BERITA BOHONG
Oleh : K Suheimi
Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan
kamu juga. Janganlah kamu kira berita bohong itu buruk bagi kamu. Tiap-tiap
orang mereka mendapat balasan atas dosa yang dikerjakannya. Dan siapa diantara
mereka yang ambil bagian terbesar dalam penyiaran berita bohong, baginya azab
yang besar ( An nur 11 ).
Berulang kali kita menyaksikan mendung meliputi rumah tangga, berulang kali
kita saksikan terjadinya perselisihan dan pertengkaran antara suami dan istri.
Berulang kali dipengadilan agama terjadi proses karena kesalah pahaman dan
ketidak saling pengertian antara suami dan istri. Sering akibat pertengkaran
itu anak-anak yang jadi korban. Dimana kita sering mendengar orang bilang semua
itu terjadi karna Broken Home. Mendung yang bertengger semakin gelap juga
seakan tidak mau beranjak dari rumah itu. Suasana rumah menjadi gelap, hati
penghuninya lebih gelap lagi dan menjadi gelap mata. Sehingga berbagai
keputusan diputuskan dengan gelap mata, sehingga semua jadi serba berantakan.
Berakhir dengan kehancuran suatu rumah tangga, kehancuran anak-anak penghuni
rumah itu serta kehancuran karib dan kerabatnya.
Sedih kita menyaksikan satu keluarga yang pada awalnya dibina dengan susah
payah, dengan pengorbanan yang bermacam-macam dan tampaknya bahagia tiba-tiba
jadi berantakan. Padahal tidak jarang yang menyebabkan kehancuran dan
keberantakan itu hanya hal yang sepele saja. Serin orang tertarung pada batu
yang kecil, bak kata pepatah. Kadang-kadang kita heran, kok hanya soal sekecil
itu dapat memporak porandakan rumah tangga ?.
Pada mulanya pasangan itu berusaha mempertahankan kebahagian rumah tangganya.
Ada yang berkata “berulang kali aku mencoba slalu mengalah, demi kebahagian
kita berdua, walau kadang sakit”. Tapi walaupun telah menanggung sakit, namun
retak didalam itu pun semakin merekah, seperti tak bisa diperbaiki lagi.
Terjadilah perpisahan yang merupakan titik awal kehancuran, mula-mula pisah
kamar, kemudian pisah rumah dan seterusnya.
Lalu apa bimbingan agama islam terhadap mendung yang terjadi dalam keluarga ini
? untuk itu agaknya perlu kita simak kehioupan Rasulullah SAW karena rumah
tangga Rasulullah pun pernah diliputi awan mendung, bahkan menjadi berita yang
hangat diantara keluarga para sahabat. Sehingga Rasulullah sering menyendiri
dan tafakur dimesjid. Puncak dari peristiwa itu adalah ketika Ummul Mukminin
Aisyah meminta kepada Rasulullah “Pulangkan saha aku pada ayah atau ibuku untuk
menunjukkan sakit hatiku pada mereka.” Tak apa-apa “jawab Rasulullah singkat.
Lalu beliau mengutus seorang anak untuk mengantar Aisyah sampai kerumah orang
tuanya.
Takkala Aisyah sampai dirumah orang tuanya, dia berkata pada ibunya sambil
menekan perasaan sesalnya “Semoga Allah mengampuni ibu. Orang-orang telah
berbicara bohong tentang aku, sedangkan ibu tidak pernah mengatakan itu pada ku
sedikitpun.”
“Berbahaya sekali seorang wanita cantik disuatu malam berdua saja disisi
laki-laki yang dicintainya,”kata sang ibu.
Mendengar kata itu Aisyah segera mengucapkan “Subhanallah, orang-orang telah
memberitakan itu, ayah dan Rasul telah mengetahui.”
Selama 2 malam beliau menangis dan tak bisa tidur, ia sedih, ibu sedih. Ayah
sedih dan semua sedih dan menyesali semua kejadian itu.
Sampai Rasulullah mengunjungi rumah Abu Bakar, lalu masuk menemui Aisyah yang
ketika itu bersama kedua orang tuanya dan berkata : “Hai Aisyah telah sampai
padaku ucpan orang-orang tentang dirimu, maka bertaqwalah kepada Allah. Jika
kamu berbuat jahat seperti yang mereka katakan,maka bertobatlah kepada Allah,
sesungguhnya Allah menerima tobat kepada hamba-hambanya.”
Mendengar ucapan Rasulullah itu, hati Aisyah semakin merasa sakit, ia ingin
mendengar orang tuanya membelanya, tapi kedua orang tuanya pun membisu. Dengan
tak sabar Aisyah berkata kepada orang tuanya : “Mengapa ayah dan ibu tidak
menjelaskan pada Rasulullah ?”
“Demi Allah “, jawab keduanya kemudian.” Kami tidak tahu apa yang kami katakana
sebagai jawabannya.”
“Demi Allah”, kata Aisyah.” Aku tidak akan bertobat kepada Allah, aku lebih
tahu jika aku membenarkan omongan itu, padahal Allah tahu, berarti aku berkata
apa yang tidak aku perbuat jika aku menyanggah omongan orang itu, niscaya
mereka akan percaya padaku.aku akan dapat berkata seperti apa yang dikatakan
Yakub”Aku kan sabar.hanya kepada Allah Aku mohon perlindungan terhadap apa yang
kamu ceritakan.”
Perstiwa terjadi setelah 22 hari tersebar kabar bohong,setelah 22 hari rumah
Rasulullah diselimuti mundung, seakan akan mendung itu tak mau beranjak dan
terus bergelantung serta terasa semakinberat seperti yang akan
memporak-porandakan rumah tangga Rasulullah.
Kisahnya bermula ketika Aisyah mendapat giliran untuk berangkat bersama
Rasulullah dalam satu perang,guna merawat tentara yang terluka.yaitu perang
melawan Bani Musthaliq,Rasulullah memperoleh kemenangan. Bersiap-siaplah
rombongan akan kembali ke Medinah.Sebagai istri Nabi Aisyah di persilahkan
masuk kedalam sekedup diangkat,tiba-tiba Aisyah merasa hendak buang hajat.
Segera dia pergi lebih dahulu untuk keperluan itu. Takkala dia kembali kedalam
sekedupnya,didapatinya kalung yang biasanya terikat dilerernya
hilang.Kembalilah dia ketempat buang hajat dan memcarinya disana,Akhirnya
kalung itu ditemuinya disana.
Tapi,Sebelum Aisyah kembali kedalam sekedupnya,betapa terkejutnya
Aisyah,dilihatnya orang-orang telah berangkat. Ia tidak pergi dari tempat itu,
dengan harapan rombongan itu tentu akan kembali kesana kalau mengetahui dia
tidak ada.Tapi harapan tinggal harapan, rombongan itu betul-betul tidak tau dan
mingira bahwa Aisyah tetap berada dalam sekedupnya.
Rombongan Rasulullah akhirnya sampai di Medinah,beberapa tentara menurunkan
sekedup, barulahmereka sadar bahwa Aisyah tidak ada didalamnya,semua terkejut
atas kejadian yang tak terduga itu.
Ya,sesungguhnya Aisyah tertidur ditempat penantiannya, dengan harapan rombongan
itu pasti akan kembali. Tapi malang dugaan Aisyah meleset. Semua orang tidak
mengetahui keadaan sesungguhnya. Meskipun demikian di tempat Aisyah tertidur
itu lewat seorang sahabat Shafwan bin al-Mu’athal as-Salmi. Ketika sampai
ditempat Aisyah, betapa terkejutnya Shafwan melihat wanita itu. Ia mengnal
Aisyah, lalu berucap :”Wahai istri Rasulullah Apakah anda tertinggal ? Semoga
Allah melimpahkan rahmat kepadamu.”
Aisyah tidak menjawab, lalu Shafwan mendekatkan ontanya seraya berkata
:”Naiklah !” sembari menjauh dari Aisyah. Lalu Aisyah naik dan memengang kepala
onta, berangkatlah mereka ke Medinah, sementara Shafwan menuntutnya.
Melihat Aisyah kembali, seluruh kaum muslimin merasa lega dan gembira. Tapi
orang dan kaun munafikin iri dan dengki terhadap islam dan nabi. Waktu melihat
Aisyah duduk di atas onta dan Shafwan menuntunnya. Mereka mengeluarkan
ucapan-ucapan yang batil dan bohong tentang ummul mukmin Aisyah. Mereka telah
menuduh Aisyah telah berhubungan gelap dengan Shafwan, melalui lidah mereka
yang penuh dusta,”Istri nabi kalian telah bermalam bersama seorang laki-laki
hingga pagi…….’
Tersebar luaslah kabar dusta itu disegenap penjuru Madinah al-Munawarah
sehimgga sampai ketelinga Rasulullah, Abu Bakar dan Ummu Ruman orang tua
Aisyah. Awan mendung meliputi rumah tangga Rasulullah Seperti kisah diatas.
Setelah Aisyah berkata seperti apa yang dikatakan Yakub :”Aku akan sabar. Hanya
kepada Allah aku mohon pertolongan terhadap apa yang engkau
ceritakan.”Tiba-tiba turunlah wahyu Allah kepada Rasulullah. Turunnya wahyu itu
seperti mutiara disiang hari. Rasulullah menyeka peluh yang membasahi dahinya
dan berkata :”Wahai Aisyah bergembiralah ! Allah menurunkan wahyu tentang
bebasnya kamu dari berita bohong itu, mak kegembiraan meliputi semua orang yang
berada di rumah itu.
Kemudian pergilah Rasulullah menemui orang-orang di masjidnya dan beliau
membacakan kepada mereka apayang turun berkenaan dengan Aisyah :”Sesungguhnya
orang-orang yangmembawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu
juga,janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu. Tiap-tiap
orang dari mereka mendapat balasan atas dosa yang dikerjakannya. Dan siapa
diantara mereka yang mengambil bagian terbesar dalam penyiaran berita bohong
itu, baginya azab yang besar.”
Mengapa diwaktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukmin dan
mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri serta mengapa mereka
tidak berkata :”Ini adalah suatu berita bohong yang nyata.” Sekiranya tidak
karunia allah dan Rahmat-Nya kepada semua kamu didunia danakhirat, niscaya kamu
ditimpa azabyang besar karena pembicaraan kamu tantangberita bohong itu.
Ingatlah ketika kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut, kamu
katakana dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun dan kamu
menganggapnya sesuatu yang ringan, padahal itu sisi Allah hal itu besar.
Mengapa kamu tidak berkata ketika mendengar khabarbohong itu :”Sekali-kali itu
tidaklah pantas kita perkatakan ini. Maha suci engkau ya Tuhan kami, ini adalah
dusta yang besar.” Allah memperingatkan kamu agar jangan kembali berbuat
seperti itu untuk selama-lamanya,jika kamu orang yang beriman. Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Allah maha
mengetahui dan naha bijaksana. Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar berita
yang amat keji itu terdengar di kalangan orang-orang beriman, bagi mereka azab
yang pedih di dunia dan diakhirat. Allah mengetahui sedang kamu tidak
mengetahui.
Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan.
Barang siapa yang mengikuti langkah syetan, maka sesungguhnya syetan itu
menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar. Sekiranya tidak karena karunia
Allah dan Rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu
vbersih dari perbuatan keji dan mungkar itu untuk selama-lamanya, tetapi Allah
membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Allah maha memdengar dan maha
mengetahui.
Aisyah kembali ke rumah Rasulullah seraya memuji dan bersyukur kepada Allah
S.W.T. Ummul Mukminin Aisyah telah keluar dari ujian yang keras dan Allahlah
yang telah melepaskannya dari ujian yang amat berat itu sehingga ia dapat hidup
kembali bersama Rasulullah. Bahkan setelah itu derajat kemuliaan Aisyah di mata
Rasulullah semakin tinggi “Hai Aisyah, citamu di hatiku bagaikan tali yang
teramat kuat.” Sampai nabi wafat dipangkuannya.
Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan.
Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---