Christine Dobbin mengurai secara detail tentang kehidupan masyarakat Minangkabau tahun 1800an dalam salah satu bukunya yang bercerita tentang perang padri,ekonomi serta kehidupan adatnya.
Seakan tidak percaya saya saat beliau mengurai dengan pasti dan rinci tiap daerah di Minangkabau berikut tradisi masyarakatnya. Sebuah contoh, masalah harato pusako sudah sejak tahun 1800 masalah yang sekarang terjadi sudah terjadi pula dijaman itu.Masalah lahan yang terbatas dengan jumlah penduduk yang trus bertambah serta silang sengketa antar keluarga sudah terjadi. Carito rancak di labuah yang menggambarkan kebiasaan urang Minangkabau mau berhabis habis demi sebuah alek,mau berhutang kian kemari demi Gaya sudah diceritakan pulo tahun 1800an. Pola pertanian dan ekonomi yang dikembangkan sudah sejak dahulu dilakukan secara perorangan atau sendiri sendiri,sehingga hampir tidak ada usaha yang besar tumbuh didaerah ini. Itu mungkin sebagian dari isi buku yang ternyata pola hidup kita urang Minangkabau alah terbentuk sejak zaman saisuak. Lalu apa hubungannya dengan Golkar?,kalau diamati mirip mirip walaupun satu organisasi politik yang satu sifat si padang. Golkar dihuni politikus top yang demi ambisinya setiap politikus akan siap saling injak tidak peduli itu teman atau lawan. Opportunis bahasa kerennya,loyalitas nomor sekian,kalau ka jatuah jaan bao den.Tidak ada teman setia yang ada kalau indak kini bilo lai.Kalau paralu dicalik dulu arah no baru kasinan wak maadok. Dahulu kalau arsip milis ini diangkat kita pernah diskusi,kenapa Si padang kalah dengan si batak?katanya si batak setelah sukses dia berikan kesempatan pada si batak yang lain dab begitu seterusnya. Kalau si padang sukses dia cari orang jawa bukannya si padang.kabanyo kalau si padang nan wak bao beko wak di bao lalu sei dek nyo.Si padang sukonyo ma elo kaki wak kebawah, kalau indak kini bilo lai wak duduk di tampek no. Padahal kalau diperhatikan 60% dari mesin politik di indonesia adalah jebolan kampus Golkar, dengan kata lain cuma yang terbaik yang berada di Golkar karena alumnusnya bisa menduduki top position di banyak partai. Termasuk presiden wak kini jadi anggota mpr\dpr di dudukan oleh Golkar. Si padang ini, kato Gubernur sumbar GF "Sejak lahir sudah punya keahlian berdebat".Kualitas SDM si padang masih diatas rata rata jika perorangan.Kalau ditanya siapa pemenang pemilu/pilpres 2009, jawabnya si padang karena dipartai top pasti si padang ada dibelakang layar. Jadilah Golkar dan Si padang. Mintak maaf ko ado kato talongsong, ini hanya sebuah tulisan dari sebuah buku dan diskusi kita beberapa waktu lalu dan coba dikaitkaitkan dengan keadaan kekinian. Salam Hormat Ronal Chandra Note: tentunya tidak bisa di generalisir Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
