Kiriman bung RA. Salam. Hanifah


----- Original Message -----
Subject: Negeri Di Ujung Tanduk ( III )
Date: Thu, 11 Jun 2009 22:36:37
From: [email protected] <[email protected]>
To: hanifah daman <[email protected]>

Negeri Di Ujung Tanduk ( III )

by: ricky avenzora

Wakil Raja telah menjalani masa nya untuk memimpin bangsa., dan semua telah 
jadi saksi bahwa dalam masa yang hanya seumur jagung ternyata kepintaran yang 
dibanggakannya tidak bisa mempertahankan keutuhan negeri yang telah disatukan 
oleh para nenek moyang dan para pendahulu nya. 
Janganlah hanya dipandang  hanya ibarat telah kehilangan sedikit ujung jari 
yang memberi luka tidak terperi, tapi fikirlah juga bahwa itu adalah telah 
menjadi enclave musuh untuk menyerang  negeri dari arah Timur di masa depan 
nanti. 

Janganlah dulu merasa ngeri, karena penghinaan yang dibawakan masa untuk 
seluruh negeri belumlah berhenti di sini. 
Wakil Raja tidaklah memerintah lama, karena Para Yang Mulia yang menjadi Wakil 
Anak Negeri telah pula berbuat kesalahan lagi dalam memilih Raja Baru untuk 
memimpin negeri..
Jika anak manusia sesungguhnya telah diberi ALLAH banyak mata di dalam diri, 
maka kini yang dipilih oleh Wakil Anak Negeri  untuk memipin negeri hanyalah 
anak negeri yang mengandalkan bisikan ditelinga yang langsung diterukan ke  
mata kaki. 
Manusia yang sempurna saja telah banyak lupa diri, apa lagi yang hanya 
mempunyai mata fikiran ditambah mata hati beserta empat mata kaki. 


Meskipun seperti itu, ketika dia dipilih untuk memimpin negeri, sungguh banyak 
hati yang berharap diri, bukan hanya karena selama ini dia telah dikenal 
sebagai orang tua dan penasehat ulung semua anak negeri tapi juga karena 
mempunyai banyak murid serta massa yang siap mengabdi. 
Cobalah baca dan ingat apa yang pernah dikatakan para muridnya untuk 
membesarkan gurunya sendiri. 
Guru kami adalah hebat tidak terperi, karena di dadanya ada malaikat yang 
selalu melindungi diri. 
Sampai sekarang aku tidak bisa mengerti mengapa mereka  lupa bahwa ALLAH lebih 
dekat padanya daripada urat nadi di lehernya sendiri.


Raja Baru memang luar biasa, bukan nya hanya dalam berbicara yang suka 
seenaknya saja, tapi juga begitu mudah merubah segala etika di istana. 
Janganlah Tuan menganga atau bertanya-tanya mengapa pentalon dan dasi telah 
berubah menjadi celana kolor dan kaos onlong saja. 
Ingatlah pula  apa yang dibuatnya ketika dirinya mulai menuai hina, 
Jika dahulu seorang penguasa mengeluarkan dekrit untuk menyelamatkan bangsa, 
maka Raja Baru mau meniru pula untuk menyelamatkan muka dan kursi kekuasaan 
nya.     

Marilah kita fikirkan ulang dengan tenang apa yang telah dibuatnya, dengan 
mengajukan pertanyaan: "apakah Raja Baru adalah bodoh adanya?"
Jika kita jawab dengan fikiran saja, maka bisa tidak  atau bisa iya jawabannya.
Jika tidak, maka adalah karena dia hapal banyak hal dikepalanya, mulai dari 
nomor telepon hingga berbagai isi buku-buku agama, sehingga tak heran dia 
dikenal sebagai alim ulama yang serba bisa, termasuk isu tentang  suka memangku 
wanita yang bukan menjadi muhrim nya. 
Jika iya, maka sungguh sia-sia lah semua murid dan massanya karena punya guru 
dan pimpinan yang ternyata bodoh adanya.

Iya dan tidak adalah tidak boleh dibiarkan begitu saja, shalat istiqarah perlu 
dilaksanakan untuk mencari petunjuk jawabannya. 
Jika hati dibersihkan dulu dari iri dan dengki, maka Insya ALLAH mata hati akan 
memberikan cermin yang menggambarkan hijab jawaban yang tersembunyi. 
Sesungguhnya Raja Baru adalah tergolong manusia yang luar biasa, meskipun punya 
salah dan  dosa sebagaimana manusia umumnya tapi dia sungguh punya kelebihan 
dalam hidup dan diri.. 
Apapun bunyi hijab yang dizinkan ALLAH untuk bisa terbaca pada cermin di dada 
dan kepala maka itu adalah rahasia setiap lakon kehidupan yang tidak boleh 
sembarangan dibicarakan secara terbuka. 

Apapun itu isi hijab yang didapat oleh setiap anak bangsa yang bersujud dan 
berdoa kepada Sang Maha Pencipta, maka tetap saja di mata dunia kembali bangsa 
dari Negeri Di Ujung Tanduk menjadi bahan tertawaan dan hinaan seluruh isi 
dunia.   
Mereka tertawa bukan hanya karena melihat kekurangan dan perilaku Pemimpin Baru 
yang memang ganjil sikapnya, tapi juga lebar tertawa karena mereka berhasil 
menjalankan langkah berikutnya untuk kembali menjajah bersama-sama. 
Banyak pohon rindang yang ditumbangkan para murid Raja Baru hanya dengan tangan 
kosong, sehingga tak heran kalau tentara pembela bangsa dengan begitu saja dia 
kebiri,  yang barangkali  ingin dia ganti dengan. Pasukan Jin yang dia percayai 
lebih berani mati serta dia anggap lebih  mumpuni. 
Kini Tuan boleh geleng-geleng kepala dan mengucap adanya, karena ternyata kisah 
Sulaiman dan Musa telah sia-sia ditangan Raja Baru yang selama ini dikenal 
sebagai super alim-ulama. 

Semoga pagi yang cerah di sini bisa membawa hidayah bagi Tuan-tuan  dan 
Puan-puan semua, sehingga mata fikiran dan mata hati bisa terbuka untuk 
mengenang dan mencerna serta mengambil hikmahnya. 
Agar kopi manis yang telah dibuatkan oleh  istri tercinta Tuan-tuan semua  
tidak menjadi dingin percuma, maka ijinkalah  cerita ini kita jeda dulu adanya. 
Agar Tuan-tuan dan Puan-puan tidak terlambat pergi bekerja, maka segeralah 
mandi dan janganlah lupa basahi kepala.
Agar pekerjaan Tuan-tuan dan Puan-puan menjadi amal shaleh nantinya, 
luruskanlah niat dan bacalah basmalah untuk memulainya.


Ruangan Kesedihan Tanpa Bicara, 12 Juni-09
Jam 06.36

Salam,
r.a

 

Powered by Telkomsel BlackBerry®


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke