Sanak Ryan Firdaus di Ipoh Malaysia
terima kasih kami sekeluarga
kami ndak mengira berita ini juga sampai ke Malaysia
kami terharu 

karena dg ringkas Ryan menyimpulkan kata 
penuh penghormatan dg dikomandani oleh Perwira Minang ... semoga dia menjadi 
pelakar sejarah...menjadi Jendral termuda..di Indonesia...Amiiin..
 

Terima Kasih

Prof.H.K.Suheimi, SpOG(K)

--- Pada Ming, 16/8/09, Ryan Firdaus <[email protected]> menulis:


Dari: Ryan Firdaus <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Re: Danki Paskibraka
Kepada: [email protected]
Tanggal: Minggu, 16 Agustus, 2009, 9:46 PM






subhanallah...
 
teriring doa dari kami yg di rantau agar kiranya upacara penurunan Bendera 
Pusaka nanti berlansung penuh penghormatan dg dikomandani oleh Perwira Minang 
... semoga dia menjadi pelakar sejarah...menjadi Jendral termuda..di 
Indonesia...Amiiin..
 
syabbas kepada kedua orang tua yang telah mendidik anaknda begitu rupa dengan 
izin Allah..
 
wassalam,
 
ryan L 42 suku piliang, Ipoh M'sia





From: "[email protected]" <[email protected]>
To: Rantau <[email protected]>
Sent: Monday, August 17, 2009 10:06:35 AM
Subject: [...@ntau-net] Re: Danki Paskibraka

Alhamdulillah
Saat ini kami suami istri di undang lagi ke Istana utk yg ke tigakalinya

1 thn 1996 ketika Irdhan penggerek bendera pusaka
Dan kenangan itu di abadikan dlm lembaran uang Rp 50 000
2 ketika pelantikkan --Irdhan lulus AKABRI th 2001
3 sekarang : pagi ini dia berdiri di barisan belakang Presiden SBY
Insyaallah nanti sore dia jadi Danki Paskibraka menurunkan Bendera
Terima kasih ya Allah atas semua Rahmat dan BerkahMu ini
Salam teriring do'a
K Suheimi 
Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Muchlis Hamid 
Date: Sun, 16 Aug 2009 16:47:26 -0700 (PDT)
To: Sma<[email protected]>; <[email protected]>; al ausrita 
ietje<[email protected]>; Aan<[email protected]>; Yurni 
Satria<[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: Danki Paskibraka






Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Alangkah berbahagianya orang tua, Prof K. Suheimi dan Ibu. Kita juga berbahagia 
dan bangga generasi penerus ranah jadi Dan Kie Paskibraka.
Lebih-lebih lagi Prof bisa melukiskan perasaan dalam tulisan yang enak dibaca 
dan mengandung pelajaran bagi yang lainnya.
Selamat dan sukses, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.
Wassalam,
Muchlis Hamid
 


--- On Sat, 8/15/09, [email protected] <[email protected]> wrote:


From: [email protected] <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Danki Paskibraka
To: "Sma" <[email protected]>, "Rantau" <[email protected]>, "al 
ausrita ietje" <[email protected]>, "Aan" <[email protected]>, "Yurni Satria" 
<[email protected]>
Date: Saturday, August 15, 2009, 2:09 PM


Danki Paskibraka
Oleh K Suheimi

Irdhan Gladi bersih di Istana Negara sebagai Danki Paskibraka pada acara Ulang 
Tahun Kemerdekaan RI ke 64.
Irdhan yg dipanggil aan nelpon dari Istana.

"Tadi waktu gladi aan sudah terpilih, tapi karena komandan upacara pengibaran 
yg pagi dari angkatan darat, jadi danki paskibrakanya tdk boleh dari Angkatan 
darat juga, krn masalah pemerataan. Kemungkinan aan jd danki paskibraka 
penurunan bendera yg sore"

"Ndak apa-apa anakku, apakah pagi atau sore, yg jelas Aan sudah mencatat 
prestasi yg terbaik" jawab saya lembut

"Engkau telah masuk satu tahap lagi, yaitu pendewasaan dalam hidup"
"Apa maksud papa?" Tanyanya dari seberang sana.

Ya setiap prajurit ingin mengemban amanah. Ingin agar dia dipercaya sebagai 
Danki pasukan elit, pasukan Paskibraka.

Tidak mudah mencapai ketempat itu, mendapat kepercayaan negara

"Waktu Gladi bersih Justru Aan yg terpilih Jadi Danki di pagi 17 Agustus. Suatu 
acara bergengsi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia"

" Sekarang Jabatan itu kau serahkan pada temanmu dan engkau mengalah utk acara 
Sorenya"

Ketahuilah anakku justru dalam mengalah itulah tampak kebesaran jiwa seseorang, 
Engkau terlahir sebagai laki-laki, kami papa dan mamamu meniatkan Engkau jadi 
pemimpin

Sebagai pemimpin yg berjiwa besar, ialah ketika dia mampu mengangkat nama 
temannya dan bersedia mengalah

Dihati ini kami mengagumimu, telah mulai beranjak dewasa

Dulu thn 1996 Engkau jadi anggota paskibraka, sehingga fotomu ketika menggerek 
bendera itu dijadikan penghias  uang pecahan 50000

Langkahmu sudah benar, cita-citamu telah terujud

Pemimpin yg berjiwa besar itu terlihat ketika dia mau berbagi. Memberikan 
kesempatan pada teman, walaupun sebetulnya itu haknya

Dia memperlakukan saudaranya sebagaimana dia ingin diperlakukan

Esok lusa tanggal 17 Agustus akan kami ikuti setiap langkah dan gerak gerikmu 
di sore hari ketika matahari terbenam engkau sebagai Danki penurunan Bendera 
pusaka.

Belum lepas dari ingatan ini ketika kau kecil. Membawa sebuah tongkat lalu 
melangkah pasti di tengah rumah dg tegap dari muka ke belakang bagaikan sorang 
panglima. 

Dari mulut kecilmu dengan lantang sambil mengacukan tongkat enkau bernyanyi

"Aku seorang Kapiten
Mempunyai pedang panjang
Kalau berjalan hop! Hop! Hop!
Aku seorang kapiten"

Selamat kapten infantri Irdhan Suheimi, lusa dg pedang panjangmu kau pimpin 
pasukan pengibar bendera pusaka di Istana Negara RI
Do'a kami menyertaimu
Jadilah pemimpin yang Sidik,Amanah,Tablig,Fatonah

Itulah pemimpin yang memiliki sifat seperti Rasulullah SAW yakni sidik (jujur), 
amanah (dapat dipercaya), tabliq (komunikatif), dan fatonah (cerdas).

“Dalam bahasa kekinian, sidik itu jujur atau kredibel, amanah berarti 
bertanggung jawab atau akuntabel, tabliq berarti komunikatif dan fatonah itu 
cerdas. Perpaduan keempat sifat ini dapat membentuk karakter kepemimpinan yang 
andal,” 
Pemimpin visioner yang memiliki kecerdasan dan mampu membaca masa depan. ”Ke 
arah mana bangsa ini akan dibawa serta kecerdasan membaca realitas yang 
dihadapi. Inilah implementasi dari sifat fatonah, anakku.
Indonesia juga membutuhkan seorang pemimpin yang bisa berkomunikasi dengan 
rakyat  kemampuan memotivasi atau menggerakkan rakyat.  

Agar kelak engkau memiliki sifat seperti Rasul yang menjadi uswatun hasanah 
atau teladan. “Seorang pemimpin itu harus jujur, berani mengatakan yang benar 
itu benar, serta menjalankan tugas dengan penuh amanah.”

Anakku, pemimpin yang baik itu senantiasa merasa sedih atas penderitaan 
masyarakat yang dipimpinnya. Selain itu, kepemimpinannya mendatangkan kebaikan 
bagi rakyatnya serta pemaaf atau lapang dada terhadap kesalahan yang 
dipimpinnya.

Irdhan anakku engkau adalah seorang pemimpin yang memiliki keluasan ilmu, 
kekuatan jasmani, dan bisa dipercaya.

Jadilah seseorang yang mampu membuka jalan bagi bangsa ini meraih 
kesejahteraan, sekaligus keluar dari permasalahan-permasalahan yang melingkupi 
bangsa ini.

Pekanbaru 15 Agustus 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®









      Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? Temukan 
jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke