Hmm..sebagai anak dari ranah ombak nanbabua di Pariaman, saya rasa eksodus 
seperti yang diusulkan Uda Syafrinal agak berat dilakukan. Namun memindahkan 
konsentrasi aktifitas penduduk ke daerah yang relatif aman (agak jauh dari 
pantai dan tidak di kaki bukit yang rawan longsor) mungkian merupaan opsi yang 
paliong tepat.
Misalnya, kalau saja dalam waktu 5 tahun pasca Tsunami Aceh, pemindahan 
fasilitas pelayanan publik ke daerah Air Pacah yang relatif aman dari bencana 
segera dilakukan, mungkin Padang tidak akan lumpuh seperti ini. Hanya saja 
tarik ulur berbagai kepentingan sepertinya mewarnai  perpindahan ini.
Kemudian, memperketat IMB untuk bangunan2 publik seperti pasar, mall agar 
mereka mereka mengikuti pola bangunan tahan gempa. Dan yang paling penting 
sosialisasi kepada masyarakat untuk membangun rumah dengan konstruksi tahan 
gempa. Kalau perlu, masyarkat yang membangun dengan rumah tahan gempa, misalnya 
rumah gadang, di beri subsidi ..(usul saja)
Kemudian untuk Hutan Bakau, perlu di ketahui tidak semua pantai cocok ditanami 
bakau. Pantai barat sumatera, khsusnya di daerah Padang dan Pariaman rata 
bertekstur pasir dan tidak cocok tidak ditanami bakau (menurut pandangan awam 
saya). Namun dengan membuat sabuk hijau di sekitar pantai, seperti penanaman 
pohon kelapa atau pohon cemara pohon mungkin bisa meredam dampak Tsunami.
Bagaimanapun , suka tidak suka, hampir selruh Sumatera berada di atas lempeng 
aktif yang rawan gempa. Tugas kitalah untuk betul-betul menerapkan Alam 
Takambang jadi Guru...


Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Tue, 10/6/09, Syafrinal Syarien <[email protected]> wrote:

From: Syafrinal Syarien <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: Fw: Gempa Sangat Besar Mengancam Indonesia Beberapa 
Dekade ke Depan
To: [email protected]
Date: Tuesday, October 6, 2009, 2:44 AM


Batua juo kecek urang tuo2 saisuak: "kok takuik dilamun galombang, jan barumah 
di tapi pantai."

Ambo 2 options yg bisa dikarajoan dek pemda:
1. Eksodus penduduk kota di pesisir pantai menjauh dari pantai
2. Mulai sekarang tanam hutan bakau yang rimbun di sepanjang pantai, dari 
pinggir pantai sampai minimal 1 km ke darat. Tsunami adalah kekuatan alam, 
hanya bisa diantisipasi oleh kekuatan alam juga (hutan bakau)

Demikian sekedar wacana.



--- On Mon, 10/5/09, Nofiardi <[email protected]> wrote:

> From: Nofiardi <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Re: Fw: Gempa Sangat Besar Mengancam Indonesia 
> Beberapa Dekade ke Depan
> To: [email protected]
> Date: Monday, October 5, 2009, 11:37 PM
> 
> 
> 
>  
>  
> 


      





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke