Da Riri, kalo awak caliak dari positif (bukan barati nan diuda negatif) yaitu kalo ka JKPI nan datang Walikota atau sabaliaknyo mako nan ka Pedati tantu nan datang gantian da. Baitu juo jo tim keseniannyo kalo ka JKPI nan datang panari Indang tantu ka Pedati nan dikirin Gandang Tansa pulo lai atau anak Randai.
Sakitu panambah-nambah sajo da, nan pokok kito samo do'aan kaduo acara iko sukses, amiiiin. Wassalam From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Riri Mairizal Chaidir Sent: Tuesday, September 08, 2009 8:48 AM To: [email protected]; 'WSTB'; [email protected] Subject: [...@ntau-net] Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia dan PEDATi - kenapa tidak disamakan waktunya ya? Dear Dunsanak Sapalanta dan Pemerhati Pariwisata Sumbar Saya baca ada 2 events besar di Sumbar Oktober - November ini, Kongres JKPI dan PEDATI, waktu nya berselang 3 hari. Sebagai orang awam, saya kepikir, mengapa kedua events yang keduanya potensial menarik wisatawan dari luar Sumbar ini tidak disamakan waktunya ya. Kedua events dan potensi yag bisa menarik itu adalah sbb: 1. Tanggal 25-26 Oktober, Kongres I Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Sawahlunto. Menurut Nanang (Asfarinal) di postingnya di RN, KOngres ini akan diikuti 40 Walikota (dari Sumbar: Sawahlunto dan Bukittinggi). Dari 40 Walikota itu, 6 diantaranya akan membawa tim tarinya 2. Tanggal 28 Oktober - 6 November : PEDATI (Pesta Budaya Seni Pameran Dagang dan Industri) Nusantara IX di Bukittinggi. Saya lihat di beberapa websites, termasuk ada fan grup nya di FB, ini diikuti berbagai paguyuban, provinsi, dan negara tetangga. Menarik juga, kenapa kedua events besar itu tidak dalam periode waktu yang sama, atau berurutan harinya, jadi 40 Walikota dan romboganya itu bisa "digiring" dari JKPI ke PEDATI. Kalau seperti sekarang, rasanya mustahil ada Walikota (kecuali tuan rumah) yang bisa hadir di kedua events tersebut. Sayang sekali kalau keduanya tidak dikoordinasikan. Tapi mudah2an degan adanya selang waktu kedua events besar ini tidak berarti bahwa pernecanaan kita menggunakan motto Mensana in Corpore Sano (Yang satu kesana, satu kesono ... - artinya urus diri masing2) Riri Bekasi, l, 47 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
