Waalaikumsalam wr.wb.
Sanak Ridha, kalau saya tidak tahu apakah memang ada “standar panggilan di budaya Minangkabau”. Tapi kalau yang ada dalam praktek sekarang – baik yang say dengar waktu saya di Sumbar, maupun yang dikalangan orang minangkabau di Jakarta dan sekitarnya sbb: nggilan ke ortu perempuan: Ibu, Bunda, Bundo, Amak, Amai, Ina, Mama, Panggilan ke ortu laki2: Apak, Ayah, Papa, Abah, Abak, riri -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Ahmad Ridha Sent: Monday, September 28, 2009 5:28 PM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Panggilan terhadap orang tua di budaya Minang Assalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, Mamak, Bundo, Uda, Uni, dan dunsanak yang saya hormati, Saya ingin mengetahui variasi panggilan terhadap orang tua di budaya Minang. Juga sejauh mana penggunaannya di masa ini. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
