KORBAN BOM KIMIA IRAK

SUDAH BERJATUHAN


Apabila perang Teluk Persia benar-benar pecah, kita tidak dapat
membayangkan betapa fatal akibatnya bagi kehidupan manusia. Apa yang
disebut dengan "Chemical Weapon" yang kita kenal dengan "senjata
kimia", benar-benar ada dan pernah dicoba bukan saja kepada tikus dan
binatang, tetapi juga kepada manusia.

Bukti dan kenyataan berbicara , sama sekali tidak dapat dibantah,
benar-benar telah dicoba oleh Presiden Saddam Hussein dan serdadunya
kepada rakyat dan bangsanya sendiri suku Kurdi di Irak Utara.

Peristiwa ini dikenal dengan pembantaian Halbaja, sebuah kota kecil
pemukiman suku Kurdi yang memberontak kepada Presiden Saddam Hussein
pada pengujung tahun 1988. Ribuan rakyat Kurdi mati seketika.

Pejuang bangsa Kurdi ingin membebaskan diri dari kekuasaan Saddam
Hussein dan mengumandangkan kalimat Tauhid, "La Ilahailallah, wa
Muhammadan Rasulullah" , mengangkat senjata melawan kekejaman penguasa
Baghdad yang sekuler, pada akhirnya menerima nasibnya yang amat
drastis. Seluruh penduduk kota Halbaja, tua muda, perempuan dan
anak-anak hancur lebur ditelan senjata kimia beracun.

Bom-bom kimia yang dilepaskan dari udara itu membuat pejuang-pejuang
bangsa Kurdi bertekuk lutut, bukan saja manusia Kurdi yang hancur juga
kemulian mesjid dan madrasah dihancur-leburkan betul-betul suatu
peristiwa yang telah dicatat sebagai noda hitam rezim Saddam Hussein.

Senjata kimia itu pulalah yang amat ditakuti sekarang ini, andaikata
perang Teluk meletus.. Saddam Hussein sering sesumbar akan melepaskan
senjata kimianya lewat rudal Scud dan lewat pesawat tempur. Senjata
kimia yang beracun ini akan dapat membumihanguskan Arab Saudi dan
kawasan Teluk Persia dalam sekejap. Ancaman Irak itu membuat Amerika
dan sekutunya menjadi kecut, namun ancaman dibalas pula dengan ancaman
lebih dahsyat lagi. AS juga akan melepas bom kimianya untuk
mnghancurkan instalasi pabrik senjata kimia Irak lebih cepat .

Dengan demikian akan terjadilah perang terbuka yang akan menjurus
kepada perang dunia ke III.

Senjata kimia serupa juga digunakan Saddam Hussein ketika perang
delapan tahun dengan Iran. Semula Irak membantah sama sekai tidak
mempunyai pabrik senjata kimia, tetapi kemudian terbukti senjata kimia
Irak telah memporak-porandakan rakyatnya sendiri.

Ketika SaddamHussein menutupi keganasannya itu, sebuah tim dari Palang
Merah Internasional menemukan kenyataan amat mengerikan seperti dapat
dilihat dalam foto-foto, suatu kejadian yang tidak dapat dibantah.

Selain senjata kimia, Irak kemungkinan besar juga mempunyai senjata
nuklir. Pusat pembangkit senjata nuklir Irak pernag di bom oleh Irael
sehingga Irak harus memindahkan pusat nuklirnya ketempat yang baru.

Instalasi itu kini sudah diketahui posisinya dan jika perang meletus,
pusat-pusat nuklir Irak inilah yang akan dihancurkan lebih dulu.

Sebuah harapan menjelang "deadline" 15 Januari 1991 disampaikan kepada
pihak terkait di kawasan Teluk untuk tidak akan melepaskan sebuah
pelurupun dan akan kembali kepada keadaan normal. Semua pihak
menginginkan perang tidak akan meletus seperti yang dikatakan Presiden
AS, George Bush dalam pesan tahun barunya kepada pasukan AS di
Teluk "Anda akan kembali ke Amerika tanpa sebutir pelurupun
ditembakkan". mudah-mudahan. (ZS)



(Haluan Padang, 3 Januari 1991)

--
Posting oleh PONDOK PESANTREN MODERN AL HARBI ke ZULHARBI SALIM BLOG
pada 6/06/2009 08:26:00 PM
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke