Salam taragak juo baliak dinda, iyo lah lamo indak basuo kito yo, masih
ditampek nan taralah juo kini?
wasalam
abpmalinbandaro

Pada tanggal 14/06/09, Arlen S. M. <[email protected]> menulis:
>
>  Suai bana awak tu kanda,pa kabar knd,ambo doakan smg knd sklrg lai ado
> sehat2 n sukses slalu dalam sgl hal handaknyo,amiiien..........
> Salam Taragak jo kanda sklrg,maklum alah lamo pulo kito ndak
> basuo.Wassalam,Arlen St.Mudo
>
>
>  ------------------------------
> *Dari:* Arman Bahar <[email protected]>
> *Kepada:* [email protected]
> *Terkirim:* Minggu, 14 Juni, 2009 12:16:30
> *Topik:* [...@ntau-net] Re: Hampir Semua Tokoh Sumbar, Masuk Tim Pakar
> SBY-Boediono
>
>
>
> Well, tampaknyo bukan sekadar, “bondong aia bondong dadak” mah yo, “gabak
> dihulu tando ka hujan cewang dilangik tando kapaneh” kayaknyo kini ko
> bia-lah “kaniang ba-luluak asali tanduak manganai” kan “kok pandai maniti
> buiah salamaik badan ka subarang”, asali indak sakadar “kudo palajang bukik”
> sajo lah
> abp
>
> --- On *Sun, 14/6/09, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>* wrote:
>
>
>
>    Pak Nof, bung Andrinof, dan para sanak aa palanta,
>
> Angin memang telah berubah. Sumatera Barat yang sejak tahun 1971 berada di
> bawah pengaruh Golkar, dalam tahun 2004 dipengaruhi oleh Partai Demokrat.
> Faktor yang paling menonjol dalam perubahan ini adalah pesona SBY.
> Kecenderungan itu berlanjut dalam tahun 2009 ini.
> Fenomena yang hampir sama juga terlihat di berbagai daerah lain. Herannya
> di Riau masih tetap Golkar yang menang. Entah mengapa.
> Yang menarik lagi, SBY terlihat juga berubah. SBY yang dahulu kita kenal
> sebagai tokoh santun dan terkesan dizalimi Mega/TK, kini selain tetap
> santun, juga tampil sangat 'pede' dengan kemampuan politik yang sungguh
> canggih.Cara beliau memutuskan kerjasama dengan JK sungguh mengejutkan
> saya... Rupanya sudah lama beliau tidak menyukai JK, tetapi tidak beliau
> sampaikan langsung. Pada saat 'injury time' bagi JK menjelang pencalonan
> dalam rangka pilpres, SBY mengeluarkan kartu truf, sehingga terkesan JK agak
> 'klabakan'. Mungkin saya salah, tetapi rasanya kok JK yang kini terkesan
> dizalimi -- dengan santun -- oleh SBY.
> Sungguh menarik bahwa sekarang [hampir] seluruh tokoh Sumbar ikut dalam
> 'band wagon' SBY, walau dalam kenyataan adalah JK --  dalam posisinya
> sebagai Wapres -- yang telah berbuat banyak bagi kepentingan Sumbar.
> Pepatahnya, mungkin, 'maambiak tuah dari nan manang'. Hanya terkesan bahwa
> kini 'semua telur berada dalam satu keranjang'.
> Tapi, yah, itulah politik, atau lebih jelasnya, 'pragmatic politics'.
> Sekiranya seluruh pemilih di Sumbar bersama sebagian besar elitenya nanti
> juga memilih SBY, kita mau apa? Make the best it.
> Info akhir-akhir ini bahwa selama kurun pemerintahan SBY-JK hutang Republik
> semakin banyak, sungguh merisaukan saya.
>
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta)
>
>
>
> --- On *Sun, 6/14/09, Y. Napilus <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: Y. Napilus <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Re: Hampir Semua Tokoh Sumbar, Masuk Tim Pakar
> SBY-Boediono
> To: [email protected]
> Date: Sunday, June 14, 2009, 8:37 AM
>
>  Bung Andrinof,
>
> Apakah ini krn orang Minang terlalu banyak punya falsafah yg secara tak
> sengaja diaplikasikan secara salah kaprah: "Dimana bumi dipijak, disitu
> langit dijunjung...?". "Gabak di hulu tando ka hujan.....", dlsbgnya. Krn
> Demokrat pemenang mayoritas kmrn, dan tokoh2 tsb akan maju sbg Cagub tahun
> depan, mereka kan perlu dukungan DPR dan khususnya DPRD Sumbar....? Bgmn
> menurut anda? Thanks.
>
> Salam,
> Nofrins
>
>
>  ------------------------------
> *From:* Andrinof A Chaniago <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Sunday, June 14, 2009 6:23:36 AM
> *Subject:* [...@ntau-net] Re: Hampir Semua Tokoh Sumbar, Masuk Tim Pakar
> SBY-Boediono
>
> Sepertinya pelajaran jaman Orba, yang rasanya belum bisa kita hapus dari
> memori, sepertinya tidak dipedulikan oleh elite-elite Minangkabau. Politik
> tanpa jati diri, tanpa landasan berpikir yang jelas dan konsisten, tanpa
> melihat pentingnya check & balance antarelite, tetapi berebut dan
> beramai-ramai mengekor ke calon yang diperkirakan akan berkuasa yang
> akhirnya mendorong terbentuknya sruktur kekuasaan yang hegemonik, sepertinya
> tidak pernah kita sesali sebagai sebuah kekeliruan etik dalam berpolitik.
> Dulu, di jaman Orde Baru, hampir 100% elite-elite Minang menjadi pembela
> luar biasa Golkar. Banyak dari mereka yang terlibat secara langsung dan
> tidak langsung memenangkan Golkar dengan cara kasar hanya untuk mencari muka
> kepada Penguasa Pusat bahwa mereka berhasil mengajak warga Sumbar mendukung
> Pemerintah Orba. Penyakit oportunis dan pragmatis kolektif itu membuat tidak
> ada kelompok elite yang bisa berdiri efektif sebagai kekuatan kontrol.
> Akibatnya, kalau kita perhatikan situasi di awal era reformasi pasca Orba,
> secara moral elite-elite Minang ketika itu tengah masuk ke kuburan massal
> yang digalinya sendiri dengan cara-cara berpolitik sebelumnya. Berbeda
> dengan daerah-daerah lain, dan dari masa lalu orang Minang, orang Minang
> awal reformasi tidak punya tokoh yang berwibawa di tingkat nasional maupun
> di Sumbar sendiri.
> Saat ini, sebetulnya sistem politik yang demokratis dan multipartai telah
> memaksa elite untuk siap hidup berganti posisi, menjadi bagian dari penguasa
> atau bagian dari oposisi. Tetapi, tampaknya penyakit asal ikut yang menang
> telah menjadi budaya di kalangan elite politik Minang.
> Yang menyedihkan adalah, tidak ada yang merasa sedih dengan perilaku elite
> seperti ini.
> Salam,
>
> Andrinof A. Chaniago
>
> 2009/6/8 Nofend St. Mudo 
> <[email protected]<http://us.mc575.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
>>
>> Selasa, 09 June 2009
>> Hampir Semua Tokoh Sumbar, Masuk Tim Pakar SBY-Boediono
>>
>> Padang, Singgalang
>> Hampir Semua kepala daerah di Sumbar masuk menjadi Dewan Pakar Tim
>> Nasional
>> Kampanye SBY-Boediono, kecuali Bupati Tanah Datar, Agam dan Bupati
>> Kepulauan
>> Mentawai.
>> Tim Pakar itu diketuai oleh Azwar Anas, dengan wakil Gamawan Fauzi.
>> Sementara anggotanya Hasan Basri Durin, Hasan Basri, Mukhlis Ibrahim,
>> Fachri
>> Achmad serta para bupati dan walikota. Nama-nama lainnya, Is Anwar,
>> Sultani
>> Wirman, Asrul Syukur, Rusdi Latif, Nasrul Siddik, serta sederetan nama
>> lainnya masuk menjadi Dewan Pakar... Anggota Dewan Pakar berjumlah 54
>> orang.
>>
>> Sementara Ketua Tim Kampanye dipercayakan pada Ikasuma Hamid, Sekretaris
>> Yul
>> Teknil, Koordiantor Logistik, Liswandi, Koordinator Hukum dan Advokasi
>> Hasranita, Koordinator Media dan Dokumentasi, merangkap Juru Bicara Gusfen
>> Khairul, serta sejumlah koordinator lainnya.
>>
>> Tidak dihubungi
>>
>> Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Amran Nur ketika dihubungi kemarin
>> menyatakan, ia sudah tahu namanya masuk ke dalam tim dari pemberitaan
>> suratkabar.... "Tapi sampai hari ini saya tidak pernah dihubungi," kata
>> dia.
>>
>> Walikota Solok, Syamsu Rahim yang dikontak kemudian juga menyatakan, ia
>> tidak pernah dihubungi. "Saya ini kan orang Golkar, secara institusi
>> politik
>> saya tak mungkin masuk tim Pak SBY dan itu sudah saya sampaikan kepada Pak
>> Azwar Anas," kata dia. Ia tidak tahu kenapa namanya masuk juga.
>> "Bagi saya terserah siapa yang akan jadi presiden, tapi saya orang
>> Golkar,"
>> katanya.
>>
>> "Oh ya, saya memang tim SBY, kita sudah lihat hasilnya selama lima tahun
>> ini," kata Bupati Limapuluh Kota, Amri Darwis, kemarin.
>> "Kepala daerah itu tetap 'Kuning" (Golkar-red) jadi perlu kami jelaskan,
>> mengingat semenjak dideklarasikannya Tim SBY-Boediono pada Minggu (7/6) di
>> Bukittinggi, banyak kader Golkar yang menanyakan kebenarannya pada saya.
>> Sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar, saya telah mengkonfirmasikan hal itu
>> kepada bupati/walikota terkait. Sejauh ini, mereka menyatakan tetap
>> 'kuning'
>> dan tetap komit mendukung JK-Wiranto," jelas Sekretaris DPD Partai Golkar
>> Sumbar, Irdinansyah Tarmizi  kepada wartawan, Senin (8/6) di DPD Partai
>> Golkar Sumbar.
>>
>> Fungsi dewan pakar
>>
>> Juru Bicara Tim Kampanye SBY-Boediono, Gusfen Khairul yang dihubungi
>> secara
>> terpisah, kemarin menyatakan, dewan pakar tidak ikut serta dalam urusan
>> teknis. "Rapat-rapat juga tidak," kata dia. Dewan Pakar antara lain akan
>> dimintai arahan-arahan, solusi-solusi untuk menangkis isu negatif. "Jadi
>> ketokohan beliau yang lebih menonjol," kata Gusfen.
>>
>> Menurut dia, semua nama yang tercantum dalam tim kampanye, apalagi tim
>> pakar
>> sudah dihubungi oleh Partai Demokrat dan partai-partai koalisi. "Semua
>> menyatakan setuju waktu itu," kata Gusfen.
>>
>> Jika kemudian ada yang keberatan, tak soal, bisa jadi itu terjadi
>> disebabkan
>> pertimbangan-pertimbangan pribadi atau masukan dari berbagai pihak.
>> "Sesuatu
>> yang amat wajar dalam situasi politik yang amat cair seperti sekarang,"
>> tukuknya.
>>
>> Menurut wartawan senior ini, "Insya Allah semua nama yang tercantum dalam
>> tim, hatinya sudah bersama SBY, karena itu, mari kita lanjutkan!"
>> Gusfen meminta, soal nama dalam tim pakar menjadi urusan pribadi-pribadi
>> yang bersangkutan. Tersebab hal itu, pihak lain jangan memaksakan kehendak
>> pada pribadi-pribadi itu. "Mari kita buhul erat persaudaraan dan rasa
>> saling
>> memiliki di Ranah Minang ini," tambahnya. (003/308)
>>
>> http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=2029
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ------------------------------
> Get your new Email address!
> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
> Grab the Email name you've always wanted before someone else does
> ------------------------------
> Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. Download
> Yahoo! Toolbar sekarang .
> <http://sg.rd.yahoo.com/id/search/toolbar/mail/signature/*http://id.toolbar.yahoo.com/>
> >
>
>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke