Sanak di lapau,
 
Aha baikolah.....sudah cakak takana silek. Samantaro anak2 mudo awak bi saliang 
bapacu maracak honda buektan Cino jo Japang (acok patah2 dek inyo) dan baganti2 
HP, anak2 mudo Baraik ko nyo tenteang ransel pai ka nugari jauah sasudah 
bakarajo kareh 6 bulan mancari pitih balanjo jo bakarajo di restoran atau 
dimana sajo (acok mbo liek mahasiswa/i di siko co itu). Nyo kumpuakan kepeng 
sen demi sen supayo dapek bajalan2 ka lua nagari (bukan supayo dapek bali hp 
mode baru; hp urang Balando ko kebanyakan Nokia lamo nan ndak tapakai lai di 
Indonesia). Nyo pai ka nugari2 jauah untuak manambah pengalaman jo ilimu. 
Pulang dari pajalanan buku hariannyo panuah. Banyak nan manabik'an novel atau 
buku sudah tu.
 
Samantaro tu, anak2 mudo awak batambah bagalinsam-pinsam jo hp dan honda mode 
baru. Batambah kayo urang Japang jo Cino dek inyo. Anak2 mudo awak takuik pai 
avontur walau hanyo ka pagai, apo lai ka kapulauan Rajo Ampek. Indonesia laweh 
dan terdiri dari babagai suku ko indak begitu menarik dek mereka.
 
Salam,
Suryadi
 
 
 


--- Pada Sen, 13/7/09, Reni Sisri Yanti <[email protected]> menulis:


Dari: Reni Sisri Yanti <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Re: Bule Pengajar Silat Kumango
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 13 Juli, 2009, 2:17 PM







sebelum ke belanda, patent kan lah dulu silek kumango, baru bulia di ajaan di 
sinan, kali indak beko di patenan lo dek inyo manjadi silek belando,...
 
renny,ancol

--- On Mon, 7/13/09, Nofiardi <[email protected]> wrote:


From: Nofiardi <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Bule Pengajar Silat Kumango
To: "rantau net" <[email protected]>
Date: Monday, July 13, 2009, 11:10 AM








Senin, 13 July 2009
Bule Pengajar Silat Kumango
YUSNALDI

BATUSANGKAR - Silat, sebuah tradisi yang lahir dan besar di ranah Minang. Namun 
bila ditanya kemampuan mewarisi tradisi, dan keberadaannya hari ini, tentu akan 
sedikit “menciderai budaya” dan menjadi persoalannya.
Kegamangan muncul bila melihat fenomena saat meredupnya gairah silat tradisi 
yang punya banyak aliran, seperti anak-kemenakan yang malas mempelajarinya. 
Guru silat kebanyakan sudah uzur. Secara fisik tak sanggup lagi mengajari 
ilmunya, atau secara ekonomi mereka tak bisa menanggung beban kehidupan kalau 
dari hasil mengajarkan silat semata. 
Ketika bertemu dengan seorang bule asal Belanda yang seakan telah
mewarisi tradisi ini, Singgalang merasa ada yang menyentak atau
merenggut saat tradisi di surau zaman saisuak.
Saat anak muda di halaman surau belajar silat yang punya banyak
aliran itu, mereka mahir segalanya. Bersilat dan ilmu agama, ini
semata karena tradisi di mana seorang laki-laki besar di surau, yang ditempa 
ilmu luar dan dalam batin.
Atas kesungguhan dan kesabaran laki-laki bermata hijau ini tak
mustahil nanti silat Kumangngo yang dipelajari dan dikuasainya itu akan pindah 
tempat ke Belanda, dan dapat dibayangkan silat Kumango bakal lebih maju dan 
berkembang pesat di Eropa, karena di tanah kelahirannya disambut dingin dan 
telah ditinggalkan.
‘Pewaris budaya’ itu sebelum pandai silat Kumango punya nama Bert Van den 
Boorn, kemudian  menjadi Muhammad Abdul Latif saat ia merasakan bagaimana silat 
Kumango mengandung pancaran akidah, ia kemudian mengucapkan kalimah syahadat.
Latif yang saat ini bekerja di sebuah Comtree, Clint Communication Center 
lancar berbahasa Indonesia, bersama dua koleganya, Don Arfin dan Agus Tri 
Mulyono.
Latif mengaku tengah mempersiapkan diri untuk menghadap Presiden
Silat Antarbangsa, Edi M. Nalapraya di Jakarta meminta rekomendasi dan 
legalitas permanen status kepelatihannya di Belanda.
Karena sebelumnya, ia telah telah diberi sertifikat dari Dewan
Pembina IPSI Sumbar, yang saat itu dipegang oleh M. Shadiq Pasadique yang 
membolehkannya menjadi guru silat.
Dalam kegelisahannya, Latif seakan bertemu segalanya delapan tahun lalu, ketika 
guru silat Malin Marajo yang punya sasaran Persikum di Lantai Batu menerimanya 
menjadi murid.
Dianggap demikian, karena selama di Belanda ia telah mahir dengan
ilmu bela diri silat santuang sebuah aliran silat campuran asal Cina. Namun, 
dalam proses demikian ia merasa kurang mendapatkan nilai lebih dari beladiri 
yang telah dipelajarinya sejak remaja itu, karena jurus-jurusnya merupakan 
campuran dari ilmu beladiri.
Tak hanya itu, ia juga pelajari tentang filsafat Budha dalam
aliran beladiri  yang dirasa kurang menjawab kegelisahannya,
apalagi tradisi Barat yang kian tak sesuai dengan nuraninya.
Masih dalam kegelisahannya, karena telah dekat dengan ilmu filasafat Timur yang 
seakan membuatnya berpetualang, maka  ia terpanggil ke Indonesia, untuk lebih 
mengenal semuanya ia belajar tradisi dan budaya beberapa waktu di Jawa, dan 
dalam perjalanannya ia sampai di Luak Nan Tuo.
Guru yang menerima Latif mengajarkannya dengan filosofi silat
Kumango dalam kekuatan ada kelembutan. Selama tiga tahun ia tekun belajar 
dasar-dasar silat. Selama itu pula sering ia bolak-balik
Belanda-Batusangkar untuk memantapkan ilmunya.
Menurut Latif, silat Kumango telah mengajarkan banyak makna dalam hidupnya, 
untuk menahan diri dari nafsu amarah, membela dan menjaga diri dari segala 
kemungkaran. (*)
http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=2462
 The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you. 





      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke