memang jalannya hidup cuma Allah yg tau, kadang kita berpikir dan bertanya 
didalam hati, kenapa yah dia sampai mengalami spt ini? kenapa Allah membiarkan 
semua begitu cepat terjadi?  yah, spt mbah surit, belum begitu lama rasanya 
kesuksesan  yg baru  beliau raih...berhenti sampai pagi tadi, bukan cuma mbah 
surip yg mengalami spt itu, 
 
sabtu kemaren seorang ibu  kembali kehilangan anak gadisnya dgn tiba2 , nova 
mahasiswi upi padang , meninggal setelah dilarikan ke rs, batusangkar karna 
tiba mengalami asma ( sebelumnnya tidak pny riwayat penyakit ini ), remuk hati 
sang bunda, karna belum setahun dia kehilangan putri 1 nya, tambah hancur hati 
bunda karna si Nova mau wisuda ? " alun cegak luko dihati la di agia lo 
aia asam, astafirullah..... kenapa yah Allah kau membiarkan semua terjadi 
padaku...kata sang bunda.
 
begitulah Allah
bekerja dgn carya yg sama, kita cuma bisa bertanya kenapa DIA membiarkan kita 
melalui masa yg sulit dan tidak menyenangkan, dan tidak seperti yg kita 
harapkan? 
 
begitulah Allah
Allah  tahu jika DIA membiarkan semua terjadi satu persatu sesuai jalanNYa, 
semua akan menajdi sempurna tepat pada waktunya.
Kita hanya bisa percaya bahwa hal ini akan menyempurnkan hidup kita sebagai 
umatNya pada nantinya
 
Begitulah Allah
Allah begitu mencintai kita, setiap kita berdoa , Dia akan mendengarkan, Dia 
ada saat kita membutuhkan, dimana, saat apa dan kapanpun , tp Allah memilih 
untuk berdiam di hati kita,

So..keep blessing everyday.
 
 
renny,ancol
Bila Tuhan cepat m'gabulkan Doamu, Maka DIA Menyayangimu, Bila DIA lambat 
M'gabulkan doamu, Maka DIA Ingin Mengujimu, Bila DIA Tidak M'gabulkan Doamu, 
Maka Dia Merancang Sesuatu Yang lebih Baik Untukmu. Oleh karena itu, 
Senantiasalah Bersangka Baik Pada TUHAN Dalam Keadaan apapun 
 

 
 
 
 

--- On Tue, 8/4/09, Jupardi <[email protected]> wrote:


From: Jupardi <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: Selamat Jalan, Mbah Surip!
To: [email protected]
Date: Tuesday, August 4, 2009, 1:51 PM





Bung IJP

Bagus dan Humanish sekali tulisan Bung IJP mengenang sosok Mbah Surip
Ya saya harus akui dengan seni ,  berbicara dengan bahasa hati dan
kehalusan Jiwa maka :

Setiap gerakan adalah tarian yang indah seperti sepasang  angsa yang
sedang bercumbu didanau yang teduh dengan kecipakan sayap dan liukan
lehernya membelai satu sama lain

Setiap suara dan teriakan adalah nyanyian yang mengalun menembus relung
hati

Ketika itu dimainkan ditengah gurun gersang tandus, panas, terik dan
tidak berujung tapi Seni yang halus itu akan tetap ada yang mendengar,
menyaksikan, melihatnya..


Trims atas tulisannya ini saya sangat menikmati

Wass-Jepe




      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke