nggak ada yang menolak hasil survei. coba periksa penjelasannya. 


cek wawancara ini: 
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=30538:indra-jaya-piliang-survei-lsi-dipaksakan-&catid=47:diskursus&Itemid=130

Indra Jaya Piliang: Survei LSI dipaksakan!  
R FERDIAN ANDI R

Lembaga Survei Indonesia (LSI) pimpinan Saiful Mujani kembali merilis survei 
yang dilakukan pada 25-30 Mei lalu. Tanggapan pun beragam terutama dari kubu 
capres lain. 

Survei LSI mengungkapkan pasangan SBY-Boediono mendapat pilihan responden 
sebanyak 71%. Disusul Megawati-Prabowo 16%, dan paling buncit JK-Wiranto yang 
harus puas mendapatkan 8% dan sebanyak 5% responden mengaku belum tahu. 
Bagaimana respons rival SBY-Boediono?

Menurut anggota Tim Sukses JK-Wiranto Indra Jaya Piliang survei LSI cenderung 
dipaksakan. Menurut dia, kesimpulan survei lebih banyak analisis daripada data 
penelitian. "Survei LSI cenderung dipaksakan," tegas Indra, Kamis (4/6) di 
Jakarta. Berikut wawancara lengkapnya:

Bagaimana respon kubu JK-Win atas hasil survei LSI yang menempatkan hanya di 
posisi 7%? 

Itu angka bagus, itu modal awal. Karena angka pembanding tidak ada sama sekali, 
kalau sebelum ini kan yang disurvei Endriartono Sutarto. Artinya 7% dalam satu 
bulan menurut saya sangat luar biasa. Itupun periode terjadi ketika kampanye 
belum dimulai. 

Waktu itu kita hanya modal lebih cepat deklarasi, ada konsolidasi di kalangan 
partai, dan ada manuver politik. 7% adalah modal bagus untuk pemilu ini, 
terlepas lembaga surveinya independen atau tidak. Karena LSI dibiayai oleh Fox 
Indonesia. 

Bagaimana dengan perolehan 7% yang dalam survei LSI diungkapkan, perolehan 
suara tersebut mengambil pasar Megawati-Prabowo, bukan SBY-Boediono? 

Saya kira tidak juga. Karena sebelumnya kan tidak diketahui SBY berpasangan 
dengan Boediono, Mega-Prabowo dan JK-Wiranto, simulasinya tidak ada sampai tiga 
pasangan. Saya kira inilah bahaya survei yang permulaan. 

Survei sebelumnya kan dicocokin saja, artinya belum berhadap-hadapan langsung. 
Saya kira hasil survei itu adalah modal dasar baik bagi SBY, Mega, dan JK. Saya 
juga tidak yakin, 7% dari Mega, jangan-jangan 7% semuanya dari SBY.

Apakah Anda percaya dengan hasil survei LSI ini?

Saya kan memiliki latar belakang ilmuwan/peneliti. Saya melihat survei bukan 
angka-angka mati, ini akan bergerak terus. Artinya, survei diumumkan tadi, 
hasilnya sudah beda. 

Bagaimana kemungkinan JK-Win lolos di putaran kedua, padahal JK-Win hanya mampu 
7%? 

Kalau peningkatan JK-Win 100% setiap minggu bisa juga. Karena dari survei 
kemarin, dalam waktu sebulan bisa meningkatkan elektabilitasnya dari 60% 
menjadi 70%. Kalau ada efek lain yang terkait Pak JK, dalam sebulan bisa naik 
15% atau melebihi angka itu, jelas bisa saja terjadi. 

Saya kira persoalannya sekarang apakah 20% angka di atas 50% milik SBY-Boed 
bisa diturunkan. Kalau saya optimis bisa diturunkan, kalau diambil 
masing-masing seperempatnya diambil Mega dan Prabowo atau tiga perempatnya 
diambil, jadi pemilu ada dua putaran 

Survei LSI juga mengungkap isu yang diusung JK-Wiranto dengan pasangan 
nusantara, jilbab loro, dan lebih cepat lebih baik ternyata tak efektif menarik 
simpati pemilih, bagaimana komentar Anda? 

Survei LSI kan analisis, bukan berdasarkan survei. Karena tidak ada pertanyaan 
apakah pasangan nusantara itu? Bagaimana tagline lebih cepat lebih baik? Itu 
kan analisis LSI seolah-olah bahwa isu Jawa-luar Jawa tidak signifikan. 

Lalu saya jelaskan isu Jawa-Luar Jawa bukan isu etnis dan kulit, tapi ini 
terkait pemerataan pembangunan dan pemerataan ekonomi, jangan dikuasai Jawa 
khususnya Jakarta. LSI membaca Jawa-luar Jawa hanya persoalan etnisitas, 
padahal tidak itu.

Isu neoliberal nyatanya juga tak berpengaruh pada SBY. Pilihan cawapres SBY 
yang jatuh kepada Boediono tak menyurutkan popularitasnya? 

Soal isu neoliberal kan sebenarnya tidak disurvei. Saya tidak tahu dasarnya 
darimana yang jelas neolib itu kejahatan ekonomi. SBY-Boediono madzhab kanan, 
Mega-Pro madzhab kiri, dan JK-Win madzhab tengah. Saya kira isu neolib adalah 
isu elitis yang digerakkan oleh para pakar. 

Apa catatan Anda atas hasil survei LSI ini? 

Banyak. Pertama, survei ini tidak mengatakan bahwa ini adalah survei pertama. 
LSI cenderung mengatakan survei ini adalah lanjutan dari survei sebelumnya. 
Padahal sebelumnya belum ada pasangan yang firm. 

Kedua, soal LSI seolah-olah menguji tagline lebih cepat lebih baik, seolah-olah 
soal jilbab, tapi tidak ada survei soal tagline dan soal jilbab. Jadi 
kesimpulannya, survei LSI terlalu dipaksakan dan sama sekali tidak ada 
pertanyaan. 

Memang analisisnya cenderung seolah-olah LSI memaksa kita agar tidak 
menggunakan isu luar Jawa-Jawa, Muslim-non Muslim. Lalu mereka mengatakan bahwa 
isu tersebut tidak mempengaruhi elektabilitas. 

Tapi jika kita buka paparan LSI, jelas terpengaruh dengan isu Jawa-luar Jawa 
dan muslim non muslim. Tapi Kesimpulan yang ditarik LSI tidak penting, padahal 
dari angka-angkanya menunjukkan pengaruh itu. Seperti terungkap kalangan non 
muslim cenderung tidak memilih SBY-Boediono dan JK-Win tapi memilih Mega-Pro. 
Kesimpulan yang ditarik LSI terlalu dipaksakan. 

Credit foto: inilah.com/Raya Abdullah 

--- On Thu, 7/16/09, Ichwan <[email protected]> wrote:

> From: Ichwan <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Re: Indra J. Piliang: "Kekalahan JK-Wiranto: Sebuah  
> Penjelasan Awal"
> To: [email protected]
> Date: Thursday, July 16, 2009, 12:22 AM
> 
> Cuma satu pertanyaan saya.
> Kenapa hasil survey LSI yang dulu ditolak sekarang dipakai
> lagi untuk analisis ?
> 
> Ichwan, 41
> 
> 
> -- 
> ************************************************************************
> ---  Have you try these application ?
> http://apps.facebook.com/zodiac-you-and-celeb
> http://apps.facebook.com/rahasia-terdalam
> 
> ---  Sudahkah anda membaca info di www.avail.001webs.com
> ?  ---
> ************************************************************************
> 
> > 
> 


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke