Bunuh Diri Clas,,
Jawa Pos
[ Selasa, 05 Mei 2009 ]
Indra Jaya Pilliang setelah Gagal ke Senayan
Incar Jabatan Bupati, Emoh Balik Jadi Pengamat
Tidak berhasil menjadi wakil rakyat di DPR tidak membuat Indra
Jaya Pilliang berkecil hati dan menyesali pilihannya. Segudang rencana
sudah disiapkan pasca pemilihan legislatif ini. Apa saja?
PRIYO HANDOKO, Jakarta
---
KESEHATAN jiwa sebagian caleg terganggu setelah gagal
lolos ke DPR atau DPRD. Tapi, itu tak berlaku bagi Indra Jaya Pilliang,
caleg dari Partai Golkar yang maju di dapil Sumatera Barat II. Tidak
tampak sedikut pun ekspresi sedih di wajah mantan pengamat politik
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang namanya
sering dikutip wartawan itu.
''Saya merasa senang bisa menjadi
bagian dari proses pemilu yang paling hebat ini. Bayangkan saja, pemilu
ini diwarnai lemahnya penyelenggara pemilu (KPU, Red), kompetisi ketat
antarpartai dan caleg. Peristiwa seperti itu tidak akan terulang,''
candanya.
Saat ditemui Jawa Pos kemarin di Wisma Kodel,
Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, kemarin (4/5), Indra tampak
sedang asyik mengobrol dengan sejumlah kader muda dari Partai Hanura.
Dia
kini memang fokus menyukseskan duet Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) yang
dideklarasikan Partai Golkar dan Partai Hanura pada Jumat 1 Mei lalu.
''Saya masuk tim Cenderawasih,'' ujarnya.
Dalam pemilu
legislatif 9 April lalu, Indra meraih 26.566 suara. Itu membuat dirinya
berada di posisi kedua. Suaranya masih kalah sedikit dari teman
separtai, Nudirman Munir, mantan pengacara Tommy Soeharto, yang
memperoleh 31.418 suara.
Saat Pemilu 2004, Golkar bisa
memenangkan 2 kursi. Sayangnya, dalam Pemilu 2009 ini, partai beringin
itu hanya bisa mempertahankan 1 kursinya. Akibatnya, Indra terpental.
Meski
gagal ke Senayan, Indra menegaskan dirinya tidak akan balik kucing ke
dunia pengamat yang pernah digeluti. ''Banyak pengamat baru yang sudah
lahir. Hanya, sayangnya, sebagian besar di antara mereka merangkap
sebagai konsultan,'' ungkap pria kelahiran Pariaman, Sumatera Barat, 19
April 1972, tersebut.
Lantas, apa target ke depan? ''Banyak yang
bisa saya kerjakan. Saya bisa masuk struktur Golkar untuk membenahi
partai. Hanya, belum jelas apakah di DPP atau DPD. Bisa menjadi ketua
DPD II Padang Pariaman atau malah jadi bupati Padang Pariaman dalam
pilkada Juni 2010,'' jawabnya lantas tertawa lepas.
Menurut dia,
pilihan untuk berkompetisi di pilkada sangat rasional. Sebab, perolehan
suaranya di Padang Pariaman terbesar dibanding caleg lain, yakni 13
ribuan suara. ''Saya mempertimbangkan dengan serius kemungkinan itu
(tampil sebagai calon bupati, Red),'' tegasnya.
Bahkan, sebagai
bukti keseriusan, Indra mengaku mulai berkomunikasi dengan barisan
parpol yang mendapat kursi di DPRD Padang Pariaman. Dia mengungkapkan,
koalisi Golkar-Hanura di level nasional sangat menguntungkan dirinya.
Setidaknya, itu bisa menjadi modal awal kalau bisa diturunkan ke
tingkat lokal.
''Dari 35 kursi di DPRD Padang Pariaman, Golkar
dapat 5 kursi dan Hanura 4 kursi,'' katanya. Apalagi, ujar dia, kalau
Koalisi Besar di tingkat nasional juga benar-benar terealisasi sampai
ke tingkat lokal sebagai koalisi dalam pilkada.
Meski begitu, ambisi Indra tak melulu struktural. Dia juga menyimpan cita-cita
mendirikan lembaga think tank yang akan menjadi instrumen ideologisasi dan
strategi partai. Salah satu perannya adalah memberi feed back kepada legislator
Golkar yang terpilih duduk di Senayan.
''Intinya,
politik itu fleksibel. Yang penting pengalaman tempur di lapangan. Saya
sendiri merasa referensi jadi lebih lengkap. Awalnya analisis berbasis
data dan wawancara, sekarang menjadi pelaku di lapangan,'' ungkapnya. (el)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---