Dari: ardian hamdani <ardian_hmdani@ yahoo.co. id>
Topik: [forahmi] Trs: Fwd: [mediacare] PKS si Partai Kaum Fasis yang Sedang
Membangun Kekuatannya
Kepada: "forahmi forahmi" <fora...@yahoogroups .com>
Tanggal: Selasa, 20 Januari, 2009, 11:51 AM
Menarik juga membacanya..
untuk refleksi bagi kita..ambil baiknya ajalah...
Kutipan dari winwannur.blogspot. com, di bawah ini yang saya terima dari email
fwd di bawah ini..
----- Pesan Diteruskan ----
Dari: harry witjaksono <hwlaw_f...@yahoo. com>
Kepada: ardian hamdani <ardian_hmdani@ yahoo.co. id>
Terkirim: Selasa, 20 Januari, 2009
11:40:14
Topik: Fwd: [mediacare] PKS si Partai Kaum Fasis yang Sedang Membangun
Kekuatannya
Note: forwarded message attached.
-----Berikut adalah Pesan dalam Pesan-----
Menanggapi tulisan saya kemarin "Israel-Palestina, PKS dan Tangisan
Umat Islam Indonesia", di beberapa milis banyak yang mempertanyakan
kepada saya kenapa saya begitu emosinya terhadap anak PKS yang
mengatakan saya menulis karena dibayar oleh agen Israel, sampai
menyebutkan kalimat "memisahkan tubuh dan kepala" segala. Teman-teman
yang benar-benar teman mengatakan "sudahlah Win...jangan buang-buang
energi mereka memang sudah begitu".
Yang bukan teman dan bukan kemungkinan tapi pasti anak PKS juga,
menyindir dengan gaya sok tua " Kemarahan saya itu justru menunjukkan
kalau memang saya ada apa-apanya, kalau memang saya tidak seperti yang
dituduhkan, kenapa harus marah?", begitu katanya. Ini adalah logika
khas kaum fanatik gila yang sesama mereka memanggil ikhwan dan akhwat itu.
Saya begitu emosi dengan tuduhan itu adalah karena di kalangan kaum
fanatik seperti kaum PKS ini, tuduhan sebagai agen Israel dan antek
Amerika adalah sebuah VONIS MATI. Melemparkan tuduhan gila semacam
ini kepada saya sama artinya dengan melemparkan saya ke tengah kawanan
singa lapar. Ke tengah orang-orang fanatik yang percaya membunuh orang
yang berseberangan pandangan dengan mereka akan mendapat pahala yang
tinggi. Yang kalau dalam prosesnya sampai menyebabkan kematianpun, itu
bukan kematian biasa. Tapi itu adalah 'syahid' nilai kematian
tertinggi sehingga begitu sampai di surga mereka akan disambut 70
bidadari.
PKS ini adalah partainya kaum fasis, saya sebut begitu karena bagi
mereka satu-satunya kebenaran adalah kebenaran versi mereka sendiri.
Sementara definisi fasisme sendiri kurang lebih berarti : "isme yang
mempromosikan supremasi dirinya [kelompoknya] lebih dari yang lainnya
dimana supremasi itu sendiri dianggap merupakan kondisi yang terberi".
Karena definisi fasisme seperti itulah Hitler disebut fasis. Hitler
fasis karena dia bilang kalau orang Jerman Aria itu ras nomor satu,
ras paling unggul sementara ras-ras lainnya itu cuma 'monyet'.
Suharto disebut fasis karena tindakan Suharto cenderung
mensupremasikan kedudukan Jawa diatas suku bangsa lainnya. Jepang di
jaman Hirohito itu disebut fasis karena mereka percaya bahwa mereka
adalah anak tuhan di Asia, kaisar Jepang sendiri jadi Tuhannya,
sementara orang asia lainnya kalau bukan monyet, paling jadi adik
kecilnya. Israel dengan Zionismenya disebut fasis karena bagi mereka
umat Yahudi adalah satu-satunya umat pilihan Tuhan di dunia, umat
selainnya termasuk kita di Indonesia ini apalagi orang Palestina ya
cuma monyet.
PKS sendiri, jelas adalah partai fasis! Semua tindak tanduk mereka ala
wahabi yang serba ngarab dan dianjurkan sekali untuk ngarab. Lihat
gaya berpakaian mereka. Atau lihat gaya mereka anak-anak ras mongoloid
yang secara genetik memang tidak dianugerahi hormon yang memungkinkan
jenggot tumbuh lebat memaksa diri menumbuhkan jenggot meskipun tumbuh
hanya beberapa lembar saja, supaya terlihat mirip dengan orang arab.
sesama merekapun mereka memanggil dengan sebutan "ikhwan" dan
"akhwat". Bagi anggota PKS, orang lain yang non partainya yang tidak
sepemikiran atau tidak menganut aliran Wahabi seperti mereka kalau
bukan "anjing kurap" ya cuma "monyet".
Karena memang sama-sama fasis, kelakuan PKS ini persis sama dengan
Soeharto pahlawan mereka. Baik PKS maupun Soeharto memiliki hobi yang
sama yaitu membuat HANTU untuk menakut-nakuti orang yang berseberangan
pandangan dengan mereka. Kalau Soeharto terkenal dengan hantu KOMUNIS
dengan bahaya latennya maka PKS ini punya hantu peliharaan yang
bernama 'Agen Israel dan Antek Amerika'.
Sikap Soeharto dan PKS terhadap orang yang mereka tuduh sebagai HANTU
yang mereka buat sendiri itupun juga sama. Bagi mereka, tanpa perlu
pengadilan apapun, orang yang sudah dicap sebagai hantu itu sudah
layak untuk dilenyapkan. Seperti juga Soeharto, PKS dan para
simpatisan fanatiknya juga tidak membutuhkan data dan fakta apapun
untuk membuktikan tuduhannya. Cukup fantasi gila di kepala mereka.
Yang membedakan PKS dan Soeharto cuma pada tingkat kekuatan saja, jika
Soeharto punya pasukan dan sampai hari inipun masih didukung penuh
oleh militer di belakangnya. PKS ini masih 'Bayi Fasis' yang sedang
membangun kekuatannya dengan membentuk lasykar-lasykar berani mati
yang meneriakkan Allahu Akbar setiap kali mereka menghantam orang yang
berseberangan.
Tapi kalau terus dibiarkan PKS yang tumbuh besar dengan bibit-bibit
fasis dalam dirinya ini akan terus tumbuh membesar dan menghancurkan
seluruh peradaban. Unsyiah kampus tempat saya dulu pernah kuliah sudah
merasakan.
Setelah tulisan ini saya posting, saya yakin orang-orang PKS akan
kasak-kusuk sibuk sendiri seperti kucing garong yang dibakar ekornya.
Mencari tahu siapa Win Wan Nur ini sebenarnya. Siapa di belakangnya,
siapa yang mendanainya, apa kaitannya dengan Israel dan Amerika dan
segala macam teori konspirasi tai kucing lainnya. Dan saya juga sudah
bisa membayangkan kesimpulan akhirnya akan tetap Win Wan Nur itu agen
Israel dan Antek Amerika.
Tapi kalau saya atau siapapun juga yang minta bukti kesimpulan atas
tuduhan mereka itu berdasarkan data dan fakta, sampai mereka bongkar
kuburan nenek moyang merekapun ya mereka tidak akan bisa menemukannya.
Karena saya sama sekali bukan pengikut satu sekte apapun, bukan
pengikut atau simpatisan partai politik apapun. Karena faktanya Win
Wan Nur ini cuma warga biasa yang malas melihat gaya sok islam
(wahabi), sok suci dan terutama gaya sok ngarab mereka.
Wassalam
Win Wan Nur
posted by
romi
25
jkt
--- On Wed, 5/20/09, Nofiardi <[email protected]> wrote:
From: Nofiardi <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: JK dan Keluarganya
To: [email protected]
Date: Wednesday, May 20, 2009, 1:00 AM
Sanak Reza, saya cuma memandang plus - minus calon pemimpin RI masa
depan.
Kita harus memandang dari 2 sisi.
Kalau jadi latarnya pengusaha, disana ada buruh/pekerja.
Saya masih ingat sekitar pertengahan 2007 gimana getolnya JK
memperjuangkan Revisi UUK No. 13 tahun 2003.
Setelah terjadi penolakan oleh (serikatB/P)/buruh/pekerja dibeberapa
kota, SBY mengambil alih dengan membatalkan rencana revisi UU tsb.
Salah satu berita terkait.
http://safamaura.multiply.com/journal/item/28/RPP_Pesangon_Buruh_Membunu
h_Lalat_Dengan_Meriam
http://www.opensubscriber.com/message/[email protected]/7023949.
html
Nofiardi
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Assalamu'alaikum wr.wb.
Rasonyo Pak Nofiardi phobia bakalabiahan, ambo kutipkan pidato JK
waktu pembukaan KTT nasional Tripartit 28 Juni 2005.
"Tidak mungkin suatu negara dapat berkembang tanpa pertumbuhan
perusahaan yang baik, yang dapat mendatangkan pajak dan lapangan
kerja, serta kesejahteraan buruh yang memberikan pengaruh ekonomi pada
keluarga maupun memulihkan keadaan negeri ini.
Hanya dengan pekerja yang baik, perusahaan dapat berjalan dengan baik.
Begitu pula sebaliknya, buruh bisa kerja dengan baik bila perusahaan
memperlakukan mereka dengan manusiawi.
Kondisi yang ideal dalam dunia industri ini baru bisa terlaksana bila,
lagi-lagi, terjadi hubungan yang harmonis antara pemerintah, pekerja
dan pengusaha. Dalam hubungan tripartit inilah terdapat tiga
kepentingan yang mnegerucut menjadi satu. Kita memahami bahwa kita
ingin bernegara dan mempunyai tujuan yang sama, yaitu tercapainya
kesejahteraan rakyat.
Bila semua itu telah terlaksana, negeri ini akan berkembang dengan
baik, sebab hanya negara yang memahami pentingnya pertumbuhan dunia
usaha yang akan membuat negara itu maju. Demikian pula sebaliknya,
dunia usaha akan maju bila keadaan negara mendukung seluruh unsur
dalam dunia usaha."
Kalau JK seorang pengusaha yang zalim, tantu karyawannyo dari dulu
alah banyak nan demo.
Kalau masalah Undang-Undang kan ado Tripartit untuk pembahsannyo
sebelum diresmikan jadi undang-undang.
salam
Reza
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---