Yang di Wikipedia tu alah ambo baco tu mah, Da...

 

Thank you

 

Regards

 

Roni

[email protected] <mailto:[email protected]>  --
+207969  -- Panasonic Shikoku Electronics Batam --Indonesia

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Riri Mairizal Chaidir
Sent: Wednesday, September 30, 2009 1:35 PM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Panggilan terhadap orang tua di budaya Minang

 

Ron,

 

Maaf, ambo ndak tau lo baa nan sabananyo, karano ambo baru lo datang, he
he

 

Btw, mungkin iko bisa membantu - sambia manunggu referensi lain  yang
lebih "shahih"

 

1.      http://id.wikipedia.org/wiki/Datu

Datu memiliki dua pengertian :

*         Datu yang berarti penguasa
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penguasa&action=edit&redlink=
1> /pemimpin <http://id.wikipedia.org/wiki/Pemimpin> /raja
<http://id.wikipedia.org/wiki/Raja> , istilah ini dipakai di Kalimantan
Timur <http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Timur>  bagian utara,
misalnya Raja Tidung <http://id.wikipedia.org/wiki/Raja_Tidung>  dan
Raja Bulungan
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raja_Bulungan&action=edit&red
link=1>  bergelar Datu. Di lain tempat gelar datu mengalami perubahan
menjadi Datuk <http://id.wikipedia.org/wiki/Datuk> , Dato'
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dato%27&action=edit&redlink=1
> , Ratu <http://id.wikipedia.org/wiki/Ratu> , Latu
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Latu&action=edit&redlink=1>
dan seringkali sudah memiliki makna atau pengertian yang khusus pula,
misalnya di Malaysia <http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia>  ada Datuk
Siti Nurhaliza
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Datuk_Siti_Nurhaliza&action=e
dit&redlink=1>  (bukan Dato').

*         Datu yang berarti buyut
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Buyut&action=edit&redlink=1>
, dipakai dalam bahasa Banjar
<http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Banjar>  dan bahasa Brunei
<http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Brunei> . Dalam bahasa Brunei nenek
moyang disebut datu nini, sedangkan dalam bahasa Banjar disebut nini
datu. DiKalimantan Selatan
<http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Selatan>  para alim ulama
(sunan <http://id.wikipedia.org/wiki/Sunan> ) yang sudah lama meninggal
pada zaman lampau, oleh generasi sekarang sering pula disebut dengan
tambahan Datu di depan namanya, misalnya Datu Kalampaian
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Datu_Kalampaian&action=edit&r
edlink=1> , Datu Nuraya
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Datu_Nuraya&action=edit&redli
nk=1> , Datu Ingsat
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Datu_Ingsat&action=edit&redli
nk=1>  dan sebagainya.

2.      Atau http://id.wikipedia.org/wiki/Datuk

Menurut beberapa sejarawan <http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarawan> ,
istilah datuk berasal dari kata ratu <http://id.wikipedia.org/wiki/Ratu>
atau datu <http://id.wikipedia.org/wiki/Datu> [rujukan?
<http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Mengutip_sumber> ].

 

Riri

Bekasi, l. 47

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Syafroni (Engineering)
Sent: Wednesday, September 30, 2009 10:11 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Panggilan terhadap orang tua di budaya Minang

 

Da Riri 

 

Sasudah ambo baco link nan uda agiah tu, ambo jadi tapikia pulo

Jaan2.. kato Datuk mungkin juo barasa dari kato 'Datu' atau 'Ratu'.

Soalnyo ambo pernah mambaco buku karya Angku AA Navis nan bajudul 'Alam
Takambang jadi Guru' bahwo kato2 'datu', 'ratu' ado hubuangan pulo jo
kato 'Datuk'/datuak.

 

Baa sabananyo tu, Da

 

Malin

[email protected] <mailto:[email protected]>  --
+207969  -- Panasonic Shikoku Electronics Batam --Indonesia

________________________________

From: Riri Mairizal Chaidir [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, September 29, 2009 4:22 PM
To: Syafroni (Engineering); 'Jupardi'; [email protected]
Subject: RE: [...@ntau-net] Re: Panggilan terhadap orang tua di budaya
Minang

 

Syafroni,

 

Setidaknya, begitulah yang ambo danga. Kalau "Bapa" itu konotasinya ke
Kristen. Kan Bismillah nya mereka itu "Bapa kami yang ada di surge ..."

 

Apakah kata Bapa berasal dari Bapak, atau sebaliknya? Cubo baco tulisan
remy silado http://smystery.wordpress.com/2008/07/20/asal-kata-tuhan/
ko, kayanya menarik

 

riri

 

 

From: Syafroni (Engineering) [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, September 29, 2009 2:23 PM
To: Jupardi; [email protected]; Riri Chaidir
Subject: FW: [...@ntau-net] Re: Panggilan terhadap orang tua di budaya
Minang

 

Da Riri jo Da Jp

 

Batanyo wak ciek buliah kan...?

Baa kalau panggilang "Bunda" untuk ibu disandiangkan jo panggilan "Bapa"
untuak ayah? Lai dak ka berang pun urang?

Soalnya pas idea ko ambo sampaikan ka istri, beliau dak setuju, soalnyo
panggilan "Bapa" tu lazim di urang2 Kristen untuk manyabuik "Tuhan" jo
pendeta2nyo?

Apo dak tabaliak tu? Bukankah kato Bapa tu barasa dari kato "bapak"?

 

Baa tu, Da?

 

Thank you

 

Regards

 

Roni

[email protected] --  +207969  -- Panasonic Shikoku
Electronics Batam --Indonesia

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: Tuesday, September 29, 2009 2:14 PM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Panggilan terhadap orang tua di budaya Minang

 

Da Riri

 

Kok itu nan uda tanyokan ka awak kalaupun ambo ingin manjawek paralu di
batasi dulu kalo jawek ambo "just joke" baa bantuak itu karano masiang2
pribadi seseorang dalam menyikapi rasa humor sangat berbeda dan beragam.
Kadang2 bisa salah persepsi. Ada yang menyikapi terlalu serius yang
terkadang menimbulkan polemik dan debat ada yang santai saja sambil
senyum simpul ada yang santai dan bisa ketawa ngakak saruman Uda yang wk
wk wk hua hua terhadap humor yang sama

 

 

 





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke