Selain itu awak paralu melakukan proteksi terhadap Tsunami produk produk asing 
yang masuk ke indonesia. Proteksi akan membuat ekonomi dalam negeri tumbuh 
sehingga industri kreatif dalam negri dengan basic jati diri bangsa akan 
otomatis tumbuh.

Negara negara seperti Cina, taiwan dan jepang sendiri melakukan proteksi ini 
untuk melindungi industri dalam negeri nya. Jepang mengembangkan sendiri 
teknologi selularnya sehingga model HP yang digunakan pun di produksi sendiri 
dengan gaya mereka sendiri. Sehingga tidak aneh di Jepang jarang atau korea 
jarang kita temui merk merk HP top seperti diindonesia.

Kalau Konsumerisme terhadap produk produk dalam negeri saya yakin akan lebih 
bermamfaat terhadap ekonomi dan bangsa itu sendiri. Setelah menang dalam 
pilpres SBY mengatakan "Tidak boleh ada kapitalis Rambut Hitam" semua harus 
seimbang antara Rambut Hitam, Mata Sipit dan Rambut warna. 

Entah lah yh saya melihat kedepannya pola ekonomi masih tidak berpihak pada 
sektor real seperti umkm dan industri dalam negeri, padahal berkali kali 
industri dalam negeri ini yang menyelamat kita dari krisis.

Pertembuhuan 4.5% yang di dengung dengungkan oleh pemerintah ini dalam masa 
krisis lebih karena indonesia big market dan industri dalam negeri trus tumbuh 
walaupun Ngos Ngos-an melawan raksaksa industri dunia yang ada diindonesia.

Kadang saya berpikir kenapa sih pemerintah tidak mau mengembangkan atau 
mendorong industri dalam negeri ? Kalau besar industri dalam negeri dan 
pengusahanya, kalau korupsi kemana mereka mau kabur ? tapi kalau yang terjadi 
selama ini ? kalau mereka korupsi nangkap nya pun susah karena sudah ada diluar 
negeri ?

Kemudian kalau besar pengusaha dalam negeri kemana sumbangannya akan diberikan 
? pasti didalam negeri. 

Tapi kalau pengusaha selain pribumi menjadi besar kemana sumbangan akan 
diberikan ? dibawah ini link nya silahkan baca sendiri :

http://economy.okaezone.com/index.php/ReadStory/2009/07/14/277/238520/bos-mayapada-beri-usd2-juta-ke-kampus-singapura

Dan ini bukan yang pertama, dahulu sinar mas pun begitu.


Kalau unand atau universitas lainnya di indonesia mendapatkan bantuan sebesar 
ini apa kira kira tidak akan maju sektor pendidikan karena geliat dunia usaha ?

Jadi emang konsumerisme di indonesia ini sudah Kompleks, sudah serba salah 
karena sudah ber-urat dan berakar, pembenahannya sudah bersinggungan dengan 
semua sendi.

Contohnya Rokok, Pilih ditutup pabrik nya yang akan menghasilkan petani 
tembakau rusak trus penggangguran jadi bertambah, prostitusi juga bertambah, 
premanisme juga bertambah dan lainnya.

Belum contoh lainnya, akhirnya yah kita begini begini dan begini.

Yang senang siapa ? konglomerat no pribumi, bawa kabur uang kita, keuntungan 
nyumbang keluar negeri, bangsa kita jadi konsumerisme.

Jadi kita tunggu bersama sistem ekonomi yang akan dikembangkan oleh boediono 
yang katanya akan mengembangkan ekonomi syariah dan berpihak pada rakyat. 

Salam Hormat 
Ronal Chandra


--- On Tue, 7/14/09, Eri Bagindo Rajo g <[email protected]> wrote:
 
From: Eri Bagindo Rajo <[email protected]>
Subject: Bls: Bls: [...@ntau-net] Re: Konsumerisme akan
To: [email protected]
Date: n, July 14, 2009g , 6:07 AM

Assalamu'alaikum WW pak Suryadi

Sato sakaki.

Manurut analisa ambo; Gejala konsumerisme iko alah mulai nampak meng-gejala 
sejak pertengahan 70an dimulai dari dihembuskannyo gaya kota besar ke kota 
kecil dan ke daerah Rural lainnya.

Pada maso itu apo pun nan berbau jakarta (baju, musik/lagu, majalah, sepatu, 
rokok, minuman) menjadi impian bagi anak mudo di daerah termasuk di Sumbar.

Pull factornyo adolah peningkatan daya beli (peningkatan income), terbukanya 
Transportasi dan Komunikasi,Arus Informasi & Keinginan untuk meniru.

Push factornyo adolah Konsep pemikiran " apapun yang datang dari metropolitan 
adalah bagus untuk ditiru", sedangkan konsep pemikiran yang dapat digunakan 
untuk menyaring/ menseleksi , terlambat untuk di masyarakatkan.

Bola saljunya
 meng-gelinding hingga jauh sampai hari ini, dimana anak2 SMP di sekolah 
tertentu di JKT memakai HP Blackberry. 

Konsep strategies pemasaran KONSUMERISME oleh produsen vis a vis Kapitalist, 
tidak diimbangi oleh konsep nalar dan budaya penyaring konsumerisme tersebut.

Demikian sementara pak Suryadi, pendapat ambo secara sederhana. 
I detect there is more than just a simple social problem.

Wassalamu'alaikum WW
Erinos Muslim Tanjung Bgd Rajo (51+)
Asli urang Lambah Ngarai Sianok 

 



Dari: Lies Suryadi <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 13 Juli, 2009 15:02:49
Judul: Bls: [...@ntau-net] Re: Bule Pengajar Silat Kumango

Sanak di lapau,
 
Aha baikolah.....sudah cakak takana silek. Samantaro anak2 mudo awak bi saliang 
bapacu maracak honda buektan Cino jo Japang (acok patah2 dek inyo) dan baganti2 
HP, anak2 mudo Baraik ko nyo tenteang ransel pai ka nugari jauah sasudah 
bakarajo kareh 6 bulan mancari pitih balanjo jo bakarajo di restoran atau 
dimana sajo (acok mbo liek mahasiswa/i di siko co itu).. Nyo kumpuakan kepeng 
sen demi sen supayo dapek bajalan2 ka lua nagari (bukan supayo dapek bali hp 
mode baru; hp urang Balando ko kebanyakan Nokia lamo nan ndak tapakai lai di 
Indonesia). Nyo pai ka nugari2 jauah untuak manambah pengalaman jo ilimu. 
Pulang dari pajalanan buku hariannyo panuah. Banyak nan manabik'an novel atau 
buku sudah tu.
 
Samantaro tu, anak2 mudo awak batambah bagalinsam-pinsam jo hp dan honda mode 
baru. Batambah kayo urang Japang jo Cino dek inyo. Anak2 mudo awak takuik pai 
avontur walau hanyo ka pagai, apo lai ka kapulauan Rajo Ampek. Indonesia laweh 
dan terdiri dari babagai suku ko indak begitu menarik dek mereka.
 
Salam,
Suryadi
 
 
 







       Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!







      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke