Propinsi | Kamis, 08/10/2009 09:43 WIB Korban Meninggal Akibat Gempa Sumbar jadi 715
KORBAN MENINGGAL AKIBAT GEMPA SUMBAR JADI 715 ORANG Padang, (ANTARA) - Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 pada Skala Richter dengan kedalaman 71 KM berpusat di 53 KM Barat Daya Pariaman, Sumbar, kini menjadi 715 orang. Data dihimpun dari posko satkorlak Sumbar, Rabu, jumlah korban akibat gempa bumi itu terus meningkat karena ada korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi. Selanjutnya korban hilang kini berjumlah 295 orang, luka berat kini 746 orang, luka ringan mencapai 1.344 orang dan yang mengungsi kini 410 orang. Data korban yang dilaporkan masih hilang sejumlah 295 orang, dengan rincian 237 di Padang Pariaman, 54 di Agam dan empat di Padang. Korban mengalami luka berat total 746 orang dan luka ringan 1.344 orang. Berikutnya jumlah bangunan rumah penduduk yang rusak berat akibat gempa itu mencapai 102.046 unit, rusak sedang 49.864 unit dan rusak ringan 54.606 unit. Gempa juga merusak fasilitas pendidikan sehingga 1.253 unit rusak berat dengan rincian di Padang 919 unit, di Padang Pariaman 196 unit dan di Agam 43 unit. Fasilitas pendidikan rusak sedang 919 dan rusak ringan 670. Sarana kesehatan yang rusak berat 46, yang rusak sedang 30 dan rusak ringan 27. Kemudian 206 kantor rusak berat, 76 rusak sedang dan 76 rusak ringan. Sarana jalan yang rusak berat 26, yang rusak sedang 7 dan rusak ringan 4. Kemudian jembatan rusak berat 6, 10 rusak sedang dan 1 rusak ringan. Sementara sarana irigasi yang rusak berat 28, yang rusak sedang 19 dan rusak ringan 21. Kemudian fasum lainnya seperti rumah ibadah rusak berat 740, 399 rusak sedang dan 295 rusak ringan. Dan Pasar yang rusak berat 42, 15 rusak sedang dan 54 rusak ringan. (*/wij) http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=1&id=50759 The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
