Gamawan: Mari Belajar Tata Krama Internasional

Padang, Padek-Sumbar menargetkan kunjungan wisatawan dari Malaysia tahun ini
mencapai 1 juta orang. Warga negeri jiran tersebut sejauh ini tertarik
dengan wisata sejarah dan budaya. "Boleh saja Malaysia menargetkan wisatawan
dari Indonesia 2 juta orang. Kita juga akan ambil 1 juta orang dari Malaysia
agar datang ke Sumbar," kata Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi dalam acara
Sumatera Travel Internasional Fair (SITF) di Pangeran Beach Hotel, kemarin.

Sumbar, kata Gamawan, punya ciri khas dari daerah lain. Selain kulturnya
yang unik, juga kaya aneka kuliner. "Jadi pas untuk wisata kuliner. Kalau di
tempat lain ada butik pakaian, di sini ada butik makanan," tukasnya. Untuk
menarik wisatawan tersebut, pelaku wisata dan masyarakatnya harus lebih
ramah. Karena itu, ia juga mendukung kampanye pariwisata "Senyum Ramah
Minangkabau" yang kini mulai digiatkan segenap pemangku kepentingan
pariwisata Sumbar.

"Mungkin selama ini kita masih kurang ramah dibanding orang lain. Semua kita
harus mulai belajar tata krama internasional. Jangan lagi ada tukang palak
di objek wisata. Dengan seringnya acara-acara yang sifatnya nasional dan
internasional di Sumbar, hendaknya sikap itu bisa berubah. Kita bisa menjadi
lebih ramah," imbaunya . Untuk kegiatan promosi, Sumbar sudah membicarakan
rencana barter iklan dengan daerah lain di Indonesia, seperti Bali dan
Yogyakarta. Sample Image

Namun dukungan terhadap pariwisata tidak bisa dilihat dari kegiatan promosi
semata. Perbaikan infrastruktur seperti jalan Purus-BIM, penanggulangan
banjir Pantai Padang dan pembukaan jalan dari Siti Nurbaya ke Gunung Padang
bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata. "Pembukaan jalan Siti
Nurbaya-Gunung Padang itu sudah ditenderkan. Jadi tinggal pelaksanaan saja
lagi," ungkapnya.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar James Hellyward bersama Sekjen
Depbudpar RI Wardiyatmo memperhatikan kerajinan asal Mentawai, usai
pembukaan SITF 2009.

Sumut Lebih Disukai

Meski sudah ada upaya promosi dan perbaikan infrastruktur, tetapi kunjungan
wisatawan mancanegara ke Pulau Sumatera masih didominasi wisatawan dari
negara Malaysia. Daerah yang dominan mereka kunjungi juga masih Provinsi
Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bahkan, kunjungan wisman ke Sumut, 65
persen berasal dari Malaysia. Mereka lebih senang ke daerah tetangga Sumbar
tersebut karena lebih ramai dan jaraknya lebih dekat.
"Ke sana hanya butuh waktu 50 menit. Pukul 09.00 berangkat dari Malaysia,
pukul 08.30 WIB sampai di Medan.

Mereka juga menjadi lebih muda satu jam. Itu strategi yang kita lakukan agar
warga Malaysia datang ke Medan. Jadi saya juga ikut berpromosi," kata
Konsulat Jenderal Malaysia untuk Indonesia di Medan, Fauzi Omar.
Fauzi juga menyebutkan frekuensi penerbangan dari Malaysia ke Medan cukup
tinggi, mencapai 14 kali sehari. Itu menjadi daya tarik bagi warga Malaysia.
"Kalau orang Malaysia ke luar daerah, sukanya belanja dan lebih senang ke
seberang laut yang terdekat," ungkapnya.

Begitu pula travel agent, jumlahnya di Sumut lebih banyak. Consul of Tourism
Malaysia Noor Azman Samsudin mengatakan, bagi Malaysia, warga Indonesia juga
target wisatawan. Tahun 2008,  warga Indonesia yang berkunjung ke Malaysia
mencapai 2,2 juta orang. (*)

http://www.padangekspres.co.id/content/view/37611/1/


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke