Alaikum salam wr.wb.
Investasi pada sektor riil dan sektor lain dengan dasar jual beli barang tidak 
haram pada pasar moderen sama baiknya. Pada`zaman Nabi hanya dikenal jual beli 
barang fisik dan inestasi yang ada`saat itu hanya dalam bidang peternakan dan 
industri kerajinan. Saat ini penafsiran jual beli lebih luas lagi, tentunya 
dalam Islam dibatasi untuk barang-barang dan jasa yang halal. Sektor riil pun 
tidk akan bergerak kalau tidak ada yang invest, tinggal kita mau invest 
langsung(sektor riil) atau invest dalam bentuk modal. Justru yang kritikal 
sekarang adalah "kepercayaan". Dalam warta ekonomi edisi terakhir dikatakan 
kepercayaan adalah modal utama perusahaan yang hidup puluhan tahun. Jadi jual 
beli saham perusahaan yang bergerak di sektor riil, adalah satu cara dalam 
melakukan investasi, karena dasarnya adalah kepercayaan. Banyak pilihan untuk 
invest, asal jangan invest dalam kegiatan barang dan jasa yang dilarang agama. 
Kalau jual beli saham riba, saya belum pernah
 dengar ayatnya, atau mungkin pengeetauan agama saya yang masih sedikit.  Kalau 
membungakan uang ya itu ada ayatnya. Terimakasih atas responsnya, sangat 
beharga sekali

 
Cel./HP No. : 0816857939




________________________________
From: rinapermadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, May 27, 2009 8:48:51 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: Jual beli saham itu haram, karena...

 
Assalamu’alaikum wr wb
 
Yang Mulie Pak Anzory,
 
MUdah2an Bapak tetap dalam lindungan Allah SWT, menanggapi
ajakan Bapak ini saya ingin ikut juga sedikit,
Bila Bapak bertanya mengenai dalil-dalil? Barangkali banyak yang
bisa di gali dari Fiqih Islam itu dalil-dalil Naqlinya baik itu nyata ataupun
samar. Tapi bila kita pakai kedalaman lubuk hati kita. Mari sama-sama kita tanya
Sang Hati itu dengan :
 
“ Haruskah , Mestikah saya hidup dengan  riba??”
 
Barangkali ini terpulang ke kitanya juga…
Mudah2 an ini dapat menjadi bahan perenungan kita semua, masih
banyak saudara kita yang membutuhkan pekerjaan.
Mungkin ini bisa jadi lahan mencari amal tabungan kampung akhirat
bagi kita.
 
Semisal saja Bapak punya dana yang ingin diinvestasikan, kenapa
tidak masuk ke sector riil saja. Saya yakin dengan tidak diduga Bapak akan
mendapatkan banyak sekali saudara yang menyenangkan. Contohnya..dana yang Bapak
punya Bapak buat jadi suatu sentra industry…Nursery, perkebunan,
perikanan darat, laut atau Rumah makan Padang dengan system bagi hasilnya dll 
 
Satu usaha taruhlah Bapak bisa merekrut 10 karyawan..minimal 5
org jadi saudara hingga akhir hayat
Tambah 5 orang yang berusaha menyembahyangkan kita nanti ketika
sudah terbujur..
Nah..silahkan Bapak kali2kan itu semua…
 
Tambahan lagi, 10 orang karyawan tadi..berapa mulut pula yang
ternafkahi dengan usaha yang Bapak bukak itu. Betapa amalan yang berdenyut
hingga nadi terlemah di sekeliling kehidupan kita.
 
Mudah2an apa yang saya sampaikan tidak membebani hati Bapak..saya
sangat bersyukur Bapak bisa melihat sisi positif dari yang saya sampaikan ,
walaupun sekiranya ini saya sampaikan dengan minimnya pengetahuan dan
pengalaman saya.
 
Wassalam
Rina, 32, batam
 
Note : Barangkali untuk topic seperti ini, ada milis yang lebih
cocok seperti suraunet
 


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke