Sikuai Resort Terancam Tutup, Operasional Kapal Pesiar Dihentikan

PadangKini.com | Jumat, 24/07/2009, 16:05 WIB 

PADANG--Sikuai Resort terancam tutup akibat dihentikannya operasional Kapal 
Pesiar Asia, kapal yang mengangkut wisatawan menuju resort yang terletak di 
Pulau Sikuai itu sejak Senin (21/07/2009) lalu.

Berhentinya operasional kapal pengangkut wisatawan tersebut atas keputusan 
pengelola resort yang gerah dengan syahbandar pelabuhan yang kerap merazia 
kapal padahal semua prosedur telah diikuti.

Hal itu dikatakan pengelola Sikuai Resort Rikwan kepada wartawan dalam jumpa 
pers di AW Café dan Restoran di Pelabuhan Muaro Padang, Jumat (24/07/2009) 
siang. AW Café dan Restoran merupakan pintu keberangkatan para wisatawan yang 
hendak berkunjung ke Sikuai.

Rikwan menceritakan kejadian Senin lalu yang menjadi latar belakang 
dihentikannya operasional kapal. Hari itu ada sekitar 80 penumpang yang hendak 
diberangkatkan ke Pulau Sikuai, 20 orang diantaranya adalah rombongan wisatawan 
dari China.

"Kapal tersebut berdaya angkut 15 orang namun diizinkan mengangkut 60 orang 
tiap berangkat," kata Rikwan.

Namun Senin itu jumlah penumpang membludak hingga 80 orang, mungkin karena hari 
itu libur nasional. Syahbandar lalu tak mengizinkan kapal berangkat karena 
melebihi kapasitas.

"Padahal petugas syahbandar yang menghitung sendiri jumlah penumpang yang naik 
ke kapal, kalau sudah sampai 60 orang mengapa tidak distop saja, mengapa 
setelah semua penumpang naik, lalu diminta turun lagi yang 20 orang, siapa yang 
mau," katanya.

Karena pihak syahbandar tidak mengizinkan kapal berangkat akhirnya pengelola 
terpaksa hanya memberi pengertian kepada wisatawan termasuk kepada 20 orang 
rombongan wisatawan China.

Sejak itulah hingga hari ini, pengelola Sikuai Resort menghentikan operasional 
kapal untuk reservasi wisatawan baru. "Kami hanya jalan untuk wisatawan yang 
sudah memesan sebelum kejadian itu," kata Rikwan.

Menurut Rikwan, kejadian itu tidak hanya sekali dua kali dialami pengelola 
Sikuai Resort. "Ini sering terjadi, mulai dari masalah di syahbandar hingga 
sampai dihadang patroli di laut, kejadian ini merupakan puncaknya, padahal 
semua prosedur sudah kami ikuti, bahkan "uang sekolah" juga telah diberi," kata 
Rikwan.

Kejadaian lainnya saat digelar Sumatera International Travel Fair (SITF) lalu 
dimana kapal pengangkut 25 peserta SITF dirazia patroli ditengah lautan oleh 
Pol Airud, 5 Juni lalu.

Karena itu Rikwan selaku pengelola meminta pemerintah daerah memfasilitasi 
pertemuan dengan instansi terkait seperti Administrator Pelabuhan, Dinas 
Pariwisata dan Dinas Perhubungan.

Sebelum ada kejelasan, pihaknya tidak akan menerima wisatawan lagi kecuali yang 
sudah terlanjur reservasi.

Menurut Rikwan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sikuai Resort rata-rata 
2000 orang perbulan dan 10 persen diantaranya turis asing. Setidaknya kapal 
pesiar pengangkut wisatawan bisa jalan 2-4 kali sehari ke pulau yang berjarak 1 
jam perjalanan dari kota Padang ini. (w/o)

 

http://www.padangkini.com/wisata/single.php?id=5602

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

  • ... Nofiardi
    • ... Fitr Tanjuang
      • ... Nofiardi
        • ... ronnysuhatril
      • ... Idris Ismail
    • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang

Kirim email ke