Sanak Indra, mengacu pengalaman terdahulu, sebenarnya masa yang cukup rawan adalah seminggu ini, karena : 1) penanganan pada lokasi tersebar perlu urutan prioritas dan distribusi relawan, dan 2) telah mulai berdatangan berjenis bantuan dari berbagai sumber. Pada waktu kami datang seminggu setelah kejadian, terlihat penanganan bencana masih dilakukan secara parsial, sehingga ada korban yang tidak tertangani. Kemudian bantuan logistik datang bertruk-truk dan terfokus pada satu tempat, dan yang terpenting : tidak terdata. Akibatnya : menimbulkan ketegangan dan kecurigaan serta perasaan terdiskriminasi sebagian masyarakat. Malam itu kami dari KAN berinisiatif mengumpulkan beberapa pihak dari tungku tigo sajarangan, dan bersepakat membentuk satu tim, dengan tugas : 1. Mendata akibat bencana, dan mengklasifikasi jenis kerusakan : berat, sedang, ringan (kebetulan tidak ada korban manusia). 2. Mendata berbagai jenis bantuan yang masuk sejak hari itu, dan mengawasi pendistribusian. 3. Mengirim tim-tim kecil ke berbagai tempat untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan. Selesai dengan itu malam itu juga, kami segera balik ke Padang karena dibatasi tiket penerbangan, selanjutnya memonitor via sms. InsyaAllah penanggulangan bencana setelah itu berlangsung tertib dan terkendali. Demikian sekedar masukan. Wassalam, -datuk endang
--- On Sat, 10/3/09, Indra J Piliang <[email protected]> wrote: Kalau ado relawan, sebaiknyo yg profesional, mampu mengirganisir org, persuasif, dan tahu tahapan2 tanggap darurat, rehabilitasi, dllnya. Kalau urang utk karajo, banyak bana nampak di ambo. Sampai mlmpun anak2 mudo mahuni jembatan2 nan mungkin nio runtuah, agar mbl2 yg lwt berjejer satu demi satu. Ado byk nan lalok di pos2 pemuda bajago2. Ndak kekurangan urang, doh. Malahan byk nan nganggur. Mancari tampek lalok sajo susah bagi penduduk setempat, dima relawan lalok? Alun kalau nio mandi, dllnyo. Berani beda, berani benar, berani pulang! From: ARIEF <[email protected]> Date: Fri, 2 Oct 2009 23:54:35 +0700 To: <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: DAPUR UMUM & RELAWAN Tarimokasih Info nyo Karek an Indra..... Tantunyo kalau ado relawan nan namuah bakarajo di DAPUA UMUM sangat rancak. Bisa mambantu dunsanak nan kanai bencana BUKAN MANCALIAK bencana. Satu sisi, mudah2 an awak indak berpikir negatif terhadap relawan tersebut, awak cari sisi positif agar mereka memang siap membantu Salain tu, tantunyo membantu pasokan tenda kecil untuak ibu2 adalah hal nan utama. Sakali lai mokasih info tsb Sanak Indra, Bisa dijadikan pertimbangan untuak berbuat Salam ABS --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
