Bagus sekali puisinya Mengungkapkan peristiwa yg berkesan dan membekas Tak banyak yg bisa spt ini Ada kepolosan Ada kejujuran Dan sangat lugu
Getaran dlm tiap kata menghanyutkan Menulislah terus Jauh semakin baik Salam teriring do'a K Suheimi Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: hanifah daman <[email protected]> Date: Mon, 4 May 2009 19:35:48 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] KETIKA PATAH HATI KETIKA PATAH HATI Semenjek terpukau dengan senyuman Sipemilik senyum manis Ku tutup mata untuk yang lain Tak ada yang setampan dia Tak ada yang sepintar dia Tak ada yang selucu dia Dalam hatiku hanya ada dia Saat itu aku tak tau Apa dia tau yang ku rasa Tiga tahun waktu berlalu Kami kembali bertemu Perasaan yang lama ku pendam Terbaca juga olehnya Ku lihat senyumnya bertambah manis Dengan sinar mata yang menghanyutkan Sejak itu Mulailah kami surat-suratan Minggu ini aku yang terima surat Minggu depan dia yang terima surat Walau badan berjauhan Di hati terasa dekat Di usia ku yang ke 17 tahun Ketika aku berkaca Ku tatap wajahku Walau tidak cantik Tapi memancarkan kebahagiaan Manis juga nampaknya Tanpa sadar papa kupun ikut menatapku Hati-hati papa berbicara “ Lupakanlah dia “ Aku bingung tak mengerti Kok papaku tega ? Rupanya waktu itu papaku sudah tau Dia sudah dijodohkan Di usiaku yang ke 18 tahun Aku, dia dan calonnya Di satukan di meja makan Saat itu dunia terasa akan runtuh Tak terasa air mata bergulir Mengalir tiada henti Aku patah hati Kadang aku marah sama Tuhan Kenapa aku tidak cantik Kenapa orang tuaku tidak berada Aku terlarut dalam duka dan nestapa Duka yang kupendam sendiri Duka yang ku ingin tak seorangpun tau Beberapa tahun kemudian Pintu hatiku kembali terbuka Kembali kusarakan Hidup penuh harapan Suatu hari kukatakan padanya Dia mengingatkanku pada seseorang Seseorang yang luar biasa Dampaknya luar biasa Dia marah padaku “ Aku bukan dia “ katanya Aku terpukul hebat Untung aku tak sesat Suatu hari aku menyaksikan Si cebol yang tidak sempurna Bermain mobil-mobilan dengan riang dan gembira Di tempat mainan Pasar Raya Padang Banyak orang yang menyaksikannya dan Semua ikut merasa bahagia Saat itu aku tersadar Si cebol yang cacat saja Bisa bahagia Kenapa aku tidak ? Ku ambil sikap Untuk membuka diri Menutup cerita masalalu Sambil berserah diri pada Allah dan Memasang doa “ Ya Allah berikan aku jodoh Sepenyayang papa “ Alhamdulillah doaku dikabulkan Bengkulu, 6 Mei 2009 Hanifah Damanhuri --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
