Pada pemilihan legislatif lalu, saya memilih PKS untuk DPR RI. Pak Adang Daradjatun. DPRD DKI saya memilih PDS. Saya memilih PDS karena kasian melihat caleg-calegnya tidak bisa mendadak berjilbab atau berbaju koko ketika memasang fotonya di billboard..
Memilih PKS jelas. Dalam pemahaman saya, sampai hari ini partai ini relatif lebih bersih. Lalu apakah di pilpres nanti saya akan mengikuti pilihan PKS? Tentu tidak! Pilihan saya masih golput. Jagoan saya, kwik kian gie, tidak ada dalam list kandidat. Entahlah kalau nanti menjelang hari H, saya berubah pikiran. Lalu kenapa PKS begitu disorot orang ketika berada di belakang SBY-Boediono? Mengapa jilbab menjadi pertanyaan sepertinya hanya untuk PKS. Padahal di koalisi itu ada partai berbasis islam yang lain. Jelas menununjukkan PKS adalah pusat perhatian. Sama dengan orang minang di perantauan Jakarta ini. Ketika misalnya orang minang berselingkuh, dan etnis xyz melakukan hal yang sama, pastinya si minang yang akan jadi perbincangan. Value yang kita tetapkan untuk si minang dan PKS angkanya tinggi. Makanya ketika bermunculan gosip soal anggota DPR yang doyan melakukan keanehan kalau lagi studi banding ke luar negeri, sering diakhiri dengan yang dari PKS tetap aja ikut. PKS adalah sebuah sistem. Sistem dijalankan oleh orang-orang. Sistem yang bagus adalah ketika ada orangnya yang bermasalah. Sistem tersebut punya mekanisme punishment yang jelas. Apakah diperingatkan atau dikeluarkan. PKS punya sistem itu. Kembali ke soal Jilbab. Saya memahami keputusan PKS berada di belakang SBY. Berdasar asumsi SBY tak terkalahkan, PKS ingin masuk ke level eksekusi di pemerintahan negara ini. PKS ingin memperjuangkan ide-ide besar mereka terimplementasi. Terutama di portofolio menteri yang mereka incar. Demi hal ini, isu jilbab mereka kesampingkan dulu. Ada ide yang lebih besar untuk diperjuangkan. Buat saya, biarlah PKS dengan pilihannya. Lalukan pula keinginan kita yang lain. Kalau anda adalah kader PKS yang kecewa, sampaikan dalam mekanisme internal. Kalau anda simpatisan PKS yang kurang sreg dengan SBY-Budiono, untuk pilpres ini alihkan simpati anda pada yang lain. Kalau anda bukan siapa-siapanya PKS, janganlah terlalu usil mengenai jilbab ini. Usil sedikit aja deh. Piss, MS/30/jkt Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
