Senin, 25 Mei 2009 Oleh : Bastiam, Direktur Andalas Centre http://www.padangekspres.co.id/content/view/36797/55/
Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli 2009 sudah dekat. Sebagai orang Minang kita cukup prihatin, tidak satu pun putra Minang yang masuk di antara tiga pasangan capres/cawapres, SBY-Boediono, JK-Wiranto dan Mega-Prabowo. Kecuali JK, sebagai "urang sumando". Keprihatinan ini cukup beralasan, sebab sejak zaman dulu putra-putra Minang boleh dikatakan cukup dominan perannya dalam kancah perjuangan kemerdekaan maupun perpolitikan nasional pascaproklamasi kemerdekaan, sebut saja Mohammad Yamin, Sutan Sjahrir, Mohammad Hatta dan sederetan nama lainnya yang terlalu panjang kalau disebutkan satu per satu. Walaupun tidak ada di antara pasangan capres/cawapres yang putra Minang, namun bukan berarti kiamat politik bagi masyarakat Minang secara keseluruhan. Potensi "mambangkik batang tarandam" sangat terbuka dan mulai terbuka, dengan tampilnya politisi muda berdarah Minang. Seperti Fadli Zon, Indra Jaya Piliang, Jeffrie Geovanie, Irwan Prayitno, Irman Gusman dan tokoh muda lainnya di pentas nasional. Para tokoh tersebut telah menunjukkan potensi dan kelasnya sebagai individu yang layak diperhitungkan di panggung politik nasional kini dan masa datang. Terbukti Jeffrie dan Irwan sudah dipastikan mendapat posisi sebagai legislator di Senayan periode 2009-2014. Demikian juga Irman Gusman yang kembali terpilih menjadi anggota DPD mewakili Sumbar. Lain hanya Fadli dan Indra, meskipun gagal menuju Senayan, soal kemampuan dan kapasitas dua tokoh muda ini tidak diragukan dan terbantahkan lagi. Di samping itu, debutan anggota DPR RI seperti M Ichlas El Qudsi, Taslim dan Muhammad Iqbal serta lainnya yang juga masih muda, makin memberikan angin segar bagi kebangkitan politisi Minang di panggung nasional. Tinggal lagi, sejauhmana kesempatan dan peluang ini mereka manfaatkan sebesar-besarnya serta sepak terjang mereka bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan negeri ini. Fenomena Gamawan Sosok Gamawan Fauzi yang dikenal bersih dan sebagai salah satu pioner dalam pemberantasan korupsi dan saat ini menjabat Gubernur Sumbar juga dapat memunculkan harapan baru bagi terwujudnya kebangkitan politisi Minang di pentas nasional. Walau mengundang kontroversi, tapi, kalau dilihat manfaat dan mudaratnya, sudah barang tentu lebih banyak manfaatnya, khususnya bagi kebangkitan Minangkabau secara keseluruhan. Di kubu SBY-Boediono misalnya, ada Bachtiar Chamsyah (PPP), Patrialis Akbar (PAN), Irwan Prayitno (PKS) dan lainnya. Sementara itu, di kubu JK-Wiranto ada Jeffrie Geovanie, Indra Jaya Piliang dan Fahmi Idris (tokoh senior Golkar dan Menteri Perindustrian) serta lainnya. Di kubu Mega-Prabowo ada Fadli Zon. Dengan demikian, siapa pun nanti yang keluar sebagai pemenang dalam pilpres yang akan datang adalah kemenangan masyarakat Sumbar juga, karena disetiap kubu ada tokoh masyarakat Minang. Namun demikian, tentunya kita berharap agar para tokoh tersebut tidak terjebak dalam aksi dukung-mendukung yang berakibat terpecahnya potensi yang dimiliki daerah dan negeri ini. Aspirasi politik dan keberpihakan terhadap pasangan capres boleh saja berbeda, tetapi harus selalu dengan tujuan agar negeri ini keluar dari segala permasalahan yang mendera, kepentingan masyarakat, bangsa dan negara harus berada di atas segalanya. Selanjutnya harapan kita tentunya, pilpres mendatang berjalan baik. Partisipasi masyarakat pemilih meningkat, para pemilih yang sebelumnya tidak terdaftar dapat menunaikan haknya kembali. Selanjutnya, ajang demokrasi (Pilpres 2009) dapat menjadi akses dan titik balik bangkitnya kembali peran politisi Minang di panggung nasional. Semoga. (*) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
