W A D U K. W A L A H A R
Oleh : K Suheimi

Saya ikuti pesan Dt Arifz "Mumpung masih di Karawang mampir dulu di Waduk 
Walahar,tempatnya bagus makanannya lezat, pepes ikan, ikan bakar pokoknya 
banyak bisa dipilih" "dipiliah.  , dipiliah,   dipiliah,  ingat ketika saya 
menggelar dagangan kaki lima di jembatan gantuang Pasar bawah B Tinggi.
Mendengar ada ikan dan ada tempat rekreasi, siang tadi kami meluncur kesana.

Apa yg dikatakan Dt arifz benar sekali. Menyelusuri sungai Citarum kami terus 
ke hulu dan ke hulu. Disepanjang pinggir sungai banyak warung dan kedai nasi. 
Ada yg menggelar tikar berkeluarga menikmati pemandangan dan menghirup segarnya 
udara. Memang karawang yg panas terasa lebih sejuk di tepi sungai ini.

Untung Dt arifz menunjukkan tempat ini
Waduk walahar mempesonam
Waduk ini membendung sungai citarum dan membagi air  jadi 2 anak sungai.
Diatas kedua bendungan  ada jalan mobil  dibuat bagaikan terowongan yg panjang 
melintang melintasi sungai Citarum yg di bendung

Gemuruh bunyi air dibawah bendungan dan percikan air dan ruap serta buih yg 
ditimbulkan ditingkah oleh derunya motor yg bersileweran diatas benduingan itu 
membuat irama hidup ini semakin hidup.
Dibalik jembatan inilah siang itu ramai sekali orang pada makan siang. Tempat 
duduk dan tempat lesehan sudah penuh. Kami kebagian di Riung. Riung adalah 
pondok-pondok yg dikelilingi pohon-pohon yg rimbun diatas kolam-kolam ikan 
berwarna warni.
Perut yg sudah keroncongan itupun semakin lapar.
Ayam kampung yg dibakar itu kecil, empuk dan lezat melahapnya sejak dari kepala 
sampai kaki. Ayam ini disebut mereka sebagai" ayam madu" lezat sekali.
"Lain pula dg ikan bakar dan pepes ikan. Menetes keringat saya ketika melahap 
semua hidangan. Tak lupa petai bakar.
Minum kesukaan saya jugaada disana, kelapa muda. Saya selalu memilih kelapa 
muda bila disuruh memilih diantara minuman yg ada. Disamping lezat juga sangat 
baik dan banyak khasiatnya. Apalagi daging kelapanya juga bisa di nikmati.
Kata orang kampung saya haus lepas, perut kenyang, badan berobat. Semua itu ada 
dalam kelapa yg steril airnya kaya mineral. Kalah semua jenis moinuman yg lain.

Sebulan yg lalu waduk ini jebol ada orang lagi memancing dan ada membersihkan 
motor semua dihanyutkan
Yg ngak pandai berenang tenggelam
Yg ngak tertolong meninggal
Bendungan Walahar yg di buat sajak zaman Belanda, sudah tua tak kuat menanggung 
beban. Waduk yg dibuat untuk pengairan
daerah persawahan sebagai lambang lumbung padinya Indonesia airnya  bersumber 
dari Waduk Jatiluhur terus ke
Purwakarta-Karawang-Bekasi-Jakarta (timur)....nah salah satu
pengendalian air nya di bendungan Walahar ini, ....tiap tahun ada acara
'bedah walahar' mambangkit bendungan nan berisi 'ikan larangan' seluruh
masyarakat berduyun-duyun masuk bendungan yg sudah dikeringkan. Pesta rakyat, 
pesta berebutan ikan yg malimpah.. Begitu pengalaman Dt Ariz menutup kisahnya 
vg lama bekerja di Karawang

Karawang 6 Mai 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke