Sur, mudah2an saking sibuknya bicara, kita tidak lupa menyimpulkan apa yang
dibicarakan, dan kemudian bertindak berdasarkan kesimpulan pembicaraan itu.
Jangan sampai pembicaraan berlangsung terus dan berhenti ketika ada topik
lain yang dibicarakan.... terus bicara lagi, dan berhenti kalau ada topik
lain lagi ... kapan melakukannya ya ...?

riri
bekasi, l, 47

2009/7/11 Lies Suryadi <[email protected]>

>   Mak Tan Ameh sarato sidang di palanta nan ambo hormati,
>
> Soal "Si Padang", baiko  mah kecek seorang Ulando nan indak manyabuik'an
> namonyo nan mengunjungi Sumatra's Westkust pada pertengahan abad ke-19
> (labiah 150 tahun nan lewek):
>
>
> De Sumatraan is een geboren spreker. Ieder heeft ook vrijheid te spreken,
> zoowel de minste koelie als zijn hoofd. Ja, het gebeurt vaak, dat de laatste
> den eerste in de reden valt en nu, onder de toejuiching der menigte, zijne
> rede vervolgt. Ieder kampong-man kent zijne oendang-oendang, ’s lands wetten
> en gebruiken. Hij mag en zal ze ook steeds in de vergadering laten gelden
> tegen iedereen, die hem slechts het minste in zijn regt te kort wil doen.
> Zij winnen het in dit opzigt misschien nog van de republikeinen in
> Frankrijk. Staad hun hoofd hun niet aan, heeft hij onregt gepleegd,
> aanstonds beleggen zij raad en nog spoediger dan Louis Philippe is hij van
> magt en heerschappij beroofd, ook een ander in zijne plaats verkozen (Anon.
> 1856:55).
> Terjemahannya kurang labiah sbb:
>
> Orang Sumatra (maksudnya: orang Minang) dilahirkan untuk bicara. Semua
> orang memiliki kebebasan berbicara, baik kuli yang paling rendah maupun
> pimpinannya. Bahkan sering terjadi seorang kepalamenginterupsi perkataan
> kuli dan melanjutkan pidatonya sambil disoraki orang banyak. Setiap orang
> kampung mengenal undang-undangnya, peraturan-peraturan dan adat-istiadat
> setempat. Dalam rapat semua orang boleh (dan akan) membela haknya melawan
> siapa saja yang mencoba menyerobot hak itu. Dalam hal ini, mereka mungkin
> lebih hebat daripada kaum Republik di negeri Perancis. Apabila pemimpin
> mereka tidak disukai lagi, atau kalau dia melakukan kejahatan, masyarakat
> langsung bermusyawarah. Kemudian pemimpin itu bisa kehilangan kekuasaannya
> dan diganti lebih cepat daripada Luis Philippe.
>
> (Sumber: Anon. 1856."Fragmenten uit eene onuitgegeven reize naar Padang en
> dezelfs bovenlanden", *Warnasarie* [Indisch Jaarboekje] (1856): 1-56.
>
> Ha ha....iyo santiang "Si Padang" ko.
>
> Salam palanta dari Nugari Ateh Angin. Ambo lah bakameh2...untuang2 minggu2
> muko lai sampai di Padang. Lah taragak lo jo kuah sate masudu jo daun
> pisang.
>
> Wassalam,
> Suryadi
>
>
>
>
>
>
>
>
> ------------------------------
> Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang!
> <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/>
> Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah muda
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke