Assalamualaikum ww. Angku Dt. Bagindo nan ambo hormati, sarato dunsanak 
sapalanta nan babahagia.

Ahamdulillah , LAKM nan diwakili  Sekjen Angku Dt. Bagindo , lai sato dalam 
dialog bahkan sabagai salah satu nara sumber , nan khusus mambahas masaalah 
Adat Minangkabau . Ambo mendukung dan satuju jo jawaban nan angku kamukokan 
dalam forum ko .
Dari pernyataan Bpk. Bupati Padang Pariaman dan Bpk. Walkot Pariaman, tabuka 
peluang bagi LAKM untuk maju labiah terarah kasatu sasaran yaitu menghadapi 
globalisasi nan ka mailangkan nilai-nilai adat sacaro baransur-angsur .   
Kekhawatiran nan dikamukokan Bpk. Bupati Padang Pariaman itu, cukup alasan dan 
bukti karena para Pangulu Pemangku Adat , yang akhir-akhir ini digadangkan , 
kurang mendapat pembekalan tentang apa itu Adat Minangkabau serta bagaimana 
membina dan mengelola Adat Minangkabau yang dibebankan kepundak mereka . 

Dengan kata lain , sekarang kita membutuhkan suatu lembaga pendidikan yang 
khusus untuk menyiapkan para calon pengulu Pemangku Adat , sebelum mereka 
dilantik dan digadangkan menurut adat . ABS-SBK belum seimbang , dibidang 
syarak kita punya Pondok Pesantren, MAN sampai Unifersitas Islam yang sangat 
banyak dan para pembina dan pengelolanya sudah banyak yang bergelar DR. 
Profesor , KH dan Ustad, tapi bagaimana dibidang Adat , apakah para datuk-datuk 
kita itu mendalami dan memahami materi Adat itu ? Jadi jangan heran kalau 
sekarang banyak yang mengkhawatirkan kelangsungan adat Minangkabau dan 
bergesernya nilai-nilai kehidupan.
Dalam kondisi ini , saya menyarankan agar LAKM , menjadi sponsor sebagai 
penggerak dan penghimpun semua potensi yang ada seperti dana dari Pemda se 
Sumatra Barat seperti yang dicontohkan oleh Bpk. Bupati Padang Pariaman dan 
Bpk. Walkot Pariaman itu, serta potensi yang ada diperantauan . Walaupun selama 
ini LKAAM Sumbar belum memulai, kalau LAKM memulai sekarang, saya yakin LKAAM 
Sumbar akan mendukung juga , toh kita berniat untuk menyelamatkan Budaya dan 
Adat Minangkabau , yang sesungguh -nya adalah tugas pokok mereka . 

Demikian, lebih dan kurangnya minta dimaafkan , dari :
Inyiak Malako Nan Putiah , L - 73 thn, Suku Malayu .
Nagari asa Baso - Agam,  kini di Depok - Jabar .  



________________________________
Dari: azmi abu kasim azmi abu kasim <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Cc: [email protected]
Terkirim: Selasa, 8 September, 2009 14:00:50
Judul: [...@ntau-net] Dialog Interaktif “Penguatan Adat dan Budaya Daerah untuk 
Kesatuan dan Ketahanan Bangsa”


Assalamualaikum w.w 
 
Angku2 Bapak2 Ibu2 sarato dunsanak .
di palanta Nan ambo hormati
 
            Sebagai inpormasi dapek ambo sampaikan kapado dunsanak di palanta, 
bahwa kami dari “Lembaga Adat Kebudayaan Mingkabau” (LAKM) Jakarta, 
berkesempatan hadir  pada Dialog Interaktif “Penguatan Adat dan Budaya Daerah 
untuk Kesatuan dan Ketahanan Bangsa”  yang  di selenggarakan oleh Pusat Kajian 
Kependidikan, Kepemimpinan, dan Kepamudaan (PK3) UIN Syarif Hidayatullah 
Jakarta, yang bekerja sama dengan Direktorat Jederal Kesatuan Bangsa dan 
Politik Departeman Dalam Negeri Republik Indonesia.
            Dan saya sendiri dimintak untuk membawakan makalah dengan tema:
: “Dinamika dan Problematika, Penghulu, Harta Pusaka, Perkawinan Adat  
Minangkabau di Era Gelobal”
Acara ini dihadiri oleh pejabat  pemerintah seperti, Bapak Suharmansyah, dari 
Dirjen Kesatuan Bangsa dan Politik DEPDAKRI, Bupati Padang Pariaman Bapak 
Muslim Kasim, Ketua DPRD Padang Pariaman Bapak Hery Zulpan SPT, Wali Kota 
Pariaman Bapak Muchlis Rahman, Ketua DPRD kota Pariaman,  Bapak Ibnu Hajar SH. 
Bapak Prof.Armai Arief, MA dari Direktur Pusat Kajian Kependidikan, dan 
Kepemudaan (PK3) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Buya Tanku Bagindo Leter. Dan 
diahadiri juga oleh para tokoh masyarakat dan pengurus organisai Minang 
Jakarta, seperti Gebu Minang, BK3AM, Bakor-bakor dll.
Acara ini daadakan bertempat di Ruang Kesatria Arya Wira Hotel Atlet Century 
Park Senayan Jakarta , dengan susunan acara sebagai berikut :
 
1.  Dialog Sesi I dan Key Note Speech   Bapak Suharmansyah Dirjen Kesatuan      
                          Bangsa dan Politik DEPDAKRI
2.   Sejarah Adat Minangabau dan Implementasinya dalam Realita Masyarakat       
              oleh  Buya Tuanku Bagindo Leter LKAAM Sumatera Barat.
3.   Kedudukan Hukum Adat dan Agama dalam Masyarakat Minagkabau oleh            
           Prof.Muardi Katib , MA
4.   Sesi II , Sejarah Tabuik dan Prblematikanya oleh  Arnawi Koto
5.   Dinamika dan Problematika, Penghulu, Harta Pusaka, Perkawinan Adat  
 
      Minangkabau di Era Gelobal, oleh Azmi Dt.Bagindo
Acara ini sangat  menarik  karena adanya perhatian dari  para penjabat daerah, 
seperti Bupati Padang Pariaman dan ketua DPRD nya, Wali  Kota  Kota Pariaman 
dan Ketua DPRDnya.
Bupati Padang Periaman Bapak Muslim Kasim, dalam sambutanya menyampaikan, bahwa 
beliau sangat kuatir terhadap kelansungan Adat Budaya Minangkabau, apakah mampu 
kita untuk mempertahankan nilai-nilainya? Sebagai wujut dari keseriusan beliau, 
beliau telah memberikan  dorongan dan pembinaan  agar adat budaya Minangkabau 
dapat berkembang  dengan baik di tiap-tiap nagari  khusunya di Kab.Padang 
Pariaman, dan beliau telah memberikan bantuan untuk hal tersebut kepada 
Kerapatan Adat Nagari (KAN) Rp. 10.000.000,- tiap nagari, dan memberikan 
pasilitas mobil untuk operasional LKAAM, beliau mengemukakan kesulitan yang di 
hadapi, sesuai dengan pepetah yang berbunyi, 
 
Dahulu rabab nan batangkai
Kini langgndi nan babungo
Dahulu adat nan bapakai
Kini pitih nan baguno
 
Wali  Kota  Kota Pariaman Bapak Muchlis Rahman, juga menyampaikan hal  senada, 
beliau menyatakan secara normative  nilai-niai adat kita masih sangat bagus dan 
benar, tetapi sekarang telah terjadi pergeseran nilai, hal tersebut disebabkan 
oleh banyak hal antara lain adalah Globalisasi. Dan belau mengajukan 
pertanyaan, bagaimana caranya kita untuk mengembalikannya nilai tersebut? Jika 
ada konsef yang jelas untuk hal tersebut, pemerintah kususnya Kota  Pariaman 
siap untuk menyediakan dana.
Kebetulan pertanyaan yang diajukan oleh Bapak Wali Kota Pariaman, adolah 
ditujukan kepada ambo, karena topik tersebut berkaitan dengan Makalah yang ambo 
sampaikan, mako jawaban ambo adolah sebagai berkut :
 
Pertanyaan :Bagaimana caranya kita untuk mengembalikannya nilai tersebut? Jika 
ada konsef yang jelas untuk hal tersebut, pemerintah kususnya Kota  Pariaman 
siap untuk menyediakan dana.
Jawab  :
Yang pertama,harus ada keseriusan oleh pemerintah terutama pemerintahan daerah, 
untuk melaksanakan Otonomi Daerah atau kembali ke nagari. Sebab kembali 
kenagari pada saat ini, baru sekedar kembali ke nama nagari, bukan ke bentuk 
pemerintahan adat  yang sesuai menurut atutan Adat.
Yang kedua, kiranya masyarakat Adat dapat diberikan ruang gerak yang jelas 
dengan memberikan petunjuk pelaksanaan yang jelas terhadap  perda no. 2 tahun 
2007 pada psal 1 ayat 7.Nagari adalah kumpulan masyarakat hukum adat yang 
memiliki batas-batas wilayah tetentu, dan berwenang untuk mengatur dan mengurus 
kepentingan masyarakat setempat berdasarkan filosofi Adat basndi Syarak, Syarak 
Bansandi Kitabullah dan atau berdasarkan asal-usul dan adat istiadat dalam 
wilayah peropinsi Sumatera Barat.
Yang ke tiga, kiranya dapat disusun perencanaan yang matang tentang nilai-nilai 
dan aturan adat, nilai-nilai serta aturan adat yang berlaku secara umum di 
seluruh Minangkabau dan nilai serta aturan adat yang berlaku di nagari atau 
adat nan salingka nagari
Kemudian kita berharap, kiranya  sikap serta langkah yang diambil oleh 
Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman dan Wali kota Pariaman, dalam hal 
menggali , mengembangkan, melestarikan, serta mensosialisasikan Adat Budaya 
Minangkabau, sesuai dengan filosofi Adat basandi Syarak, Syarak basandi 
kitabullah, yang telah dianggap sebagai Jati diri masyarakat Minangkabau, 
semoga hal ini di ikuti pula oleh Kabupaten dan Kota lainnya, di Sumatera Barat 
.
Demikianlah ambo sampaikan, semoga bermanfaat hendaknya dan mohon maaf bila ada 
kekilapan dan terima kasi atas segalapehatian.
 
Jakarta, 8  Agustus   2009
Wassalam,
 
Azmi Dt.Bagindo
            

--- 

> 
________________________________
Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang


      Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis.
Download Yahoo! Toolbar sekarang.
http://id.toolbar.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke