Assalamu'alaikum DA FAS,

Dek baru tau, kamipun maucapkan SELAMAT buek DA FAS atas dikukuhkan sebagai 
Guru Besar. Semoga dapek bamanfaat bagi NAGARI jo NAGARA AWAK sarato TALACUIK 
nak mudo nan lain dalam menambah ILMU untuk mengejar ketertinggalan. DA FAS 
pernah memberi motivasi: "Awak sabananyo indak ado nan bodoh. Asa awak rajin 
pasti awak ka bahasia". Masih tangiang kecek DA FAS tu. Itu DA FAS ucapkan di 
awal taun 1983. Sakali lai SALAMAIK buek DA FAS.

Boediman Moeslim
Lembang, Bandung

--- On Thu, 4/30/09, Romi Pernando <[email protected]> wrote:

From: Romi Pernando <[email protected]>
Subject: Re: Fw: [...@ntau-net] Re: PROF FASLI JALAL
To: [email protected]
Date: Thursday, April 30, 2009, 4:28 AM

Selamat kepada bg Fasli Jalal atas pengukuhan gelar Guru Besar" 

Semoga tetap menjadi motivator bagi generasi2 muda Sumbar, 

Untuk membangkik batang tarandam di Sumbar. 

Semoga Sumbar kembali melahirkan tokoh2 yang menggetarkan Nusantara dan dunia.


--- On Mon, 4/27/09, Aslim Nurhasan <[email protected]> wrote:

From: Aslim Nurhasan <[email protected]>
Subject: Fw: [...@ntau-net] Re: PROF FASLI JALAL
To: "FASLI JALAL" <[email protected]>
Cc: "Milis RANTAUnet" <[email protected]>, "FASLI JALAL" 
<[email protected]>
Date: Monday, April 27, 2009, 5:40 PM

Sanak Elthaf sarato Sanak saPalanta;
Mudah2an email baliau masih aktif 
--------------------------
Aslim Nurhasan; 0811103234

----- Forwarded Message ----
From: Elthaf (elthaf) <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected];
 [email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Tuesday, April 28, 2009 7:34:47 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: PROF FASLI JALAL




 

Assalaamualaikium wr.wb.,
Tahniah, Selamat dan sukses atas pengukuhan Pak Prof. DR. 
dr. H. Fasli Jalal, Dirjen Dikti Diknas RI, sebagai guru besar dan atas 
segala perestasi beliau sudah sangat berhak menyandang gelar profesor / guru 
besar.
Semoga konstribusi pak Fasli Jalal selama ini dalam dunia 
pendidikan akan makin bertambah manfaatnya bagi negara kita tercinta 
ini.
Selamat pak Fasli, sekalai lagi selamat dan 
selamat.
Pak Aslim Nurhasan, mhn disampaikan email ini ke japri 
beliau.
Terimakasih,
Wassalam,
Elthaf



From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] On Behalf Of suheimi 
ksuheimi
Sent: Monday, April 27, 2009 6:49 PM
To: 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Subject: [...@ntau-net] PROF FASLI 
JALAL




  
  
    
PROF FASLI JALAL
Oleh K Suheimi

Hari ini Dia 
      dikukuhkan sebagai Guru Besar. Baru kali inilah pengukuhan GURU BESAR di 
      Aula unand yang besar dan luas . kerna tamunya sangat banyak dan karangan 
      bunganya melimpah.. Tampak hadir pada pngukuhan ini mentri Diknas dan 
GURU 
      BESAR se Indonesia, Juga tampak Rektor se Indonesia, dan orang-orang 
      penting lainnya seperti ibu-ibu beberapa mentri .

Biasanya 
      pengukuhan Guru Besar ini diadakan di Aula Unand di jati, yang 
      kapasitasnya 200 orang, tapi kali ini karena tamunya ribuan orang, maka 
      diadakan di Aula kampus Limau manis. Hanya peristiwa=peristiwa besar saja 
      tempat ini di gunakan. Seperti pemberian gelar Doktor Hanauris Causa pada 
      bapak presiden SBY, beberapa bulan Yang lalu. Ketika itu Pak Musliar 
      sebagai rector yang memberikan dan memasangkan salempangnya. Kali ini 
juga 
      Musliar yang mengukuhkan Fasli Jalal yang menjabat sebagai DIRJEN DIKTI.. 
      Dalam hati saya berdo’a Prof Fasli Jalal yang masih muda itu kelak bias 
      jadi Mentri, kerna potensinya yang saya amati sejak dia masih Mahasiswa 
      Kedokteran di Unand. . Dialah Mahasiswa teladan dan terbaik. Dialah 
      lulusan terbaik Fakultas Kedokterann Unand. Dia telah berpengalamn dengan 
      segudang jabatan dan pengalaman. Lihat saja curriculum 
      vitaenya. 
Saya berdecah kagum luar biasa. agaknya inlah helat 
      yang besar di Unand.

Fasli dari mahasiswanya sudah nampak bibit ke 
      pemimpnannya. Ayahnya yang ulama dan ibunya yang guru , menghantarkannya 
      pada orang terdidik. Sewaktu mahasiswa pun dia sudah mengajar 
      teman-temannya, dia selalu menekan “kuasailah bahasa Inggeris dengan 
      bahasa itu kita melangkah maju dan dan bisa menggapai 
      cita”.

Begitutun ketika dia jadi aktivis mahasiswa sebagai ketua 
      senat Fasli banyak membawa pembaruan dan kemajuan.
Dia tak mau 
      menunda-nunda pekejaan Inilah yang sampai saat ini masih 
      dkerjakannya.sampai sekarang. Ketika beberapa mingu yang lalu saya ke 
      Dikti semua karyawan sdh pulang namun “Fasli tetap tekun berkerja sampai 
      larut malam dan pagi sudah kembali lagi kesini” kata satpam yang setia 
      menemaninya.

Perpadaun ayahnya yang ulama dan ibunya yang guru maka 
      dalam jiwanya ada ustadz. Dia pandai dan mudah memberi ceramah agama 
      begitupun ceramah yang lain. Enak didengar dan perlu dan bagaikan seorang 
      guru dia menerangkan sesuatu dengan jelas. 

Seperti hari ini 
      Dia dengan enak menerangkan efek dari kekurangan Gizi pada bayi sejak 
dari 
      kandungan sampai usia 2 tahun, Inilah periode emas, kesempatan yang 
      terbaik memberikan gizi pada ibu hamil.. Dengan gizi yang baik dan 
protein 
      yang tinggi akan membentuk sel-sel otak. “Sel otak yang punya denrit , 
      axon dan myelin itu akan berkembang baik bila di beri asupan gizi yang 
      baik”. Jelas Fasli 
Memang jangan biarkan kan periode yang di 
      sebut sebagai “peride tahun emas” berlalu dari seorang bayi yaitu 
      ;hari-hari pertama dalam kandungan sampai 2 tahun umurnya

Allah 
      berpesan akan pendidkan dalam rahim dan menyusui anak sampai bayi itu 
      berusia 2 tahun


Ibunya Fasli adalah guru kecil brcitacita agar 
      Fasli jadi Guru besar. Hari ini cita-itu jadi kenyataan dan Faslipun jadi 
      Guru besar

Guru besar yang mengharumkan kampus kami yang 
      mengharumkan civitas akademika dan yang mengharaumkan Fakultas 
      Kedoketran

Baru kali inilah pengukuhan Guru Besar yang sehebat ini 
      saya lihat sahabat saya prof ichramsyah dan istrinya Wispun hadir semua 
      tekun mendengarkan pidato pengukuhan

Semua gembira, semua bangga 
      semua tersenyum. Hari ini banyak senyum di uber untuk keberhasilan Fasli 
      Jalal, banyak harapan di tompangkan.

Dalam hati saya berbisik pada 
      Fasli sewaktu mendengar dia berpidato. “Fasli jadilah yang lebih baik 
lagi 
      yang lebih tinggi. Hari ini engkau jadi Guru Besar. Buatlah guru-guru 
lain 
      juga ikut tersenyum. Banyak guru-guru mengharapkan agar satu saat engkau 
      jadi pemimpin mereka misalnya jadi mentri atau yang 
      sejenisnya.

Saya tahu Fasli itu Pemikirannya jernih. Tuturnya 
      santun. Bagi yang mengenalnya, ia bukan sekadar Guru Besar (mahaguru), 
      tapi dia adalah teman akrab yang bisa mencarikan jalan keluar saat kita 
      kesulitan. Ada-ada saja jalan yang tampak baginya, sejak mahasiswa dulu 
      selalu begitu.

Terbersit keinginan dalam hati saya agar bangsa ini 
      tersenyum. Kuncinya, pesan Guru saya; adalah “guru”. Guru yang tersenyum 
      akan menjadi guru yang kreatif dalam mengajar. Guru yang kreatif mengajar 
      adalah guru yang mampu membuat siswanya antusias belajar. Maka, bila guru 
      mampu tersenyum di kelas, ia akan mampu membuat seluruh kelas tersenyum. 
      Bila siswa tersenyum, maka kita pun tersenyum.
Di lingkungan kita, 
      sudah agak lama para guru sulit tersenyum. Tak banyak stimulan yang dapat 
      membuat guru tersenyum. Guru terhimpit oleh berbagai hal. Oleh iklim 
      materialistik masyarakat, oleh sistem mekanistis birokrasi pendidikan, 
      juga oleh rendahnya penghargaan kita pada profesi pendidik. Namun, 
      syukurlah, belakangan iklim yang melingkupi guru membaik. Apresiasi 
      terhadap profesi guru semakin terlihat. Akreditasi guru beserta sistem 
      imbalannya adalah salah satu langkah apresiasi itu. Langkah demikian 
tentu 
      mempermudah guru tersenyum.
Masa depan bangsa kita ditentukan oleh 
      banyaknya senyum siswa. Senyum siswa 70 persen ditentukan oleh senyum 
      guru. Yakni, guru yang tersenyum lantaran mampu beraktualisasi optimal 
      buat menggali dan menumbuhkan potensi anak-anak didiknya. Senyum-senyum 
      itulah yang menentukan seberapa tinggi kemanusiaan atau seberapa beradab 
      bangsa kita mendatang. Dan kita pasti tidak ingin menjadi bangsa perkasa 
      yang hanya bisa menyeringai, namun tak bisa tersenyum
Untuk itu saya 
      teringat akan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an 
 Dan 
      tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberi kabar 
      gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan 
      perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) 
      mereka bersedih hati. (QS. 6:48)

Kampus Unand limau Manis 25 April 
      2009





Bersenang-senang 
di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau 
jaringan sosial Anda 
sekarang






      






     







      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke