Assalammualaikum Wr Wb bapak masrur sidik Alhamdulillah, bapak telah berkenan membaca tulisan ifah, dan makasih juga untuk tambahan. Nah ini jadi puisi bersama kita ya pak. Wass Hanifah Damnhuri
--- On Sun, 5/31/09, masrursiddik masrursiddik <[email protected]> wrote: From: masrursiddik masrursiddik <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: BERKECIMPUNG DI TABEK GADANG To: [email protected] Date: Sunday, May 31, 2009, 5:45 PM Rangkayo Ifah bijak bestari, serta Sanak di RN nan mulie Kreatif, Produktif dan....... kato dan tapek antok Rky.Ifah Sajak sajak nou penuh makna Kok bulieh --semoga diinkan-- ambo salekkan dan bawarna biru Andai tak berkenan, mohon maaf dan anggap saja tak ada ya BERKECIMPUNG DI TABEK GADANG ….. ………………………………………... …………………………………………… Sebelum mencebur ke Tabek Gadang Baju di buka hingga bertelanjang Kami basorak sarato ma ancang-ancang Barabuik maloncek dari pamatang Pak pung pak pung Bunyi air kena tendang …..tangan mendayung …. bersorak dengan riang Masa kecil nan indah Laki perempuan berteman Tak ada malu Tak ada takut Tak ada kejahatan Terhadap anak perempuan Berbeda dengan sekarang Entah ke siapa anak perempuan akan ditumpangkan Bahaya mengancam setiap saat Baik oleh orang tak di kenal Maupun oleh orang dekat Kini zaman sungguh beda Kejahatan datang tak disangka Pengaruh narkoba nan meraja lela Orang tua dan masyarakat harus selalu waspada Berkecimpung di Tabek Gadang Dengan bertelanjang Sungguh indah untuk di kenang Sejarah nan tak kan terulang Wassalam dan maaf Masrur Siddik L /.67, Bandung 2009/5/31 hanifah daman <[email protected]> BERKECIMPUNG DI TABEK GADANG Sinar matahari yang langsung menyiram bumi Tanpa hambatan awan Menjadikan hawa di sekitar kita terasa panas Apalagi tak ada pula pepohonan yang rimbun Yang memberikan rasa sejuk di sekitarnya Ku ingat kembali ketika masih kanak-kanak Bila mentari bersinar terang Udara lebih panas dari biasa Usai bermain apa saja yang musim Dilanjutkan dengan mencebur ke Tabek Gadang Sebelum mencebur ke Tabek Gadang Baju di buka hingga bertelanjang Ambil ancang-ancang Satu dua tigaaaa Biiiuuuuuurrrrr Pak pung pak pung Bunyi kaki menghempas air Sementara tangan mendayung Kadang-kadang menyelam Muncul lagi sambil berperang air Dan bersorak dengan riangnya Masa kecil yang indah Laki-laki dan perempuan semua berteman Tak ada malu Tak ada takut Tak ada kejahatan Terhadap anak perempuan Berbeda dengan sekarang Entah ke siapa anak perempuan akan ditumpangkan Bahaya mengancam setiap saat Baik oleh orang tak di kenal Maupun oleh orang dekat Berkecimpung di Tabek Gadang Dengan bertelanjang Selalu terkenang dan Terbayang-bayang Apalagi ketika suatu hari Kakakku mengambil bajuku di tepian Dan membawa bajuku pulang Bengkulu, 31 Mei 2009 Hanifah Damanhuri --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
