Dari Suara Pembaruan kita baca antara lain-lain:

2009-10-06
Bantuan Menumpuk, Korban Kelaparan

[PADANG] Distribusi bantuan kepada korban gempa bumi Sumbar masih belum lancar. 
Hingga hari kelima pascagempa, Selasa (6/10), masih banyak warga di desa-desa 
terpencil yang sama sekali belum menerima bantuan secara memadai.

Banyak bantuan yang masih menumpuk di rumah dinas gubernur, karena Satuan 
Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) Provinsi Sumbar 
menetapkan pola distribusi bantuan secara berjenjang, dengan pusat distribusi 
di rumah dinas Gubernur Sumbar, yang dijadikan Posko Satkorlak PB tingkat 
provinsi.
....
SP/Alex Suban

Barang-barang bantuan untuk korban gempa disimpan di rumah dinas Gubernur 
Sumatera Barat, Padang, Selasa (6/10). Bantuan tersebut antara lain terdiri 
dari mi instan, beras, selimut, matras, tenda, dan genset. Bantuan mulai 
menumpuk dan baru sebagaian kecil saja yang telah disalurkan.
.....
Sementara itu, AS telah mengirim tim bantuan kemanusiaan, dan mendirikan rumah 
sakit darurat di belakang RS M Jamil, Padang, yang bisa merawat 400 korban 
setiap hari. Pemerintah AS sebelumnya telah menyalurkan bantuan senilai US$ 
300.000 kepada Mercy Corps International, melalui Badan Pembangunan 
Internasional AS (USAID). Dana tersebut untuk pengadaan alat-alat penanganan 
darurat, air bersih, peralatan sanitasi, dan peralatan untuk perbaikan dan 
rekonstruksi rumah. [141/A-20/E-7/A-21]
... dst....
Selanjutnya lihat link:

http://www.suarapembaruan.com/index.php?modul=news&detail=true&id=10894

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke