Sanak Ridha
Kalau papa dan mama itu saya 90% pasti itu memang diserap dari bahasa Belanda (10% lagi untuk membuka kemungkinan, justru Belanda lah yang menjiplak kita, he he, PD boleh donk) Ibu dan Ayah, kelihatannya bukan milik exclusive kita, karena di suku2 lain juga banyak yang memakai itu. Abah juga, saya punya teman orang sunda dan betawi keturunan arab juga memanggil abah. Kalau Amak mungkik "asli" mungkin serapan, karena di tempat lain banyak juga yang menggunakan "Mak" atau "emak" Kalau “Amai” saya Cuma ketemu di lingkungan keluarga mama saya, urang Sungai Balantiak, Kab 50 kota. “Ina” Cuma ketemu di 3-4 keluarga urang Batipuah, dakek Padangpanjang. Tapi apakah itu otomatis menggambarkan “budaya Minangkabau”? Kalu “Bundo” mungkin asli, tapi rasanya saya tidak menemukan ini lingkungan saya di Sumbar – kecuali dalam penyebutan “Bundo Kanduang”. Rasanya ini – di Sumbar sendiri – tidak (atau tidak banyak) digunakan sehari-hari. Yang agak “modern” itu mungkin “Bunda”. Ini Cuma saya temukan di lingkungan orang Minangkabau yang di Jakarta. Saya tidak tau, apakah ini berasal dari kata “Bundo”, yang “di Jakartakan”? Entahlah. Btw, selamat memilih ingin dipanggil apa … Riri Bekasi, l, 47 -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Ahmad Ridha Sent: Monday, September 28, 2009 6:54 PM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Panggilan terhadap orang tua di budaya Minang 2009/9/28 Riri Mairizal Chaidir <[email protected]>: > nggilan ke ortu perempuan: Ibu, Bunda, Bundo, Amak, Amai, Ina, Mama, > > Panggilan ke ortu laki2: Apak, Ayah, Papa, Abah, Abak, > Kalau Mama, Ayah, dan Papa sepertinya serapan ya, Pak Riri? Maksud saya, panggilan yang "tempo doeloe" seperti mungkin Nyak & Babe di Betawi. * Ceritanya sedang menimbang ingin dipanggil apa oleh putra saya nih. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
