Assalamualaikum Wr Wb

 

Dunsanak Palanta RN  yang saya hormati

 

Jika saya simak pembicaraan di Palanta sehubungan Capres kita yang
berlansung bulan Juli memang cukup hangat diperbincangan, malah ada yang
terang-terangan telah menentukan pilihannya dengan berbagai
pertimbangan, bagi saya syah2 saja menilai Capres dan menentukan secara
terbuka memilih siapa. Apalagi dengan ikutnya urang sumando kita JK
sebagai ketua umum Golkar menjadi  Capres, sedit banyak (atau malah
banyak) secara emosional tentu akan berpengaruh terhadap suara pemilih
yang berdarah Minang (baik di ranah maupun di Rantau). Saya tidak akan
mengaji terutama "buruk" atau dari segi moral, etika atau track record
Capres kita ini yang bisa jadi kecenderungannya sangat subjective atau
bisa jadi juga semacam "Black Campaign".

 

Bagi saya berbicara moral, etika atau apa sajalah yang baik-baik (100 %)
sepertinya lebih asyik saya mengulang lagi baca serial Komik Ko Ping Ho
dengan ratusan buku ukuran kantongnya., saya berani menjamin yang
baik-baik dan benar itu yang menang dalam setiap kisah cerita silat Kho
Ping Ho. Pendekar yang baik dan benar serta bermoral lah yang menyelamat
dunia gonjang ganjing persilatan yang penuh kekacauan, intrik, asmara,
perebutan kekuasaan dan berdarah-darah yang akan dikuasai oleh penjahat.
Dan tidak salah sangat pas sekali dalam sebuah lagu Iwan Fals yang
liriknya berkata seperti ini kira2 "YANG BAIK ITU HANYA TINGGAL DI
KOMIK"

 

Ini semata-mata saya saya melihat fakta dan realita kondisi negara kita,
begitu banyak para Elite dan Penguasa terlibat seperti KKN dan perbuatan
amoral lainnya, sangat tipis sekali jika berbicara apakah dia Pejabat
itu Korupsi, banyak hal-hal tertentu menurut pandangan umum "hal yang
biasa saja" semisal pengusaha karena mendapatkan ijin atau lancar usaha
bisnisnya dengan mengurus segala perijinan, maka setiap yang punya paraf
diperijinan tersebut dipastikan dapat "hadiah"..apa ini korupsi..atau
kolusi..sekali lagi ini realita yang terjad dan itu biasa-biasa saja
(sekali lagi biasanya karena fakta yang terjadi atau kondisi Rill
dilapangan ya begitu). Kalau dikaji-kaji lagi ada pejabat daerah bisa
mengadakan pesta perkawinan anaknya dengan biaya sampai ratusan juta
rupiah bahkan sampai Milyar, lalu jika bicara Gaji yang didapat sebagai
abdi negara saya rasa tidak mungkin melakukan pesta yang serba wah
tersebut. Lalu disekitar kita coba lihat pejabat esolan 3 pasti ada saja
rumahnya diatas 1 M  ditambah mobil terkini 4 buah parkir dihalaman
rumahnya itu yang nampak secara mata telanjang, tentu yang tidak nampak
luar biasa juga tabungan uangnya.

 

Lalu negara ini harus tetap berdirikan,,,hidup harus tetap berjalankan
...maksud saya jika dikaji masalah etika moral dan semua baik-baik
(100%) pastinya di negara ini tidak ada pemimpin terutama ditingkat
Penguasa. SBY dibilang begini, JK begini, Mega begini dan itu pasti ada
lebih kurangnya, bagi saya yang paling pas tentunya melihat kurang
melihat lebihnya..dimana nilai berlebihnya itu yang saya pilih, kalau
mau jadi seorang radikal atau idealis tulen sepertinya setelah saya
pikir-pikir hidup di Indonesia bukan tempat yang cocok.

 

Semua kita sama saja dalam menentukan Hak Politik kita ditingkat manapun
atau dilevel manapun kita sebagai masyarakat..hanya SATU SUARA, kecuali
jika memang ada pembedaaan semisal si A mempunyai Hak Suara (Vote) boleh
menyontreng Capres 100 kali, si B karena pangkatnya tinggi 1000 Kali, si
C Penguasa kaya orang berpengaruh 5000 kali. Bagi saya orang yang Golput
karena hanya melihat Capres ini tidak berkenan karena tidak "ada benar"
nya satupun Capres ini tanpa melihat kelebihannya adalah orang yang
merugi ya itu tadi mengingat toh Negara ini tetap berjalan, hidup Di
negara ini harus tetap jalan bahkan "Setan , Kuntilanak" sekalipun jadi
Presiden....betul nggak, tapi kalau Golput..bukan Golput sih..tidak ikut
memilih mungkin karena sakit, lagi bertugas jauh, tidak mendapat atau
terdaftar yang sebenarnya ingin ikut memilihb dan lain sebaginya itu
tidak masalah..apaboleh buat.

 

Nah Satu Suara ini bagi saya sulit menentukan pilihan antara SBY atau
JK, jika saya punya dua suara tentu tidak masalah saya akan contreng
dua-duanya nanti he..he , tapi saya akan tetap memilih salah satu dari
yang dua itu setelah saya persempit  Megawati tidak masuk hitungan saya.
Jika hasilnya nanti pilihan satu suara saya ini tidak menang , bagi saya
tidak masalah  silahkan SBY atau JK  jadi presiden negara tercinta kita
ini, sekali lagi mengingat "NEGARA INI TETAP JALAN..HIDUP TETAP
JALAN"..siapapun yang jadi Presiden kan...

 

Bagi saya yang penting lagi setelah mendengar aspirasi atau
pendapat-pendapat rakyat banyak (Badarai) dilapangan yang memang saya
suka bertugas sampai ke akar rumput bersentuhan lansung dari mereka saya
mungkin sependapat dengan mereka yang banyak ini, kira-kira bahasa
mereka jika saya perhalus

 

"Terserah saja siapa yang jadi Presiden, siapa jadi pejabat baik di
Elite Pemerintahan maupun Legislatif yang penting hal yang paling utama
adalah berdenyutnya sector riil ditingkat masayarakat banyak ini
(Nelayan dan Petani), terbuka lapangan kerja dan jika pendidikan  dan
kesehatan tidak gratis paling tidak murah dalam arti terjangkau dengan
pendapatan mereka.itulah impian mereka yang paling sederhana dan
mendasar.

 

Semoga pemimpin yang terpilih nantinya memperjuangan keluhan masyarakat
banyak ini, sekali lagi jika berbicara Moral, Etika yang baik2 (100%
tulen) memang hanya tinggal di Komik Kho Ping Ho saja, begitulah
ibaratnya. Tapi mari kita berbicara nilai lebih dari Capres kita ini
yang punya kekurangan. Ibarat sebuah vector KURANG dan LEBIH ini, maka
kita bisa tarik Resultannya apakah LEBIH  Resultannya  atau KURANG
Resultannya, silahkan Dunsanak bikin tabel bobot, bibit dan bebet ketiga
Capres ini tentunya bagi orang-orang yang seperti saya yang masih belum
menentukan pihan walAU saya sudah persempit menjadi dua pilhan.

 

Demikianlah sekedar cerita atau diskusi dari saya, semoga berkenan lebih
dan kurangnya mohon maaf

 

Wass-Jepe (44, Chaniago, Pku)

 

Catatan

 

Sekarang saya tidak diatas Helicopter lagi (Helicopter View) tapi
seperti kata Bapak Epy Buchari "Satellite View"


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke