duduak di lapau tu lah turu timurun mah pak' dari nan tuo sampai ka nan ketek, sabananyo untuak mamulai partamo tu nan barek, kok lah nyo liek sakaliliangnyo bakarajo, dan punyo pengasilan inyo malu sorang mah duduak di palanta. tantu ado lapang karajo nan tasedia. ambo liek lapangan karajo di daerah tu, memang agak kurang dibandingkan dengan tingkan pencari karajo. itu patuik kito pikirkan basamo. zamzamir chaniago
--- Pada Kam, 23/7/09, Andrinof A Chaniago <[email protected]> menulis: Dari: Andrinof A Chaniago <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] Re: Penganguran di SUMBAR sEKITAR 171 RIBU oRANG, Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 23 Juli, 2009, 5:16 PM Saya udah check di Data Statistik Penangguran. Benar, angka tingkat pengangguran di Sumbar tergolong tinggi. Sumbar berada di urutan kedelepan di Indonesia dari 33 Provinsi di Indonesia, dan angkanya selalu di atas angka prosentase nasional. Mestinya masuk lima besar tingkat pengangguran terendah karena: potensi ekonomi padat tenaga kerja cukup besar, sumber daya lokal yg potensial cukup, dan pertolongan BUDAYA lewat kepergian merantau dan kiriman uang dari rantau. Salam, Andrinof A. Chaniago 2009/7/22 Zulkarnain Kahar <[email protected]> Pak Andianof, Karena tidak ada tantangan itulah makanya liau liau lupo karajo dek abih wakatu mambuek program duduak dilapau sambia makan katan angek jo pisang goreng, Zulkarnain Kahar Life is the relationship you have to me and to you and to us and to them From: Andrinof A Chaniago <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, July 22, 2009 5:33:49 PM Subject: [...@ntau-net] Re: Penganguran di SUMBAR sEKITAR 171 RIBU oRANG, Kalau jumlah angkatan kerja di Sumbar saat ini 1,7 juta orang, maka jumlah penganggur tercatat itu saja sudah 10% dari total angkatan kerja. Untuk rata-rata nasional, angka tersebut tergolong tinggi. Sedangkan untuk Sumbar, angka menunjukkan tingkat pengangguran sangat tinggi. Kenapa? Karena angka tersebut adalah sisa setelah dikurangi dengan mereka yang pergi merantau mencari kerja ke berbagai daerah di luar Sumbar, seperti ke Riau Daratan (Pekanbaru), Riau Kepuluan (khususnya ke Batam), ke Jawa dan sebagainya. (Kalau mau tau angka perkiraan angkata kerja baru yang pergi merantau, bisa melakukan observasi di tengah keluarga besar, di lingkungan tempat tinggal, di angkatan lulusan SMA dan perguruan tinggi yang baru lulus, dan sebagainya. Artinya, menjadi pemimpin di Sumbar itu sebetulnya bebannya lebih ringan karena ditolong oleh fungsi budaya. Selain budaya Minang meringankan beban Pemerintah Daerah dalam mengatasi pengangguran, budaya mengirim bantuan ke kampung halaman juga punya kontribusi untuk membantu perekonomian di Sumbar. Karena itu, mestinya tingkat kesejahteraan penduduk di Sumbar mestinya di atas rata-rata penduduk nasional. Kalau sama atau lebih rendah, itu artinya para pejabat Pemda tidak bekerja! Wass, Andrinof A. Chaniago Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
