Apokoh Tambo Alam Datoek Sangoeno Radjo ditabikkan daliak dalam Bahaso Aslinyo, Bahaso Minangkabau (tantu dengan ejaan baru) ataukah alah ba"Caro Aluih"kan pulo?
Salam, --Nyiak sunguik --- In [email protected], "indramaharaja" <indramahar...@...> wrote: > > > Urang awak (masyarakat Minangkabau) adalah orang yang beradat. Yang tidak > tahu dengan adat dikatakan "indak tau jo nan ampek" bahkan disebut orang > (maaf) "samo jo nan bakaki ampek". (Kutipan dari buku: TAMBO ALAM > MINANGKABAU, Tatatan Adat Warisan Nenek Moyang Orang Minang; penulis Ibrahim > Datoek Sanggoeno Diradjo, penerbit Kristal Multimedia 2009. > http://kristalmultimedia.blogspot.com > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
