Sanak Munarman dan Lina Sastro dan sanak palanta Yth : Ini saya kopikan satu lagi sumber berita dari Jawa Pos berkaitan dengan pernyataan JK didepan PGI beberapa waktu yang lalu . Biar nyambung sengaja ikua indak dikarek .
zul amry piliang . Politika [ Selasa, 09 Juni 2009 ]Jawa Pos JK: Pluralisme Harus Dipertahankan CALON Presiden Jusuf Kalla berjanji tetap mempertahankan pluralisme dan kebebasan menjalankan ibadah bila terpilih menjadi presiden. JK juga akan mempermudah pendirian rumah ibadah sesuai dengan proporsi pemeluk agama. ''Sumpah saya dan Pak Wiranto adalah mempertahankan NKRI dan menghormati pluralisme atau bineka tunggal ika. Tidak perlu ada keraguan,'' tegas JK dalam dialog dengan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Jakarta kemarin (8/6). Dalam dialog itu, Ketua Umum PGI Andreas Yewangoe mengeluhkan sulitnya pendirian rumah ibadah karena persoalan izin maupun penerimaan masyarakat di sekitar calon lokasi rumah ibadah. Dia mencontohkan pendirian gereja di Depok dan Cileduk yang tidak mendapat izin dari pemerintah kota dan dihalangi masyarakat sekitar. ''Gereja bukan partai politik. Kalau Bapak bisa menyelesaikan sebelum 8 Juli, jutaan umat kristiani bisa memberikan dukungan,'' katanya. Menanggapi pernyataan tersebut, JK menilai seluruh umat harus menghormati harmoni di masyarakat. Karena itu, pendirian rumah ibadah di satu daerah juga harus memperhitungkan proporsi jumlah penganut agama di daerah tersebut. ''Asal sesuai ketentuan, pemerintah pasti menjamin keadilan pendirian rumah ibadah sesuai harmoni. Kebebasan menjalankan ibadah harus mempertimbangkan keseimbangan.'' JK menilai, kasus-kasus seperti yang terjadi di Depok dan Cileduk itu tidak bisa digeneralisasi. Sebab, umat kristiani masih bebas mendirikan rumah ibadah di daerah lain, termasuk gereja yang terbesar di Asia Tenggara di Kemayoran dan Sentul. ''Untuk menghormati harmoni, sampai sekarang tidak ada Masjid Raya di Merauke karena mayoritas penduduknya kristiani,'' tuturnya. (noe/tof) --- In [email protected], Muzirman -- <muzir...@...> wrote: > > > AssWrWB, utk lbh memperjelas berita yg di posting Lina, ini saya forwardkan > berita Media Indonesia, bgmn sebernarnya apa yg dikatakan JK, > mungkin kalau ada sanak2 punya sumber lain, silahkan di Posting di RN, jadi > pesan terusan yg kita harapakan bukan hasil olahan dan komentar > sanak sendiri, yg kadang2 bisa salah kutip. Ok case closed, let be gobe be > bygone. > Wass. Muzirman Tanjung. > ----------------------------------- > > > Negara jangan Diserahkan ke Pasar Senin, 08 Juni 2009 19:11 WIB 178 > Dibaca | 0 Komentar > <http://www.mediaindonesia.com/printing/1/1/1/78805#komentar> > > ANTARA > JAKARTA--MI: Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta presiden mendatang > menjamin hak sosial, politik, dan sipil warga negara. PGI JUGA menolak > agenda neoliberalisme yang membiarkan rakyat terjun sendiri kepada kebebasan > pasar. > > "Negara harus peduli kepada warga negara karena kita bukan hanya sekedar > rakyat atau konsumen," kata Ketua Umum PGI Pdt Andreas A Yewangoe saat > menerima capres Jusuf Kalla dan cawapres Wiranto di kantor pusat PGI di > Jakarta, Senin (8/6). > > Ia mengungkapkan masyarakat Indonesia bukan hanya menjadi konsumen yang > membeli semua produk di pasar termasuk produk pendidikan dan kesehatan. > "Kami menuntut kesejahteraan kami tidak diabaikan, kebebasan terjamin, dan > keamanan terjaga. Dan itu harus dipenuhi oleh negara," tegasnya. > > Yewangoe yang didampingi Sekretaris Umum PGI Richard Daulay dan sejumlah > pemimpin organisasi keagamaan Kristen menyebutkan selain memberi masukan > mengenai kewajiban negara, pihaknya juga meminta sejumlah persyaratan bagi > terciptanya kesejahteraan bersama seperti masalah ekonomi, kesetaraan > jender, hukum, politik, persoalan kesra, dan isu penting penting lainnya. > "Dalam bidang ekonomi misalnya kita minta pemerintah meninjau ulang sejumlah > kontrak dalam kerja sama ekonomi antar negara supaya bisa menyejahterakan > masyarakat," ujarnya. > > Menanggapi masukan itu, Jusuf Kalla sepakat dengan ide anti anti > neoliberalisme yang diminta PGI. Menurut Kalla, negara jangan seluruhnya > diserahkan ke pasar. "Pasar modal penting tapi lebih penting pasar riil > seperti Pasar Tanah Abang," tegasnya. (Che/OL-06) > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
