Budi adalah luhur. Ia bukan diaku aku pada diri sendiri. Kalau saya bilang di sini Uda Adnrinof berbudi, Buya Masued berbudi, Pak Gamawan berbudi, nah itu mantap, baru paten ba kecek urang awak.
Nah, pak gamawan bilang sby berbudi, berhenti sampai di situ cocok. Tapi, kalau dipakai oleh SBY sebagai tagline, ini jadi meng"aku- aku". Pengakuan dari orang akan pupus,jika kita mengaku aku berbudi. Karena tepat saat itulah, anda kehilangan budi anda sendiri. Soal Pak Gamawan, saya baca koran tempo, yg bercerita dr awal hingga akhir. Ada ketidakkonsistenan. Di awal mengaku tidak terlibat sama sekali, menagku sebagai orang independen, birokrat, bukan orang partai. Tapi, di sisi yang lain mengusulkan tagline SBY Berbudi, sebuah tagline personalitas, menghamba, dan apa hubungannya dengan visi besar sebagai negara besar. Apa hubungannya? Mengingkari terlibat, tapi masuk terlalu dalam. Secara pribadi (daan ini mohon maaf pada sanak sudaro nan mendukung), ambo tasengeang-sengeang. Tepat saat GF membaca itu pidato, saat itulah ia kehilangan diri nya sendiri. Dan orang yang kehilangan dirinya, macam mana pula hendak menjadi Pendaya Guna Aparatur Negara. Hehe Salam Hormat Miftah Sabri Sutan Mangkudun Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Masoed Abidin <[email protected]> Date: Sat, 16 May 2009 17:01:38 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: GAMAWAN FAUZI Semestinya pemimpin memihak ke rakyat yang dia pimpin, dia cintai negerinya dan dia jaga negaranya..... Kearifan pemimpin bukan mendukung yang di atasnya, karena berudang di balik terumbu ... tetapi ... pemimpin yang arif yang di dukung rakyatnya ... barangkali ... wajarnya kata pemimpin di kaca ... apa yang sudah saya buat ... bukan apa yang akan saya dapat ... semoga bermanfaat ... Wassalam BuyaHMA (L.74,Majo Kayo, Piliang, Kotogadang di Padang) --- On Sat, 5/16/09, Boediman Moeslim <[email protected]> wrote: From: Boediman Moeslim <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: GAMAWAN FAUZI To: [email protected] Date: Saturday, May 16, 2009, 10:22 AM Kok iyo, jaan dipacaliakkan dulu. Awak kini masih mampunyoi masyarakat nan multi partai. tolong dipatemggamgkan. Tapi,....kalau lah indak punyo masyarakaik, yo silahkan. Tapi, maaf kalau salah. Wassalam, Tan Lembang (L,52+) Lembang, Bandung --- On Fri, 5/15/09, Sjamsir Alam <[email protected]> wrote: From: Sjamsir Alam <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] GAMAWAN FAUZI To: [email protected] Date: Friday, May 15, 2009, 12:55 PM Ado harapan Gamawan jadi Menteri bisuak ko kok SBY-Budiono nan di jargonkan GF sebagai "SBY BERBUDI", dek dari puluahan urang nan mewakili para pendukung SBY-Budiono, GF nan tapiliah mambacokan dukungan tu dalam acara pendeklarasian capres-cawapres SBY-Budiono. mak Sati (L. 72+2+13) Tabiang --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
