[image: Print] Print <javascript:window.print()>
 AssWrWB, utk lbh memperjelas berita yg di posting Lina, ini saya forwardkan
berita Media Indonesia, bgmn sebernarnya apa yg dikatakan JK,
mungkin kalau ada sanak2 punya sumber lain, silahkan di Posting di RN, jadi
pesan terusan yg kita harapakan bukan hasil olahan dan komentar
sanak sendiri, yg kadang2 bisa salah kutip. Ok case closed, let be gobe be
bygone.
Wass. Muzirman Tanjung.
-----------------------------------


Negara jangan Diserahkan ke Pasar Senin, 08 Juni 2009 19:11 WIB      178
Dibaca  |  0 Komentar
<http://www.mediaindonesia.com/printing/1/1/1/78805#komentar>

ANTARA
JAKARTA--MI: Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta presiden mendatang
menjamin hak sosial, politik, dan sipil warga negara. PGI JUGA menolak
agenda neoliberalisme yang membiarkan rakyat terjun sendiri kepada kebebasan
pasar.

"Negara harus peduli kepada warga negara karena kita bukan hanya sekedar
rakyat atau konsumen," kata Ketua Umum PGI Pdt Andreas A Yewangoe saat
menerima capres Jusuf Kalla dan cawapres Wiranto di kantor pusat PGI di
Jakarta, Senin (8/6).

Ia mengungkapkan masyarakat Indonesia bukan hanya menjadi konsumen yang
membeli semua produk di pasar termasuk produk pendidikan dan kesehatan.
"Kami menuntut kesejahteraan kami tidak diabaikan, kebebasan terjamin, dan
keamanan terjaga. Dan itu harus dipenuhi oleh negara," tegasnya.

Yewangoe yang didampingi Sekretaris Umum PGI Richard Daulay dan sejumlah
pemimpin organisasi keagamaan Kristen menyebutkan selain memberi masukan
mengenai kewajiban negara, pihaknya juga meminta sejumlah persyaratan bagi
terciptanya kesejahteraan bersama seperti masalah ekonomi, kesetaraan
jender, hukum, politik, persoalan kesra, dan isu penting penting lainnya.
"Dalam bidang ekonomi misalnya kita minta pemerintah meninjau ulang sejumlah
kontrak dalam kerja sama ekonomi antar negara supaya bisa menyejahterakan
masyarakat," ujarnya.

Menanggapi masukan itu, Jusuf Kalla sepakat dengan ide anti anti
neoliberalisme yang diminta PGI. Menurut Kalla, negara jangan seluruhnya
diserahkan ke pasar. "Pasar modal penting tapi lebih penting pasar riil
seperti Pasar Tanah Abang," tegasnya.  (Che/OL-06)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke