Universitas Islam Pertama di AS

By Republika Newsroom
Selasa, 06 Oktober 2009 pukul 07:34:00 

 

Imam Zaid Shakir adalah seorang muallaf yang menghabiskan waktu
bertahun-tahun belajar Islam di Afrika Utara dan Timur Tengah 

Sejumlah cendekiawan dan organisasi Muslim AS, akan mendirikan Zaytuna
College di Berkeley.

Mulai munculnya kepercayaan Presiden AS, Barack Husein Obama, pada umat
Islam untuk menduduki tempat terhormat di parlemen, penasihat presiden,
serta usaha Muslim AS menggelar shalat Jumat di Capitol Hill,
pertengahan September lalu, kini umat Islam di California (AS), makin
bernapas lega. Mereka bersepakat untuk mendirikan lembaga pendidikan
tinggi (universitas) berbasis Islam di negara bagian California.

Sejumlah cendekiawan dan organisasi Muslim di Amerika Serikat (AS) akan
mendirikan universitas Islam yang terakreditasi di Berkeley, California,
mulai musim panas tahun depan. Universitas Islam yang akan diberi nama
Zaytuna College ini, ibarat mimpi yang menjadi kenyataan bagi warga
Muslim AS yang sejak lama mengumpulkan dana dan menunggu waktu yang
tepat, untuk mendirikan universitas itu.

Imam Zaid Shakir, Syaikh Hamza Yusuf, dan Dr Hatem Bazian adalah tiga
cendekiawan dan tokoh Muslim AS yang mencetuskan ide pembangunan
universitas Islam, yang akan menggunakan motto Where Islam Meets
America.

Cikal bakal dari universitas ini sudah dirintis sejak tahun 1996, ketika
Hamza Yusuf mendirikan Zaytuna Institute di San Francisco, yang
memberikan program pendidikan dan kursus bahasa. Lima tahun kemudian,
Imam Zaid Shakir membuat proyek percontohan dengan membuka program
teologi dan hukum.

Pengembangan Zaytuna Institute menjadi universitas Islam Zaytuna
College, membawa misi untuk memberikan pendidikan dan menyiapkan para
profesional, intelektual, dan pemuka agama agar memiliki komitmen moral
yang berdasar pada tradisi keilmuan yang Islami, memiliki wawasan
terhadap perkembangan budaya terkini, serta cara berpikir kritis di
tengah kehidupan masyarakat modern.

Khusus untuk konflik Israel-Palestina, Shakir mengatakan, kebijakan
bagaimanan konflik itu digambarkan untuk para mahasiswa akan diserahkan
bahwa kebijakan masing-masing profesor yang mengajar. 

''Kami berharap siapa pun yang mengajar di universitas ini, bisa melihat
dampak secara menyeluruh dari isu-isu yang diangkat dari berbagai sudut
pandang dan bisa memberikan penilaian yang mendalam dan benar, tentang
situasi yang terjadi. Mereka juga diharapkan bisa menstimulasi para
mahasiswa untuk memikirkan solusi dari konflik-konflik, dengan cara yang
adil dan bijaksana,'' jelas Shakir.

Dua jurusan
Untuk tahap awal, Zaytuna College akan membuka dua jurusan, yakni
jurusan bahasa Arab dan jurusan studi agama Islam serta hukum Islam.
Zaytuna College membuka pendaftaran bagi siapa saja, laki-laki dan
perempuan tanpa melihat latar belakang agama dan ras. 

Shakir menegaskan, siapa saja boleh menjadi mahasiswa, termasuk
orang-orang Yahudi yang mau belajar di universitas itu. Karena,
menurutnya, di Zaytuna Institute banyak siswa Yahudi yang ikut kursus
bahasa Arab.

Lebih lanjut Shakir mengatakan, kebutuhan komunitas Muslim tidak jauh
berbeda dengan kebutuhan komunitas agama lain. ''Sebagai komunitas
Muslim, kita perlu membangun sebuah institusi yang bisa membuat kita
menjaga nilai-nilai yang kita miliki,'' kata Shakir dalam keterangan
persnya di New Jersey, bersama lembaga Council for the Advancement of
Muslim Professionals.

Rencana pembangunan universitas Islam Zaytuna College mendapat respons
positif di AS karena dianggap menanamkan ajaran Islam moderat. Omid
Safi, profesor di jurusan studi Islam University of North
Carolina-Chapel Hill, mengatakan, Zaytuna College bisa menjadi institusi
yang berpengaruh dalam membentuk pola pikir Muslim Amerika.

Namun, pendapat berbeda dilontarkan oleh Mahmoud Ayoub, pensiunan
profesor bidang studi Islam di Temple University dan pernah bekerja
untuk departemen luar negeri AS untuk urusan dunia Islam. 

''Saya tidak tahu apakah akan menyekolahkan anak saya ke Zaytuna
College, karena sekolah itu hanya mengajarkan soal tradisi. Generasi
muda harus hidup. Saya lebih suka berbaur dengan beragam orang dan tidak
suka hidup dalam ghetto (kelompok minoritas yang hidup dalam satu
tempat),'' ujarnya. dia/erm/taq


http://republika.co.id/berita/80366 


Comment & Contribute


Member Comments 

Suatu kemajuan bagi umat Islam di AS yg terkenal sbg negara sekuler.
Sudah pasti akan membawa angin sejuk dikalangan umat Islam. Cuma apakah
pemerintah AS betul-betul mengijinkan dlm arti luas atau hanya utk
"ethok-ethok"agar umat Islam di AS diam. Kita tunggu kenyataannya waktu
yg akan berbicara.
fatkhul 2009-10-07 08:33:03 
Laporkan komentar
<file:///C:\Documents%20and%20Settings\user\Local%20Settings\Temp\Rar$EX
00.172\Universitas_Islam_Pertama_di_AS.html> 

semoga dapat menjadi wajah islam yg rahmatan lil alamin d tengah2 nilai2
barat....enak jg neh kl bs jd kerja d sini....pahalanya gede kali ya....
danan 2009-10-06 13:52:12 
Laporkan komentar
<file:///C:\Documents%20and%20Settings\user\Local%20Settings\Temp\Rar$EX
00.172\Universitas_Islam_Pertama_di_AS.html> 

Alhamdulillah semoga dengan adanya lembaga ini akan membuka barat
terutama pemberitaan yang miring selama ini............. Semoga Allah
memudahkan jalan bagi usaha ini. amin
Idja Oriza 2009-10-06 12:12:46 
Laporkan komentar
<file:///C:\Documents%20and%20Settings\user\Local%20Settings\Temp\Rar$EX
00.172\Universitas_Islam_Pertama_di_AS.html> 

Alhamdulillah... sudah mulai ada jalan sehingga islam lebih dikenal luas
tapi perjuangan masih panjang
Iref, http://www.yahoo.co.uk 2009-10-06 09:39:00 
Laporkan komentar
<file:///C:\Documents%20and%20Settings\user\Local%20Settings\Temp\Rar$EX
00.172\Universitas_Islam_Pertama_di_AS.html> 

Alhamdulillah... sudah mulai ada jalan sehingga islam lebih dikenal luas
tapi perjuangan masih panjang
Iref, http://www.yahoo.co.uk 2009-10-06 09:38:33 

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke