> > Hari Rabu, tanggal 20 Mei 2009 ambo manonton agenda Peringatan ke 101 Hari > Kebangkinan Nasional.
sebagai anak nagari, ambo meraso bangga pulo disaat ado yang berbicara dalam forum yang besar tersebut urang yang ambo kenal. satu hal yang ambo tanggapi terhadap apo yang diwacanakan oleh pak Abraham adolah kurang pekanya urang awak terhadap makna dibalik ungkapan dan kata. Presiden SBY yang telah dilewakan galanyo di nagari tanjuang alam sebagai Maharajo Dirajo Pamuncak Sari Alam belum tentu paham sepenuhnya dengan pesan yang disampaikan pak abraham Apalagi kita berbicara dalam konteks anak kemenakan baik di kampuang maupun di nagari yang dari waktu ke waktu semakin kering dengan makna. mengangkat wacana "minang" atau air, dan "kerbau" atau tenaga mengolah bumi, ketataran masyarakat yang lebih luas menuntut upaya kita memahamkan anak kemenakan terhadap nilai dan makna. derasnya arus yang mengikis pemahaman tidak dimbangi dengan orang yang berkesadaran akan bahaya yang mengancam tersebut. jadilah generari muda kita orang-orang yang menjual "minang"nya (air jernihnya) dan dengan bangga membeli minuman sampah (seperti coca-....). "Lebih bangga minum coca-cola dari pada minum air cincau (aia aka)" DAn juga rela menjadi kerbau untuk membajak sawah orang. dan makan upah dari hasil berkuli tersebut Air dan tanah bagi orang minang memiliki makna yang mendalam tidak disebut orang minang kalau tidak punya "sako dan Pusako" tidak disebut orang minang kalau tidak "batapian bamusajik" maka makna "Tanah Tumpah Darah" memang dimaknai tanah yang akan diperjuangkan dengan berdarah-darah bila diperlukan. dan setelah kita dipusakai bumi dan segala isinya. kita dipercayakan untuk memakmurkan "Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya..." (huud:61) Maka kita diingatkan kepada sebuah ayat Al Qur'an "Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. " (An Nisa':9) Wallahu'alam --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
