Jepe dan dunsanaka sadonyo.

 

Ada satu ilmu yang saya dapat dari mas Willy yang masih sering saya
terapkan. 

 

Waktu itu (kalau ga salah tahun 93 atau 94) saya mejemput dia untuk diajak
acara bulka bersama  sesame orang Indonesia di Adelaide (DI acara itu beliau
juga bercerita proses bagaimana beliau berpindah keyakinan dan memeluk
Islam).

 

Karena masih sore, kita ngobrol dulu di kamar beliau di hotel. Mas Willy
cerita bahwa dia baru dari luar, beli nasi goreng yang dibungkus dengan
aluminium foil. Nasi goreng itu ditaro di atas lampu meja kamar, sehingga
masih hangat untuk sahur nantinya.  

 

Ilmu yang sederhana, tapi sangat bermanfaat

 

Riri

Bekasi, l, 47

 

 

 

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Jupardi
Sent: Friday, August 07, 2009 10:06 AM
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Remembering WS Rendra " Si Burung Merak"

 

WS Rendra "Si Burung Merak" Penyair, Sastrawan dan Budayawan besar bangsa
kita ini telah mengepakan sayapnya terbang dan pergi selama-lamanya
meninggalkan dunia yang fana ini menghadap keharibaanNya. Seorawan sastrawan
tiga zaman  (Orde lama, orde baru sampai saat ini Orde Paling Baru kata
sahabatnya Iwan Falls) yang punya nyali dalam puisi dan sajak-sajaknya yang
menentang, mengkritik pemerintah, penguasa yang tiran dan otoriter. Dulunya
ketika tampil di kampus atas undangan para Mahasiswa  WS Rendra tidak pernah
menolaknya dalam berbagai kesempatan dan acara pagelaran Seni di kampus dan
saya selalu menyaksikan Mas Rendra ini (begitu panggilan akrabnya)
membawakan sajak-sajaknya, rambut gondrong terurai sampai bahu, kemeja jean
dengan kancing dibuka beberapa buah dengan kaos dalam putih lengan pendek,
kemeja tanpa dimasukan kedalam jelana jeannya, memegang beberapa lembar
kertas dengan ekspresif bergaya teaterikal begitulah penampilan WS Rendra
yang masih saya ingat ketika tampil di Kampus IPB Dermaga ketika saya kuliah
di fahutan IPB (sekitar tahun 1986 dan tahun 1987) dan inilah salah satu
sajak/puisi "wajib" yang selalu ditunggu2 mahasiswa jika Rendra tampil

 

Sajak Sebatang Lisong

WS Rendra

 

Menghisap sebatang lisong

Melihat Indonesia Raya

Mendengar 130 Juta rakyat dan dilangit

Dua tiga cukong mengangkang

Berak diatas kepala mereka

Mata hari terbit fajar tiba dan aku melihat delapan juta kanak-kanak

Tanpa pendidikan aku bertanya tapi pertanyaan-pertanyaanku

Membentur meja kekuasaan yang macet

Dan papan tulis-papan tulis para pendidik

Yang terlepas  dari persoalan kehidupan

Delapan juta kanak-kanak

Menghadapi satu jalan panjang

Tanpa pilihan

 

.......

 

.........

........

 

RENDRA (ITB Bandung-19 Agustus 1978)

 

Itulah sepotong bait sajak WS Rendra yang terkenal dikalangan mahasiswa
dulunya, dan masih terbayang dipelupuk mata saya si Burung Merak ini
membacakannya dengan tatapan mata tajam kedepan menunduk, menengadah
kelangit dengan suara naik turun dan kadang-kadang menggelegar.Sementara
mahasiswa sambil mengepalkan tangannya berteriak dan bertepuk larut dengan
sajaknya yang terkenal ini ketika di deklamasikan Si Burung Merak diatas
pangguing.

 

Selamat jalan penyair besar bangsa ini, sastrawan yang punya pengaruh dalam
kesusteraan dan kebudayaan bangsa ini, jika harimau mati meninggalkan
belang, maka ketika anda meninggalkan dunia ini emnghadap sang Khalik anda
akan meninggalkan di dunia ini nama besar dan karya-karya anda . Semoga
Allah Swt menerima segala amal ibadah dan pahalanya dan diampuni segala dosa
WS Rendra

 

 

Wass-Jepe, Pku 7/8/9

 

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke