SEMOGA acara PENURUNAN BENDERA di ISTANA NEGARA sore hari , dimana yang menjadi DANKI PASKIBRAKA adalah IRDHAN SUHEIMI ,dpt berjalan dengan lancar dan sukses, kami semua senang dan ikut bangga.
Wassalam Dewi Mutiara ,suku Sikumbang. --- On Sat, 8/15/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Danki Paskibraka To: "Sma" <[email protected]>, "Rantau" <[email protected]>, "al ausrita ietje" <[email protected]>, "Aan" <[email protected]>, "Yurni Satria" <[email protected]> Date: Saturday, August 15, 2009, 7:09 AM Danki Paskibraka Oleh K Suheimi Irdhan Gladi bersih di Istana Negara sebagai Danki Paskibraka pada acara Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 64. Irdhan yg dipanggil aan nelpon dari Istana. "Tadi waktu gladi aan sudah terpilih, tapi karena komandan upacara pengibaran yg pagi dari angkatan darat, jadi danki paskibrakanya tdk boleh dari Angkatan darat juga, krn masalah pemerataan. Kemungkinan aan jd danki paskibraka penurunan bendera yg sore" "Ndak apa-apa anakku, apakah pagi atau sore, yg jelas Aan sudah mencatat prestasi yg terbaik" jawab saya lembut "Engkau telah masuk satu tahap lagi, yaitu pendewasaan dalam hidup" "Apa maksud papa?" Tanyanya dari seberang sana. Ya setiap prajurit ingin mengemban amanah. Ingin agar dia dipercaya sebagai Danki pasukan elit, pasukan Paskibraka. Tidak mudah mencapai ketempat itu, mendapat kepercayaan negara "Waktu Gladi bersih Justru Aan yg terpilih Jadi Danki di pagi 17 Agustus. Suatu acara bergengsi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia" " Sekarang Jabatan itu kau serahkan pada temanmu dan engkau mengalah utk acara Sorenya" Ketahuilah anakku justru dalam mengalah itulah tampak kebesaran jiwa seseorang, Engkau terlahir sebagai laki-laki, kami papa dan mamamu meniatkan Engkau jadi pemimpin Sebagai pemimpin yg berjiwa besar, ialah ketika dia mampu mengangkat nama temannya dan bersedia mengalah Dihati ini kami mengagumimu, telah mulai beranjak dewasa Dulu thn 1996 Engkau jadi anggota paskibraka, sehingga fotomu ketika menggerek bendera itu dijadikan penghias uang pecahan 50000 Langkahmu sudah benar, cita-citamu telah terujud Pemimpin yg berjiwa besar itu terlihat ketika dia mau berbagi. Memberikan kesempatan pada teman, walaupun sebetulnya itu haknya Dia memperlakukan saudaranya sebagaimana dia ingin diperlakukan Esok lusa tanggal 17 Agustus akan kami ikuti setiap langkah dan gerak gerikmu di sore hari ketika matahari terbenam engkau sebagai Danki penurunan Bendera pusaka. Belum lepas dari ingatan ini ketika kau kecil. Membawa sebuah tongkat lalu melangkah pasti di tengah rumah dg tegap dari muka ke belakang bagaikan sorang panglima. Dari mulut kecilmu dengan lantang sambil mengacukan tongkat enkau bernyanyi "Aku seorang Kapiten Mempunyai pedang panjang Kalau berjalan hop! Hop! Hop! Aku seorang kapiten" Selamat kapten infantri Irdhan Suheimi, lusa dg pedang panjangmu kau pimpin pasukan pengibar bendera pusaka di Istana Negara RI Do'a kami menyertaimu Jadilah pemimpin yang Sidik,Amanah,Tablig,Fatonah Itulah pemimpin yang memiliki sifat seperti Rasulullah SAW yakni sidik (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabliq (komunikatif), dan fatonah (cerdas). “Dalam bahasa kekinian, sidik itu jujur atau kredibel, amanah berarti bertanggung jawab atau akuntabel, tabliq berarti komunikatif dan fatonah itu cerdas. Perpaduan keempat sifat ini dapat membentuk karakter kepemimpinan yang andal,” Pemimpin visioner yang memiliki kecerdasan dan mampu membaca masa depan. ”Ke arah mana bangsa ini akan dibawa serta kecerdasan membaca realitas yang dihadapi. Inilah implementasi dari sifat fatonah, anakku. Indonesia juga membutuhkan seorang pemimpin yang bisa berkomunikasi dengan rakyat kemampuan memotivasi atau menggerakkan rakyat. Agar kelak engkau memiliki sifat seperti Rasul yang menjadi uswatun hasanah atau teladan. “Seorang pemimpin itu harus jujur, berani mengatakan yang benar itu benar, serta menjalankan tugas dengan penuh amanah.” Anakku, pemimpin yang baik itu senantiasa merasa sedih atas penderitaan masyarakat yang dipimpinnya. Selain itu, kepemimpinannya mendatangkan kebaikan bagi rakyatnya serta pemaaf atau lapang dada terhadap kesalahan yang dipimpinnya. Irdhan anakku engkau adalah seorang pemimpin yang memiliki keluasan ilmu, kekuatan jasmani, dan bisa dipercaya. Jadilah seseorang yang mampu membuka jalan bagi bangsa ini meraih kesejahteraan, sekaligus keluar dari permasalahan-permasalahan yang melingkupi bangsa ini. Pekanbaru 15 Agustus 2009 Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
