaf,
partai SBY ko ambo raso bamasalah jo kesiapan kader karena talampau
tagantuang jo sosok SBY.
Sadang SBY tingga samusim se lai.
Makonyo takuik manggadangkan anak singo.
Dimintaklah nan bukan ketua partai untuak manjadi cawapres salah
satunyo syaratnyo.

Selain itu, mulai nampak pulo cangahnyo PD ko.
Seolah2 iyo bana jo tarompah japang bapasangan sekalipun pasti ka manang juo.

SBY dipuji salah satunyo dari nampak santunnyo.
Tapi kalau makin cangah PD ko, bisa hilang dukungan rakyat baliak...

Wassalam
fitr tanjuang
lk/33/Albany NY

2009/4/22 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>:
> Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
> Dalam saat-saat kritis seperti sekarang ini, demi kesinambungan
> pemerintahan, rasanya akan lebih baik jika duet SBY-JK dipertahankan, karena
> akan menggabungkan sisi positif SBY dengan sisi positif JK.
> Namun kita harus mengakui bahwa masalah  kurang pasnya  'chemistry' antara
> pribadi SBY dan JK harus turut diperhitungkan. Kelihatannya sudah lama SBY
> menyimpan uneg-uneg terhadap JK -- yang amat gesit itu -- tetapi dipendamnya
> saja diam-diam..Pada momen yang menentukan seperti sekarang ini seluruhnya
> itu sudah terbuka, walau tetap dikemukakan dengan secara santun, namun
> secara pribadi tetap menyakitkan bagi JK.
> Lima kriteria cawapres diiringi dengan pernyataan SBY bahwa beliau
> belum menemukan tokoh yang memenuhi persyaratan tersebut, tentunya termasuk
> JK. Lebih dari itu, SBY juga juga meminta Golkar agar mengajukan lebih dari
> satu calon, tentunya ditujukan terhadap JK sebagai satu-satunya calon
> Golkar.
> Secara pribadi saya setuju dengan komentar Panda Nababan di bawah ini, yang
> mengatakan bahwa seyogyanya SBY mengakui prestasi JK yang setidak-tidaknya
> telah merupakan tokoh yang memegang peranan  penting dalam penyelesaian
> kasus Ambon, Poso, dan Aceh, yang dipandang sebagai salah satu prestasi
> besar duet SBY-JK.
> Keengganan SBY terhadap JK mengingatkan saya kembali kepada keengganan Jawa
> terhadap adanya srengenge kembar. Kelihatannya bagi SBY, JK sudah jadi
> srengenge.
> Sekarang nasi sudah jadi bubur. Bagi orang Bugis, dipermalukan di depan umum
> itu sungguh berat.Dan jajaran Golkar kelihatannya solid dibelakang JK. Saya
> ikut menundukkan kepala terhadap tragedi politik nasional pasca Reformasi
> ini.
> [Saya jadi bertanya dalam hati: dalam konflik politik yang bernuansa
> personal dan kultural ini, bagaimana posisi bung Andi Mallarangeng, yang
> sekaligus menjadi salah satu staf terdekat SBY dan Ketua Partai Demokrat,
> tetapi juga Bugis?].
>
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo; Lagan, Kampuang Dalam,
> Pariaman.)
> "Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak"
> Alternate e-mail addresses:
> [email protected];
> [email protected]
> [email protected]
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke